Minasanews.com,Makassar— Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan The Summit Makassar Talent Expo yang berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu (11/4/2026). Kehadirannya memberi perspektif strategis tentang kepemimpinan dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan industri yang semakin ketat.
Dalam sesi Industrial Leadership Talk, Anis mengangkat tema “Memimpin dengan Percaya Diri dalam High Market Competition”.
Ia menyoroti bahwa perubahan lanskap industri menuntut para pemimpin untuk tidak hanya tanggap, tetapi juga mampu membaca arah pasar secara tepat.
Menurutnya, keberlangsungan perusahaan sangat ditentukan oleh kemampuan bertransformasi. Ia menjelaskan bahwa PT Semen Tonasa saat ini terus mendorong transformasi di berbagai lini, mulai dari kepemimpinan, model bisnis, hingga pemanfaatan teknologi digital.
Pada sisi bisnis, perusahaan melakukan penyesuaian strategi dengan mengubah pendekatan dari fokus pada produk menjadi fokus pada kebutuhan pasar. Langkah ini diikuti dengan penataan ulang segmentasi pelanggan, distribusi, serta penguatan sektor ritel.
Di bidang digital, Anis menyebutkan bahwa perusahaan активно mengadopsi teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan kinerja operasional. Penguatan sistem data juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa faktor manusia tetap menjadi elemen kunci. Dunia kerja, kata dia, membutuhkan individu yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu beradaptasi, serta menjunjung tinggi tanggung jawab dan keselamatan kerja.
“Perusahaan membutuhkan insan yang tangguh, gigih, dan terus belajar. Kemampuan komunikasi dan kolaborasi juga menjadi nilai tambah yang sangat penting,” jelasnya.
Menutup pemaparannya, Anis mengajak para peserta untuk memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal. Ia mengutip filosofi Bugis sebagai motivasi agar setiap individu berani berkembang dan mengambil peran kepemimpinan, di mana pun berada.
Pesan tersebut disambut antusias oleh peserta, yang mayoritas berasal dari kalangan mahasiswa dan pencari kerja, sebagai bekal menghadapi dunia industri yang dinamis.





















