instagram youtube

Pelabuhan Awerange Diduga Rawan Jadi Pintu Masuk Penyelundupan Narkotika Asal Kalimantan dan Malaysia

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 28 April 2024 - 14:05 WIB

Minasanews.Com.Barru— Pengungkapan barang bukti sabu sebanyak 30 kg oleh Tim Satres Narkoba Polres Barru menjadi sinyal jika Pelabuhan Awerange layak disematkan sebagai kawasan yang rawan menjadi pintu masuk penyelundupan barang sejenis Narkoba.

Apakah selama ini setiap kapal yang masuk diperiksa secara ketat termasuk barang bawaan penumpang. Selama ini menurut salah satu sumber di Pelabuhan Awerange, menuturkan bahwa tidak perbah kedengaran adanya pengetatan pemeriksaan di Pelabuhan ini.

Entah itu ada penumpang dan barang yang hendak dibawa dari Pelabuhan Awerange ke pulau lain. Begitu pula dengan kapal yang masuk ke Awerange. Selama ini juga tidak pernah kita dengar. Padahal di Pelabuhan ini ada pihak Syahbandar dan Pos Penjagaan dari Aparat petugas dari dua Institusi di negeri ini.

Baca Juga :  Suardi Sebut Tidak Gampang Masuk Calon Paskibraka, Harus Lolos Enam Tahapan Seleksi

Sejumlah pihak menyebutkan jika pengungkapan kasus penemuan sabu 30 kg di Pelabuhan Awerange di kecamatan Soppeng Riaja kabupaten Barru oleh aparat Satres Narkoba Polres Barru diduga bukan hanya apa yang.

Sekarang tidak bisa lagi terbantahkan dengan adanya pengungkapan sabu sebanyak 30 kg yang nyata-nyata dimuat di atas kapal KLM Bukit Arafah.

Secara faktual, begitu rapi cara pemilik barang haram ini bisa lolos masuk ke kapal laut yang nota bene pengangkut barang ini. Ataukah pihak KLM Bukit Arafah sudah mengetahui jika salah satu barang yang diangkut itu ada sejenis narkotika atau pihak ABK pura-pura tidak tahu atau memang mereka tidak tahu sama sekali.

Baca Juga :  Pengojek Asal Barru Sudah Beli Tiket Pulang Sebelum Tewas Ditembak KST

Penanggung Jawab Pelabuhan Awerange, Rahman yang berusaha dikonfirmasi Minggu(28/4/2024) tidak berhasil. Awalnya telephone selulernya berdering saat dilakukan panggilan pertama hingga kedua.

Namun ketika dihubungi via telephone untuk ketiga hingga kelima kalinya. Telephone Rahman tidak lagi berdering( Tidak Aktif).

Secara terpisah Kapolres Barru AKBP Dodik Susianto yang duhubungi Minggu(28/4/2024) menyatakan dengan adanya penemuan barang bukti sabu 30 kg yang dikapalkan dari Tarakan ke Pelabuhan Awerange diakuinya akan melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar Pelabuhan Awerange.

“Kita akan perkuat koordinasi dengan pihak Syahbandar. Apalagi pelabuhan Awerange merupakan salah satu pelabuhan di Barru yang memiliki akses jalur ke pulau Kalimantan,” ujarnya.( Udi)

Berita Terkait

Suardi Harap Visi RPJPD Bisa Bawa Ekonomi Barru Masuk 10 Besar di Sulsel
Tim Peneliti UNHAS dan BRIN Temukan Makam Bernisan Aceh di Pangkep
Sambut Istri Menteri ESDM, Bupati Barru Kalungkan Wastra Khas Daerah
Puluhan Pengurus Forum Anak Saudara Dikukuhkan
Wabup Pangkep Harap Semua Pihak Perbanyak Zikir dan Do’a
Desa Biringere Wakil Pangkep Program Rumah Pangan B2SA Tingkat Sulsel
Nasdem Amanahkan Andi Yenni Wakil Ketua DPRD Barru
Bu dokter Ulfah Ucap Keberkahan Idul Fitri Untuk Warga Barru

Berita Terkait

Rabu, 1 Januari 2025 - 15:09 WIB

Layanan Penumpang KA di Barru Lumpuh, Warga Sudah 11 Hari Tak Bisa Naik Kereta Api

Kamis, 6 Maret 2025 - 19:55 WIB

Pemkab Pangkep Gratiskan Tenan Pasar Takjil Ramadhan

Kamis, 13 November 2025 - 05:46 WIB

Bupati Andi Ina Canangkan Gerakan Cinta Barru

Senin, 13 Maret 2023 - 12:16 WIB

Tiga Perwira Polres Barru Dimutasi

Jumat, 22 November 2024 - 09:33 WIB

Tugas Tiga Unsur Pimpinan DPRD Barru Periode 2024-2029

Rabu, 8 Maret 2023 - 21:40 WIB

Kapolres Barru Sebut Stunting Program Prioritas Kapolri

Minggu, 2 November 2025 - 07:40 WIB

Pj Sekda Barru Wanti-wanti Camat, Lurah Hingga Kades Lapor Cepat Setiap Bencana

Rabu, 17 September 2025 - 20:29 WIB

Bupati Pangkep Sebut Satyalencana Karya Satya Wujud Penghargaan Negara Kepada ASN

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita