Minasanews.Com.Barru— Empat nama calon pejabat elselon II B dari hasil seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama(JPTP) sudah dikirim ke Kemendagri untuk memperoleh rekomendasi pelantikan. Hanya saja izin Kemendagri itu belum diterbitkan.
Keempat calon pejabat eselon II B ini terancam batal dilantik lantaran belum mengantongi rekomendasi dari Kemendagri. Meski telah memperoleh surat persetujuan dari pihak BAKN. Tetapi surat sakti dari Kemendagri tersebut menjadi penentu batal tidaknya pelantikan tersebut
Seperti diketahui keempat calon pejabat eselon II B ini merupakan hasil dari seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ( JPTP) untuk posisi jabatan Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Administrasi Pembangunan dan Ekonomi, Kepala Satpol PP Pemadam Kebakaran dan Kadisdukcapil( minus tes wawancara dan rekomendasi Kemendagri).
Sampai sekarang belum diketahui apa alasan pihak Kemendagri belum menerbitkan surat rekomendasi untuk pelantikan ke empat calon pejabat eselon II B tersebut.
Menurut beberapa sumber, memperkirakan Mendagri belum mengeluarkan izin pelantikan karena jabatan Bupati Barru saat ini tinggal menghitung hari sehingga rekomendasi itu tak kunjung diterbitkan.
Padahal Pemkab sendiri sudah memegang surat persetujuan dari BAKN, namun tetap saja pelantikan itu terancam batal dilakukan pihak Pemkab Barru seiring dengan akan berakhirnya jabatan Suardi Saleh sebagai bupati Barru.
Selter JPTP ini dibuka untuk mengisi empat jabatan eselon II B ( Kadisdukcapil, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Administrasi Pembangunan dan Ekonomi dan Kepala Satpol PP Pemadam Kebakaran).
Kepala BKPSDM Pemkab Barru, Samsir yang dikonfirmasi membenarkan surat rekomendasi Kemendagri belum.diterbitkan sampai sekarang dan Pemkab Barru masih menunggu turunnya rekomendasi tersebut
“Pemkab sudah mengusulkan empat calon pejabat eselon II B ke Kemendagri. Hanya saja belum terbit surat rekomendasinya dari Mendagri. Kita masih menunggu surat tersebut,” ucap Samsir.
Samsir tak merinci siapa keempat calon pejabat eselon II B yang diusulkan Bupati Barru ke Kemendagri untuk memperoleh rekomendasi pelantikan yang belum diterbitkan sampai sekarang.( Udi)





















