instagram youtube

Wabup Abustan Akui Angka Stuntimg di Barru Naik Hampir 10 Persen

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:12 WIB

Minasanews.Com.Makassar–Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., bersama ketua Tim penggerak PKK kab. barru A. Milawaty menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (8/5/2025).

Rakor yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulsel, Hj. Fatmawati Rusdi ini turut dihadiri oleh para Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bappelitbanda, serta Ketua Tim Penggerak PKK se-Sulsel.

Dalam forum tersebut, Wakil Gubernur secara khusus meminta Wakil Bupati Barru untuk memaparkan praktik baik dalam penanganan stunting yang pernah membuat Kabupaten Barru menjadi sorotan nasional.

“Pada tahun 2022–2023, Barru pernah mencatatkan prevalensi stunting terendah di Sulawesi Selatan, yakni sebesar 14,1%, ketika daerah lain masih berada di atas 20–30%. Saat itu, hampir semua pejabat pusat datang ke Barru untuk belajar,” ujar Abustan mengawali paparannya.

Namun, ia juga mengakui adanya tantangan besar yang dihadapi saat ini. Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Barru meningkat menjadi 24,2%, atau naik hampir 10%.

Baca Juga :  Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker

Menurutnya, keberhasilan awal Kabupaten Barru tak lepas dari inovasi yang diluncurkan, yaitu Koko Besti (Kolaborasi Konvergensi Berantas Stunting), yang melibatkan semua pihak mulai dari OPD, BUMN/BUMD, hingga pemerintah desa.

Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun instansi yang tidak mengambil peran dalam upaya penanganan stunting.
Sebagai contoh, Dinas PU Barru meluncurkan program Cinta Pasti (Ciptakan Tata Rumah Bersih dan Pasti), yang menjamin tidak ada rumah tangga miskin yang anaknya terkena stunting.

“Kami mendahulukan penanganan kemiskinan, karena miskin hampir pasti stunting, tapi stunting belum tentu miskin. Ada faktor perilaku yang harus dikoreksi,” terang Abustan.

Ia juga menyoroti pentingnya audit stunting untuk menentukan intervensi yang tepat. “Tanpa audit, intervensi bisa salah sasaran. Misalnya, anak diberi susu padahal kelebihan berat badan. Padahal stunting bukan soal kurus, melainkan perkembangan motorik dan asupan gizi yang salah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Minta BPJS Intens Perbaharui Data Kepesertaan Warga Barru

Selain itu, Wakil Bupati menyampaikan bahwa 5–10% Dana Desa diarahkan khusus untuk penanganan stunting. Ia juga menekankan bahwa tidak ada lagi rumah tangga miskin di Barru yang tidak memiliki jamban keluarga, berkat dukungan dari Baznas.

Namun, tantangan tetap ada, terutama pada akses air minum dan pemenuhan gizi remaja. Ia menyebut bahwa sumber air minum di Barru masih terbatas, sehingga sanitasi masih menjadi pekerjaan rumah. Ia juga mengkritisi penggunaan tablet tambah darah yang tidak disukai remaja karena rasa dan efek sampingnya.

“Kami sedang melakukan pembenahan dan merencanakan peluncuran kembali program ini. Harapan kami, Wakil Gubernur bersedia hadir langsung di Barru saat peluncuran nanti,” tutupnya.

Pemaparan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Sulsel yang menyebut Kabupaten Barru sebagai contoh praktik baik yang perlu diadopsi daerah lain, karena mampu menurunkan angka stunting melalui pendekatan terintegrasi yang juga menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem.( Udi)

Berita Terkait

Bupati MYL Berharap Program Genius Kurangi Stunting
Suardi Nilai Barru Turunkan Stunting Hingga 14,1 Persen
Pemkab Pangkep Kerjasama Unhas Gelar Donor Darah
PIN Polio Serentak, Bupati Vaksin Tiga Anaknya
Bupati MYL Motivasi Kader Posyandu Galakkan Germas
Gubernur Sulsel Pantau Pelayanan Kesehatan Bergerak Puskesmas Pulau Sabutung
Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker
Aksi Stop Stunting Pemprov Sulsel Sasar 21 Lokus di Pangkep

Berita Terkait

Selasa, 8 Oktober 2024 - 12:39 WIB

FPR Sulsel Minta Polda Sulsel dan DLH Periksa Perijinan PT. Arah Enviromental Indonesia

Sabtu, 7 Juni 2025 - 05:29 WIB

Angka Stunting Barru Dalam Setahun Naik Drastis

Kamis, 2 Februari 2023 - 12:22 WIB

Kebiasaan Makan yang Buat Jantung Sehat

Kamis, 22 Mei 2025 - 06:03 WIB

Ketua DPRD Barru Dukung Pengurus IDI

Kamis, 7 September 2023 - 08:53 WIB

Pemkab Memberamo ke Barru Belajar Turunkan Stunting

Kamis, 12 Desember 2024 - 21:25 WIB

Ketua DPRD Barru Apresiasi Capaian Nilai Kesehatan Pemkab

Selasa, 15 April 2025 - 21:37 WIB

Wabup Abustan Kumpul Manajemen RSUD La Patarai

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 05:48 WIB

Gerakan Cegah Stunting dan Aksi Bergizi TP PKK Barru Sasar Siswa Dua UPTD SMPN

Berita Terbaru

Daerah

Indomaret Terima Lampu Hijau Tambah Gerai di Barru

Senin, 2 Mar 2026 - 18:30 WIB

Dilarang Curi berita