Minasanews.Com.Pangkep – Para pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep dilatih pihak Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep untuk peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan. Pelatihan ini digelar Senin(1/12/2025)
Program ini menjadi langkah strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing sektor UMKM yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian lokal. Sebanyak 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha unggulan mengikuti pelatihan yang dipusatkan di PLUT kabupaten Pangkep.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan standar kualitas produk untuk memperkuat penerapan sistem produksi yang higienis serta berorientasi pasar, dan memberikan pemahaman terkait Standar Nasional Indonesia (SNI) serta standar bersama lainnya.
Melalui peningkatan kualitas tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan produk sesuai standar nasional sehingga lebih kompetitif di pasar yang lebih luas.
Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. “Kami memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk bagaimana berinovasi dengan menghasilkan produk makanan laut/perikanan, pertanian, maupun perkebunan,” ujar Wabup
Pelatihan ini berlangsung tiga hari dan melalui agenda ini peserta mendapatkan materi mulai dari peningkatan kualitas bahan baku, teknik produksi aman, pengemasan sesuai standar, hingga strategi pemasaran berbasis kualitas.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Pangkep, Asykur Abu Bakar, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat kualitas komoditas unggulan sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM.
“Pelatihan berlangsung selama tiga hari, dan setelah selesai para pelaku UMKM diharapkan membawa pulang ilmu yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk di pasar,” ucap Asykur
Selain pelatihan, peserta juga akan menerima bantuan alat usaha sesuai jenis usahanya untuk mendukung peningkatan produktivitas. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dalam bentuk hibah peralatan pada tahun 2025, yang diperuntukkan bagi 204 pelaku UMKM di Pangkep.
Upaya ini memiliki nilai urgen mengingat terdapat 28.523 pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep yang terus berkembang dan membutuhkan dukungan peningkatan kapasitas.
“.Harapan Pemerintah pelatihan ini mampu meningkatkan produktivitas, menjaga higienitas dan kualitas produk, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” pungkasnya.( Udi)





















