Minasanews.com,Pangkep- Manajemen PT Semen Tonasa menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus pelepasan karyawan yang memasuki masa purna bakti periode Februari hingga Desember 2026. Kegiatan yang menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para karyawan tersebut berlangsung pada Rabu (4/3/2026) di Lantai VI Kantor Pusat PT Semen Tonasa.
Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen perusahaan, di antaranya Direktur Keuangan PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin, GM SDM & GRC Muh. Akhdharisa, SM Operasional SDM Widya Kurniasari Rahim beserta staf, serta para karyawan yang akan memasuki masa pensiun.
Dalam periode Februari hingga Desember 2026, sebanyak 60 karyawan PT Semen Tonasa tercatat resmi memasuki masa purna bakti setelah bertahun-tahun memberikan kontribusi dan dedikasi bagi perkembangan perusahaan.
Salah satu perwakilan karyawan purna bakti, Ilyas HM, menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan karier yang telah dilalui selama bekerja di PT Semen Tonasa. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga yang memperkaya perjalanan hidupnya.
“Selama bekerja di PT Semen Tonasa, saya merasakan banyak pengalaman berharga, baik suka maupun duka. Perjalanan karier yang membawa saya berpindah dari satu tempat ke tempat lain justru memperkaya pengalaman serta memperluas relasi yang sangat berarti dalam kehidupan saya,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang telah menyelesaikan masa kerja mereka dengan penuh dedikasi dan loyalitas.
Menurutnya, para karyawan yang memasuki masa pensiun merupakan teladan bagi generasi pekerja berikutnya di lingkungan perusahaan. Ia juga menyebutkan bahwa sebagian besar dari mereka memiliki masa kerja yang cukup panjang, bahkan mencapai lebih dari tiga dekade.
“Bapak dan Ibu adalah teladan bagi kami semua. Dengan masa kerja yang rata-rata di atas 14 tahun hingga lebih dari 35 tahun, Bapak dan Ibu telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta keteladanan dalam perjalanan panjang bersama perusahaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sulaiha menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan yang tetap membuka peluang untuk berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Pensiun bukan berarti akhir dari produktivitas. Kami memaknainya sebagai fase baru, di mana Bapak dan Ibu menjadi alumni dari ‘universitas kehidupan kerja’ yang telah ditempuh selama puluhan tahun. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan tentu menjadi bekal berharga untuk melanjutkan peran di masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PT Semen Tonasa berharap hubungan kekeluargaan antara perusahaan dan para karyawan yang telah memasuki masa purna bakti dapat terus terjalin dengan baik. Selain sebagai bentuk penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mengenang kontribusi para karyawan yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan.





















