Minasanews.Com.Barru— Hujan sudah turun dikawasan perkotaan Barru. Namun sumber air bersih masih saja terbatas. Penyebabnya, dari dua sumber air PDAM Tirta Waesai. Hanya satu yang disebut sudah normal yakni air baku dari sungai Batubessi.
Sedangkan satu sumber penyuplai air bersih selama ini ke kawasan kota Barru sama sekali belum normal yaitu Waesai. Padahal disejumlah kawasan di kabupaten Barru sudah diguyur hujan.
Salah seorang warga Tanete Riaja, Sudirman menuturkan Waesai belum normal karena hujan belum turun di kawasan kecamatan Tanete Riaja.
“Belum pernah ada hujan deras di Tanete Riaja. Apalagi di Lappalaona belum pernah terjadi deras hujan. Mohon bersabar bagi pelanggan PDAM Mungkin berbeda bagian sektor kota, sudah ada hujan deras. Hanya saja hujan belum terjadi dibagian hulu,” ujar Sudirman yang juga staf di BPBD Barru ini.
Sementara itu Direktur PDAM Tirta Waesai Barru, Ahsan Jafar yang rajin merespon keluhan pelanggan di group medsos warga Barru ini, Sabtu(4/11/2023) mengklaim kalau salah satu sumber air baku sudah normal. Sumber air tersebut yakni sungai Batubessi.
“Alhamdulillah sumber air baku Batubessi sudah normal. Kita patut berayukur karena dibalik keterabatasan sumber air. Allah sudah menurunkan rahmatNya berupa hujan,” ujar Ahsan.
Ahsan Jafar juga menjelaskan, karena terbatasnya sumber air baku Waesai maka jaringan batas kota ditutup dan dilakukan rekayasa sumber dari Batubessi dan Marolly untuk melayani pelanggan di wilayah Kota.( Udi)





















