instagram youtube

Sambut Pemilu 2024, Bawaslu Barru Antisipasi Hoaks di Medsos

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 3 Februari 2024 - 16:56 WIB

Minasanews.Com.Barru— Badan Pengawas Pemilu( Bawaslu) kabupaten Barru menggelar Sosialisasi Antisipasi Hoaks di Media Sosial dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 di Cafe 3R, desa Lempang kecamatan Tanete Riaja kabupaten Barru, Sabtu(3/2/2024).

Bawaslu yang akrab dengan taglin ‘ Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu. Acara Sosialisasi ini dibuka Kepala Sekretariat Bawaslu, Muhammad Muhaimin dan dihadiri Komisioner Bawaslu Barru dari Divisi Pencegahan, Hukum dan Humas, Mastang dan para peserta dari Korsek 7 kecamatan, praktisi media dan sejumlah pihak Kehumasan dan steakholder terkait.

Muhaimin menyatakan saat ini banyak ragam berita dan informasi yang berseliweran diluar. Terutama di medsos yang begitu ramai dengan dua jenis. “Ada yang positif dan benar dan tak bisa juga dipungkiri kalau ada info yang negatif atau tidak benar, sehingga dibutuhkan peran kuat dari Bawaslu sendiri dan perlu dukungan dari pihak media bersama masyarakat dalam rangka menciptakan pemilu yang aman dan damai,” ucap Muhaimin.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Barru Divisi Pencegahan, Hukum dan Humas, Mastang menjelaskan bahwa dalam tahapan kampanye ini banyak beredar informasi beragam dan ada yang bermuatan negatif. “Kami di Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri melawan hoaks tanpa keterlibatan semua pihak, sehingga perlu adanya sinergitas kuat untuk memberikan dukungan ke Bawaslu dalam menangkal informasi hoaks,” kata Mastang.

Terutama saat kampanye sulit terhindarkan dengan sejumlah informasi hoaks. “Untuk menciptakan pemilu berkualitas dibutuhkan bantuan dari semua pihak Khusus kepada teman media dan bagian kehumasan untuk membantu Bawaslu melawan hoaks,” urainya.

Baca Juga :  ARASKA Peraih Nomor Urut 1 Tampil Beda di Kantor KPU Barru, Datang Diantar Penunggang Berkuda Berpakaian Adat

Salah seorang nara sumber dalam sosialisasi ini, dari Korlip dan Redaktur Politik, Hukum dan HAM( Polhukam) Harian Tribun Timur, Hasyim Arfah yang memaparkan antisipasi hoaks di media sosial. Menurutnya untuk mendeteksi hoaks tidaknya informasi atau berita yang beredar disejumlah medsos. Dibutuhkan pisau analisis untuk membedah berita itu apakah hoaks atau bukan hoaks.

Sebagai contoh kata Hasyim. Ada orang benci pemerintah tapi tidak jelas apa dasar kebenciannya sehingga perlu dianalisis apa bentuk kebenciannya. Menurut Hasyim hoaks itu berbahaya karena menimbulkan keresahan, memecah belah bangsa, menimbulkan fitnah ke masyarakat dan menimbulkan gangguan mental kepada seseorang.

Baca Juga :  dokter Ulfah Ngaku Siap Buktikan Janji Program Bantuan Jika Terpilih Pimpin Barru

“Hoaks beredar disejumlah medsos seperti di Wa, Fb twiter, instagram sampai tiktok. Tujuh bentuk hoaks diantaranya Satira atau parodi contoh berita memancing ikan dilubang dijalan raya. Tidak ada niat jahat tapi dapat mengecoh. Contoh Polisi bakal dibubarkan dan diganti Hansip,” beber Hasyim.

Selanjutnya, kata Korlip Harian Tribun Timur ini ada juga, “Misleading content( Konten menyesatkan), Inposter content ( Konten tiruan), Fals Connection( Koneksi yang salah), False Context( Konteks keliru), Manipulated Content( Konten Manipulasi), Fabricated content( Konten Palsu),” tambahnya.

Perkembangan konten hoaks paling rawan paling banyak diberita politik, entertainmen dan kriminal, lanjut Hasyim.

Dia mencontohkan Watshapp berpotensi paling besar menyebarkan informasi hoaks. Sekarang ada bisnis akun untuk dijadikan media kejahatan. “Lalu bagaimana cara antisipasi hoaks, yang pertama saring sebelum sharing, verifikasi sumber informasi, cek fakta, perhatikan gaya bahasa sensasional, periksa tgl dan sumber, edukasi dan kesadaran masyarakat, pertahankan kritisisme, periksa kembali di sumber resmi,” pungkasnya.

Dipenghujung pemaparan Hasyim Arfah menjelaskan bahwa hoaks dibuat orang jahat disebar orang bodoh, dipercaya orang dungu.( Udi)

Berita Terkait

Andi Ina Beri Bocoran ke Siswa Mau Pulang Kampung Bangun Barru
Ketua DPRD Barru Saksikan Pemusnahan Kertas Suara Rusak
Capres Anies Baswedan Dijadwalkan Kampanye di Ponpes DDI
Dapil Sulsel2 Semakin Sengit Caleg Gerindra Tak Terkejar, Trio Golkar Saling Salip
dokter Ulfah Ngaku Siap Buktikan Janji Program Bantuan Jika Terpilih Pimpin Barru
KPU Sulsel Dapat Anggaran Pilgub 2024 Rp 408 M
Ridwan Kamil: Insya Allah Saya Masuk Golkar Sebentar lagi
KPU Sulsel Umumkan Nama Calon Komisioner Lolos CAT, 3 Petahana Kembali Lolos

Berita Terkait

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:15 WIB

Niat Mappadeceng Jadi Alasan Andi Ina-Abustan Mau Berpasangan Dipilkada

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:39 WIB

Dua Caleg Golkar Barru ‘Dumba- dumba Hadapi PSU

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:49 WIB

DPRD Barru Kunker di KKP Konsultasi Pemberdayaan Nelayan

Jumat, 29 Desember 2023 - 20:44 WIB

Yuspina Tandilintin Caleg Dapil V Kota Makassar Hadiri Konsolidasi Internal Partai Demokrat Sulsel

Selasa, 18 Februari 2025 - 10:15 WIB

Pemilukada Sukses Tanpa Sengketa, KPU Barru Tetap Evaluasi Diri Melalui FGD

Kamis, 13 Maret 2025 - 21:17 WIB

Reses Wakil PDIP Arifai Muin Sentil PHK Tenaga Honorer dan Lampu Jalan

Minggu, 10 November 2024 - 18:04 WIB

dokter Ulfah-MHG Siap Ditagih Janji Politiknya Jika Terpilih Pimpin Barru

Senin, 7 Oktober 2024 - 11:07 WIB

Daya Tarik Semakin Kuat, Tokoh Hingga Mantan Kades Tak Ragu Dukung dokter Ulfah-MHG

Berita Terbaru

Daerah

Kontingen Barru Meriahkan Hari Jadi Sulsel ke 357

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:47 WIB

Daerah

Jus Nanas Madu Barru Pikat Bupati Sidrap dan Bantaeng

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:40 WIB

Daerah

PWI Award Untuk Bupati Barru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:44 WIB

Edukasi

Tekad Siswa SRT 1 Barru Dari Mimpi Jadi Berani

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:25 WIB