instagram youtube

Seluruh Kelas di BPJS Kesehatan Akan di Hapus Januari 2025

admin - Penulis Berita

Sabtu, 11 Februari 2023 - 10:51 WIB

Minasanews.com, Makassar –Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mengatakan penerapan Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional (KRIS JKN) BPJS Kesehatan alias kelas standar di seluruh Rumah Sakit akan berlaku mulai per 1 Januari 2025 nanti.

Dengan demikian, pada tahun tersebut kelas iuran BPJS Kesehatan 1, 2, dan 3 akan dihapus, dan semuanya menjadi satu kelas saja.

“Penahapan KRIS dimulai 2023 dengan mempertimbangkan kesiapan rumah sakit, penyelenggaraan KRIS secara menyeluruh ditargetkan 1 Januari 2025,” ungkap Ketua Komisi Kebijakan Umum DJSN Mickael Bobby Hoelman dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (9/2).

Pada 2022, DJSN telah melakukan uji coba KRIS pada lima RS vertikal atau milik pemerintah, yakni RSUP Kariadi Semarang, RSUP Surakarta, RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar, RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon, dan RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang.

Baca Juga :  Bupati Pangkep Harap CJH Jaga Kesehatan

Termasuk salah satu rumah sakit di Kota Makassar telah melakukan uji coba.

Mickael mengungkapkan pihaknya telah menyusun laporan hasil monitoring dan evaluasi lapangan dari uji coba di RS tersebut. Namun, yang ditelaah hanya empat RS uji coba.

Adapun keempat RS itu adalah RSUP Rivai Abdullah, RSUP Surakarta, RSUP Tadjudin Chalid dan RSUP Leimena.

“DJSN bersama dengan Kemenkes dan BPJS Kesehatan telah melakukan monitoring dan evaluasi lapangan uji coba KRIS JKN di empat rumah sakit uji coba pada Desember 2022,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Sampaikan ke CJH Pangkep, Jaga Kesehatan dan Rajin Istigfar

DJSN sebelumnya menargetkan implementasi KRIS di seluruh RS di Indonesia bisa dilakukan pada semester II 2024.

Saat itu Mickael menyebut pada semester I 2023, 50 persen RS vertikal siap mengimplementasikan KRIS. Sementara, pada semester II 100 persen RS vertikal dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Sementara itu, Pps Kepala Humas BPJS Kesehatan Arif Budiman menyatakan selama proses uji coba ini tarif iuran BPJS Kesehatan masih sama dengan ketentuan BPJS sebelumnya.

 

 

Berita Terkait

Dua Bayi Kembar di Desa Lempang Terindikasi Stunting
Legislator DPR RI Hasnah Syam Edukasi Tenaga Honorer Kesehatan dan Bapenda
Bu dokter Ajak Anggota Semut Pilih Obat dan Kosmetik Legal
Menkes Kagumi Tiga Program TP PKK Barru Turunkan Angka Stunting
Nakes Pulau Sailus Pangkep Terima SK PPPK
Lima Ambulance Laut Puskesmas Pulau Pakai DAK
Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker
Digagas Hasnah Syam, Sosialisasi BBPOM Sasar Anggota Pramuka Barru

Berita Terkait

Sabtu, 6 Mei 2023 - 14:50 WIB

Bupati MYL Apresiasi Nakes Pangkep Masuk 3 Besar Teladan Sulsel

Rabu, 29 November 2023 - 10:39 WIB

Terima Penghargaan Swasti Saba, MYL Ucap Terima Kasih ke Warga Pangkep

Senin, 5 Juni 2023 - 12:38 WIB

CSR PT PLN Indonesia Power Barru Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Kamis, 30 November 2023 - 05:22 WIB

Barru Empat Tahun Berturut-Turut Dinobatkan Sebagai Kabupaten Sehat

Kamis, 7 September 2023 - 08:53 WIB

Pemkab Memberamo ke Barru Belajar Turunkan Stunting

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:20 WIB

Puskesmas Minasa Te’ne Gelar Pemkes Gratis

Selasa, 25 Juli 2023 - 16:56 WIB

Suardi Nilai Barru Turunkan Stunting Hingga 14,1 Persen

Sabtu, 30 September 2023 - 23:08 WIB

Bupati MYL Berharap Program Genius Kurangi Stunting

Berita Terbaru

Daerah

Suardi Nilai Desain Maskot SiPade Luar Biasa

Senin, 15 Jul 2024 - 07:46 WIB

You cannot copy content of this page