Minasanews.com,PANGKEP – Komitmen tersebut tercermin dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Semen Tonasa yang digelar di halaman Kantor Pusat perusahaan, Senin (2/11/2026). Mengusung tema “Navigating Transformation in Harmony”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat efisiensi, meningkatkan daya saing, serta menyatukan langkah seluruh insan perusahaan dalam mewujudkan keberlanjutan bisnis.
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Direktur Operasi, Direktur Keuangan, jajaran Staf Pimpinan, karyawan, pengurus dan anggota KIKST, pengurus serta pembina organisasi, para pensiunan YKST, perwakilan koperasi, hingga siswa Sekolah Semen Tonasa dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan penghargaan kepada seluruh karyawan dan keluarga besar perusahaan yang selama ini telah memberikan dedikasi serta kontribusi bagi perjalanan Semen Tonasa. Menurutnya, keberhasilan perusahaan bertahan dan berkembang hingga memasuki usia ke-58 tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama seluruh pihak.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan perusahaan selama hampir enam dekade diwarnai berbagai tantangan. Salah satunya adalah dinamika pasokan energi yang berdampak terhadap optimalisasi kegiatan produksi.
Kondisi tersebut, lanjutnya, perlu disikapi dengan memperkuat ketahanan operasional sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.
“Di balik setiap tantangan selalu ada peluang. Saya mengajak seluruh karyawan PT Semen Tonasa beserta seluruh perusahaan afiliasi untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas dalam membawa perusahaan ini menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Anis menjelaskan, pemegang saham melalui Holding PT Semen Indonesia telah menetapkan dua agenda transformasi utama, yakni transformasi bisnis dan transformasi biaya (cost transformation). Kedua strategi tersebut menjadi landasan perusahaan dalam meningkatkan daya saing di tengah perubahan industri yang berlangsung semakin cepat.
Pada aspek transformasi bisnis, perusahaan didorong untuk mengubah orientasi kerja yang sebelumnya lebih berpusat pada produksi menjadi berorientasi pada pasar. Dengan demikian, setiap lini organisasi harus semakin memahami kebutuhan pelanggan, membaca perkembangan pasar, serta menjadikan kepuasan konsumen sebagai salah satu prioritas utama.
Tantangan tersebut semakin relevan mengingat persaingan industri semen, khususnya di kawasan Indonesia Timur, semakin ketat dengan kondisi kelebihan kapasitas produksi (overcapacity). Meski memiliki kapasitas produksi terbesar kedua di kawasan tersebut, Semen Tonasa masih mampu mempertahankan posisi sebagai pemimpin pangsa pasar di Indonesia Timur.
Capaian itu menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat posisinya sekaligus meningkatkan kemampuan bersaing di pasar.
Di sisi lain, transformasi biaya juga menjadi perhatian penting. Persaingan harga dengan produk kompetitor mengharuskan perusahaan melakukan efisiensi secara menyeluruh, baik pada aktivitas operasional maupun pengelolaan manajemen.
Menurut Anis, efisiensi bukan sekadar upaya menekan pengeluaran, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat daya saing, dan menjaga keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan transformasi membutuhkan keselarasan dan kolaborasi seluruh elemen perusahaan. Sejalan dengan tema HUT ke-58, semangat harmoni harus diwujudkan melalui kerja sama, kesamaan visi, dan komitmen untuk mencapai tujuan korporasi.
Seluruh karyawan diharapkan tidak hanya mengejar pencapaian Key Performance Indicator (KPI) individu maupun unit kerja, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pencapaian KPI perusahaan secara keseluruhan.
Memasuki usia baru, Anis mengajak seluruh insan Semen Tonasa menjadikan perjalanan panjang perusahaan sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan pencapaian-pencapaian berikutnya. Sejarah yang telah dibangun selama 58 tahun diharapkan menjadi fondasi untuk melangkah lebih maju melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kebersamaan.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Direktur Utama juga secara resmi memperkenalkan simbol gestur Semen Tonasa yang mulai diberlakukan pada 2 November 2026. Simbol ini menampilkan visual dua tangan, dengan tangan kiri berada di bagian atas dan tangan kanan menopang dari bawah, sebagai representasi semangat untuk terus bergerak menuju arah yang lebih baik.
Selain menjadi ajang refleksi perjalanan dan penguatan strategi perusahaan, peringatan HUT ke-58 juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan karyawan serta masyarakat sekitar. Salah satunya melalui Lomba Tari Kreasi Timur 1 Semen yang menjadi ruang bagi peserta untuk menampilkan kreativitas sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya daerah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, serta menumbuhkan kebersamaan dalam suasana perayaan hari jadi perusahaan.
Melalui momentum HUT ke-58 ini, PT Semen Tonasa meneguhkan langkah transformasi dengan mengedepankan efisiensi, inovasi, dan kolaborasi. Semangat Navigating Transformation in Harmony diharapkan menjadi energi bersama untuk membawa perusahaan semakin tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan dalam menghadapi masa depan.
















