Minasanews.com,Bone- Upaya membangun kedekatan dengan para pengguna terus dilakukan oleh PT Semen Tonasa. Salah satunya melalui kegiatan Temu Tukang yang berlangsung di Novena Hotel, Kamis (9/4), dengan melibatkan sekitar 50 tukang dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah peningkatan kapasitas para tukang sebagai ujung tombak penggunaan produk semen di lapangan. Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menekankan bahwa peran tukang sangat strategis dalam menjaga reputasi perusahaan.
Menurutnya, kualitas hasil pekerjaan para tukang berpengaruh besar terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk Semen Tonasa. Karena itu, perusahaan berupaya hadir lebih dekat untuk memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan maupun berbagi pengetahuan.
“Kami ingin memastikan para tukang tidak hanya menggunakan produk, tetapi juga memahami teknik aplikasi yang tepat agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan pelatihan langsung dari tim Quality Assurance terkait teknik penggunaan semen yang benar. Praktik lapangan menjadi bagian penting agar materi yang disampaikan dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kegiatan ini turut didukung oleh distributor resmi, PT Kokoh Kuat Terpercaya, yang berperan dalam memperkuat rantai distribusi sekaligus memastikan ketersediaan produk bagi konsumen.
Tak hanya itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai program apresiasi bagi tukang, yang disampaikan oleh Ahmad Rizky Darajat Tahir. Program ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan loyalitas pengguna.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu tukang asal Kajuara, Muh. Ramli, mengaku memperoleh banyak manfaat dari pelatihan tersebut.
Ia menyebut, selain menambah wawasan, kegiatan ini juga membantunya memahami teknik kerja yang lebih efektif dan efisien.
Dengan kegiatan seperti ini, Semen Tonasa berharap dapat terus membangun hubungan yang kuat dengan para tukang sekaligus menjaga kualitas penggunaan produk di lapangan.





















