Minasanews.Com.Barru— Suasana berbeda terlihat di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Barru, Rabu (29/4/2026). Sejak pagi hari, Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai berdatangan bukan dengan kendaraan dinas, melainkan dengan sepeda, bahkan ada yang memilih berjalan kaki. Pemandangan ini menjadi penanda dimulainya implementasi program Bike to Work (BtW) pasca diterbitkannya Surat Edaran Bupati Barru Nomor : 100.3.4.2/786/Bag.Organisasi.
Kebijakan yang ditandatangani Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara,khususnya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM),
menurunkan tingkat polusi, serta mendorong pola hidup sehat, surat edaran ini juga menjadi tindak lanjut atas arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri terkait penghematan belanja daerah.
Program Bike to Work dijadwalkan berlangsung setiap hari Rabu dan akan diterapkan secara bertahap. ASN yang berdomisili dalam radius maksimal 3 kilometer dari kantor diwajibkan ikut serta, sementara yang jaraknya lebih jauh tetap didorong untuk berpartisipasi sesuai kondisi masing-masing.
Hari pertama pelaksanaan terpantau berjalan tertib. Para ASN menyesuaikan ritme baru ini dengan penuh kesadaran, di bawah pengawasan langsung pimpinan unit kerja masing-masing. Pemerintah daerah pun telah mengantisipasi kebutuhan pendukung, termasuk penyediaan area parkir sepeda yang aman dan memadai di setiap perangkat daerah.
Tak hanya sekadar bersepeda ke kantor, pelaksanaan program ini juga diikuti dengan sistem pelaporan yang tertib. ASN tetap melakukan presensi seperti biasa, serta diwajibkan melakukan dokumentasi sebagai bukti partisipasi. Setiap unit kerja diminta mengabadikan aktivitas tersebut melalui foto atau validasi di titik parkir sepeda, yang kemudian dilaporkan secara berkala melalui Bidang Humas dan IKP Dinas Kominfo-SP.
Meski demikian, kebijakan ini tetap memberikan ruang fleksibilitas. ASN dengan kondisi tertentu seperti gangguan kesehatan, kehamilan, tugas lapangan mendesak, maupun cuaca ekstrem, diberikan pengecualian.
Kepala Bidang Humas dan IKP Dinas Kominfo-SP Kabupaten Barru, Zulfachmy, S.STP., M.H., dalam keterangannya, menyampaikan bahwa hingga hari pertama pelaksanaan, pihaknya telah mulai menerima berbagai dokumentasi dari perangkat daerah.
“Kami telah menerima dokumentasi berupa foto dan validasi dari sejumlah OPD yang telah melaksanakan Bike to Work. Seluruh laporan tersebut akan kami himpun dan publikasikan sebagai bagian dari pelaporan resmi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, hasil dokumentasi yang telah terkumpul akan disusun dalam bentuk publikasi dan dilaporkan melalui tautan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari monitoring pelaksanaan kebijakan di daerah.
Melalui langkah awal ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap Bike to Work tidak sekadar menjadi rutinitas mingguan, tetapi mampu menumbuhkan budaya baru yang lebih sehat, hemat, dan ramah lingkungan di lingkungan ASN.( Udi)





















