Minasanews.com,Makassar – Merespons keluhan masyarakat terkait kondisi saluran air baku yang mulai dipenuhi sampah dan lumpur, Perumda Air Minum Kota Makassar langsung mengambil tindakan. Tim teknis diterjunkan untuk melakukan pembersihan menyeluruh di kawasan Jalan Abdullah Daeng Sirua (Abdesir) dan Jalan Inspeksi PAM.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran suplai air bersih ke pelanggan tidak terganggu akibat tersumbatnya aliran air baku. Pembersihan yang dilakukan mencakup pengangkatan sampah, pengerukan sedimen lumpur, hingga pemangkasan vegetasi liar yang menghambat jalur air.
Sekretaris Perusahaan sekaligus Kepala Bagian Humas Perumda Air Minum Makassar, Muh. Idris Tahir, menyampaikan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh divisi terkait. Hal ini menunjukkan kesigapan perusahaan dalam merespons setiap masukan dari warga.
“Air baku merupakan sumber utama dalam proses produksi air bersih. Jadi, sangat penting untuk memastikan salurannya tetap bersih dan bebas hambatan. Kami apresiasi warga yang peduli dan segera melaporkan hal ini,” ungkap Idris.
Selain melakukan aksi pembersihan, Perumda Air Minum Makassar juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar saluran air baku. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan dan melaporkan jika menemukan potensi gangguan.
“Butuh peran serta semua pihak agar suplai air bersih tetap lancar. Sungai dan saluran air baku bukan tempat sampah. Kesadaran bersama akan membantu menjaga pasokan air yang sehat untuk kita semua,” tambah Idris.
Ke depan, kegiatan serupa akan dijalankan secara rutin di lokasi-lokasi lain sebagai langkah antisipatif, terutama menghadapi musim hujan dan potensi penurunan kualitas air baku.
Adapun laporan awal datang dari seorang warga bernama Idris Parakassi, yang juga pelanggan Perumda. Ia menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi saluran yang dipenuhi sampah, limbah rumah tangga, serta bangunan liar yang merusak estetika dan kualitas lingkungan.





















