instagram youtube

Malam Pamit Beli Rokok, Pagi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 7 Juli 2024 - 20:51 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Nasib naas menimpa HS(35) seorang buruh bangunan di kampung Japing-japing Kelurahan Bontolangkasa kecamatan Minasa Te’ne, Pangkep, sekitar pukul 06.00 Wita, Jum’at(5/7/2024) ditemukan tewas tergantung dipohon Kudo dibelakang rumah orang tuanya.

Sebelum ditemukan tewas sekitar pukul 06.00 wita, dalam kondisi sudah tergantung. Pada malam Jum’at korban sempat pamit ke Ibunya untuk beli rokok. Tetapi hingga pagi HS tidak kunjung pulang dan ternyata ditemukan pertama kali oleh kerabatnya tergantung dibawah pohon belakang rumahnya.

Menurut Kanit SPKT II Polres Pangkep Ipda Andi Muh Taslim yang dimintai keterangan Jum’at(5/7/2024).

“Berdasarkan keterangan saksi korban ditemukan oleh saksi yang sedang jalan pagi,” ujar Taslim.

Korban ditemukan gantung diri sekitar pukul 06.00 Wita di pohon Kudo dibelakang rumah korban. Menurut Orangtua korban DK (62) korban pamit untuk membeli rokok namun hingga tadi pagi korban tidak kembali sampai ditemukan tewas tergantung.

Baca Juga :  Dua Tim Gabungan Dewan Sosialisasi Empat Ranperda di Kecamatan Barru

“Korban sempat pamit ke Ibunya mau beli rokok tapi tidak kembali sampai pagi,” ucap Taslim.

Berdasarkan keterangan keluarga korban diketahui korban mengalami depresi sejak sepuluh tahun terakhir. Kendati begitu, korban tetap bekerja sebagai buruh bangunan.

“Korban ini sudah mengalami depresi, sejak 10 tahun lalu. Hal Itu dibuktikan dengan.adanya surat keterangan kontrol dari RSUD Batara Siang,” bebernya

Diceritakan keluarga korban. HS pernah minta restu untuk pergi merantau tapi tak diizinkan oleh Ibunya. Seperti ditirukan Taslim mengatakan, orang tua tak mengizinkan karena khawatir kalau defresi korban kambuh.

Baca Juga :  Tiga Cabor dan Dua Lomba Seni Ramaikan Porseni PKK Barru

“Jadi korban mau pergi merantau dan minta izin ketika itu. Tetapi HS dilarang pergi oleh ibunya,” ujar Taslim.

Setelah menerima informasi. Aparat Polres Pangkep langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa korban. Sesuai hasil visum HS diduga meninggal sekitar pukul 03.00 wita.

” Pada bagian leher korban ditemukan lebam dan diperkirakan korban gantung diri sekitar pukul 03.00 wita,” ujarnya.

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga sudah menerima peristiwa yang menimpa HS karena sudah menjadi takdir Allah SWT.

“Penolakan autopsi dari pihak keluarga sudah dibuktikan dengan tandatangan surat pernyataan menolak autopsi dari keluarga. Mereka dari keluarga korban sudah ikhlas menerima kepergian HS,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Tim BPK Periksa LKPJ Bupati Barru 2024
Bupati Andi Ina Ungkap Puluhan Catatan Strategis dan Rekomendasi DPRD Untuk LKPJ
Pasca Bupati Barru MOU, Giliran BKPSDM PKS BKD Pemprov Jabar
Penyusunan Draf Ranperda Inisiatif DPRD Barru Difasilitasi Lembaga Independen
Anggota DPRD Barru Bimtek Pengembangan Kapasitas di Makassar
Mini Market Dua Tujuh Mart Harapan Warga Ralla Stabilkan Harga
Bupati Andi Ina Temui Defile Satpol PP Barru di Wajo
Pemkab dan DPRD Barru Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Oktober 2023 - 15:26 WIB

Saluran Air Roboh di Dusun Jempulu Ditinjau Anggota DPRD Barru

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 11:11 WIB

Empat Pejabat Eselon II B Pemkab Barru Berebut Jabatan Sekda

Minggu, 14 Mei 2023 - 21:30 WIB

DPC PBB Luwu Utara Daftarkan Bacalegnya di KPU Luwu Utara

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:04 WIB

Berkah Tangan Dingin Andi Ina-Abustan Angka Pengangguran Barru Turun 1,35 Persen

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:11 WIB

Wabup Abustan : Akurasi dan Kemutakhiran Data Nilai Urgen Sensus Ekonomi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:43 WIB

Ketua DPRD Barru Hadiri Pengukuhan Paskibraka

Rabu, 20 Maret 2024 - 12:58 WIB

Realisasi Penerimaan PBB-P2 Meningkat, Suardi Apresiasi Kepala Bapenda

Jumat, 17 Maret 2023 - 18:09 WIB

Bupati MYL Dukung Program Panen Padi Nusantara

Berita Terbaru