instagram youtube

Realisasi Pajak Barru Capai 45,72 Persen, Pemkab Dorong Optimalisasi QRIS

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Minasanews.Com.Barru— Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., memimpin Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Triwulan II Tahun 2026, di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Barru yang sebelumnya telah dibuka oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa PAD memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait diharapkan terus meningkatkan inovasi, kreativitas, serta kolaborasi dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

“PAD ini penting karena merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan kita. Karena itu, inovasi dan kreativitas harus terus kita tingkatkan,” ujar Abustan.

Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga membangun sistem pengelolaan pendapatan yang semakin efektif, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut adalah percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Wakil Bupati mendorong agar penggunaan transaksi elektronik semakin diperluas, baik dalam kegiatan pemerintah maupun pembayaran berbagai jenis pajak dan retribusi daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.

Ia meminta Bapenda bersama perangkat daerah terkait terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat maupun aparatur mengenai pemanfaatan transaksi digital, termasuk melalui QRIS.

“Semua kegiatan dan event yang ada diharapkan menggunakan transaksi elektronik. Ini bagian dari upaya kita mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Barru Berperan Aktif Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem transaksi digital. Masyarakat diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan layanan perbankan dan kanal pembayaran digital yang aman, mudah, dan efisien.

Dalam evaluasi capaian PAD, pendapatan pajak daerah hingga Triwulan II 2026 tercatat mencapai 45,72 persen. Sementara itu, retribusi jasa umum berada pada kisaran 32 persen, retribusi jasa usaha sekitar 37 persen, dan retribusi perizinan tertentu telah mencapai sekitar 50 persen.

Wakil Bupati meminta capaian tersebut terus didorong melalui langkah-langkah strategis dan terukur, mengingat pelaksanaan tahun anggaran 2026 telah memasuki periode akhir.

Khusus PBB-P2, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan momentum ekonomi masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran. Menurutnya, pendekatan persuasif dan pelayanan yang baik akan menjadi kunci dalam mendorong masyarakat memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Manfaatkan momentum untuk meningkatkan PAD, tetapi lakukan dengan membahagiakan masyarakat. Pendekatannya harus persuasif dan memberikan pelayanan yang baik,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh peserta rapat untuk menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban perpajakan, termasuk pembayaran PBB-P2 melalui kanal digital.

Pada sektor kesehatan, Wakil Bupati mendorong peningkatan kualitas pengelolaan retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit, termasuk melalui optimalisasi sistem pembayaran non-tunai.

Penguatan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) juga dinilai penting agar mampu memberikan layanan pengujian yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi komoditas daerah. Hal ini sekaligus diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pengembangan produk unggulan Kabupaten Barru.

Di sektor perhubungan, Wakil Bupati mendorong dilakukannya pemetaan dan pengkajian kembali terhadap berbagai potensi retribusi parkir, pelayanan kepelabuhanan, serta pemanfaatan aset daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor perhubungan terhadap PAD secara optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  PT Semen Tonasa dan Mitra Strategis Tanam 300 Bibit Mangrove di Pesisir Pangkep

Sementara itu, sektor pariwisata juga menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Berbagai objek wisata di Kabupaten Barru diharapkan dapat dikelola secara profesional dengan tetap memperhatikan aspek pelayanan, kenyamanan, dan keberlanjutan.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa pengembangan pola pengelolaan yang lebih profesional, termasuk kemungkinan penerapan pola BLUD pada objek wisata yang dikelola pemerintah daerah, dapat menjadi bahan kajian untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Lebih jauh, Abustan menegaskan bahwa optimalisasi PAD harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, kepala puskesmas, serta pengelola retribusi untuk memperkuat koordinasi dan membangun sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing.

Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian utama dalam setiap upaya peningkatan pendapatan daerah. Karena itu, proses pemungutan pajak dan retribusi perlu dilakukan secara humanis, komunikatif, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat.

“Yang kita lakukan bukan hanya bagaimana meningkatkan PAD, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan merasa nyaman,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan evaluasi Triwulan II ini sebagai bahan perbaikan dan penguatan langkah ke depan.

Ia berharap melalui kolaborasi seluruh pihak, optimalisasi PAD dan PBB-P2 dapat terus ditingkatkan sehingga semakin memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barru.

“Jangan lengah. Kita harus terus berusaha, berkoordinasi, dan bekerja bersama untuk meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya.(Udi)

Berita Terkait

Pemkab Pangkep Siap Bentuk Koperasi Merah Putih
Ketua DPRD Nilai HUT Barru Simbol Sejarah dan Sarat Nuansa Budaya
Air Sungai Pangkajene Meluap, Pencarian Bocah Korban Tenggelam Ditunda
Wabup Barru Apresiasi Keberhasilan Budidaya Udang Vanamae Kolam Bundar di Pancana
Distribusi Logistik Bergeser ke TPS, Bupati Barru Harap Pemilu Damai
Suardi Ingin Nilai Budaya Sejalan Dengan Al.Qur’an
Suardi Nilai Keragaman Agama di Barru Tetap Ciptakan Kedamaian dan Toleransi
PT Semen Tonasa Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Donor Darah dan Talkshow Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:06 WIB

Ketua DPRD Kompak Bupati Barru Terima WTP ke 10

Kamis, 10 Agustus 2023 - 18:59 WIB

Bupati Pangkep Serahkan Bantuan Pompa Air ke Warga Desa Bonto Manai

Kamis, 14 Desember 2023 - 06:52 WIB

Wakil Rakyat Barru Kunker RTRW Luar Provinsi Selama 4 Hari

Sabtu, 27 Juli 2024 - 21:46 WIB

Komisi I DPRD Barru Bedah Realisasi Anggaran Sesuai Leading Sektor

Kamis, 20 April 2023 - 15:27 WIB

Semen Tonasa Sebar 6.200 Paket Sembako ke Masyarakat Pangkep

Selasa, 11 November 2025 - 16:47 WIB

Manajer PT PLN Indonesia Power UBP Barru Ajak Karyawan Tanamkan Nilai-nilai Kepahlawanan

Senin, 6 April 2026 - 20:59 WIB

Andi Ina Tegas Tidak Ada Calon Titipan Pilkades Demi Hindari Sengketa

Kamis, 13 Juli 2023 - 07:01 WIB

Andalkan Tambak Bundar, PT Bomar Panen Parsial Udang Vannamei

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita