instagram youtube

DPRD Barru Rekomendasi 39 Catatan Strategis LKPJ Bupati

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 27 April 2023 - 19:56 WIB

Minasanews.Com.Barru— Laporan Keterangan Pertanggungjawaban( LKPJ) Bupati Barru 2022 memperoleh 39 rekomendasi dari DPRD Barru saat rapat paripurna yang digelar pihak Dewan Kamis(27/4) di ruang rapat Paripurna DPRD Barru.

Rapat paripurna dari penyerahan Catatan Strategis dan Dokumentasi LKPJ Bupati Barru dipimpin langsung Ketua DPRD Barru, Lukman.T didampingi dua Wakil Ketua bersama wakil rakyat lainnya dan dihadiri Bupati Barru Suardi Saleh didampingi Sekda Asisten dan pejabat Pemkab lainnya dan diikuti unsur Forkopimda secara virtual.

Dalam rapat paripurna ini dilakukan pembacaan rekomendasi dari catatan strategis dari hasil rapat pembahasan antara pihak Komisi di dewan dengan seluruh OPD dan Bagian dilingkup Pemkab Barru.

Pembacaan rekomendasi itu disampaikan perwakilan DPRD Barru yang dibacakan Sri Wulandari dihadapan Bupati Barru bersama Sekda dan pejabat lainnya.

Dijelaskan Sri Wulandari bahwa Catatan strategi yang menjadi rekomendasi dewan tidak terlepas dari tugas dan fungsi dewan sebagai legislasi, penganggaran dan pengawasan sebagai bentuk chek and balance antara DPRD dengan Pemerintah kabupaten Barru dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih(good and clean governance).

“Catatan strategis dan rekomendasi dewan kepada LKPJ 2022 Bupati merupakan hasil telaah, analisis,evaluasi dan monitoring yang ditopang oleh hasil serap dari masyarakat dan didukung hasil kunjungan lapangan para anggota dewan untuk menggali fakta yang lebih akurat,” ungkap Sri.

Baca Juga :  Harapan Wabup Pangkep STQH Ajang Cetak Generasi Pencinta Al Qur'an dan Hadits

Rekomendasi dan catatan strategi itu diawali dengan sorotan secara umum kepada seluruh OPD dilingkup Pemkab Barru yang diminta agar benar-benar mencermati kebutuhan besaran anggaran. Terutama menyangkut program penunjang urusan pemerintah daerah, terkhusus penyediaan gaji dan tunjangan ASN, agar tidak menimbulkan banyak anggaran tidak terealisasi( menjadi sisa anggaran).

Semestinya setiap OPD bisa memperhitungkan lebih awal alokasi belanja pegawai. Khususnya target anggaran untuk gaji dan tunjangan berikut tambahan penghasilan lainnya.

Dari catatan ini, TAPD Pemkab diharapkan menjalin koordinasi dengan OPD, agar tercipta penganggaran setiap OPD benar-benar singkron dengan kebutuhan, guna menghindari besarnya sisa anggaran.

Setiap kegiatan OPD yang lokasinya di desa dibutuhkan perhatian dan pengawasan agar tidak terjadi kegiatan yang tumpang tindih.

Dari 39 rekomendasi sektor pendidikan, kesehatan, sarana jalan, bantuan sosial, potensi pendapatan daerah, lingkungan hidup, penanggulangan bencana, pengecoran jalan, pembangunan irigasi, jembatan, pembahasan anggaran hingga kerjasama media dan beberapa masalah dari berbagai OPD dan Bagian juga tidak luput dari sorotan dan rekomendasi yang menjadi catatan dewan dan harus menjadi perhatian Pemkab.

Sementara itu Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya menyatakan tanggapannya atas Catatan strategis itu.

Siardi menilai, rekomendasi ini merupakan sumbang saran dan masukan demi perbaikan tata kelolah pemerintahan yang baik, bersih dan bertanggungjawab

Baca Juga :  Entaskan Kemiskinan, Pemkab Barru Gagas Inovasi Integrated Farming System

“Saya menghargai rekomendasi dewan sebagai wujud kepedulian dari para wakil rakyat. Kami menyadari rekomendasi itu akan menjadi catatan yang Insya Allah akan ditindak lanjuti dengan harapan akan melakukan sinergitas antara pemerintah dengan dewan dan seluruh SKPD dilingkup Pemkab Barru,” ucap Suardi.

Dengan segala keterbatasan dan kekurangan kami sebagai Pemerintah. “Tentu kita tetap bertekad untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Kinerja Pemkab memang membutuhkan saran dan kritik yang konstruktif demi perbaikan dari seluruh rekomendasi catatan strategis diyakini kalau banyak yang perlu diperbaiki.

Seperti Silva menurut Suardi agak sulit dihindari karena kehati-hatian berlebihan dan banyak pertimbangan seperti adanya ASN pensiun, mutasi hingga mengalami kenaikan pangkat dan perubahan golongan.

Dikatakan Suardi, “Silva itu ada dua yakni silva baik seperti melakukan efisiensi perjalanan dinas dan tentu ada juga silva kurang bagus seperti proyek telat selesai,” pungkasnya.

Suardi juga menanggapi sorotan soal kelangkaan obat di RSUD. Sebenarnya tidak ada kelangkaan dan ketersediaan obat selalu ada. Hanya saja ada penawaran sebagian dokter yang menyatakan pasien bisa memilih obat yang ditanggumg BPJS dan ada pula obat yang paten.( Udi)

Berita Terkait

Buaya Berkeliaran di Tambak, Warga Dusun Tanrabalana Was-was
Wabup Abustan : Akurasi dan Kemutakhiran Data Nilai Urgen Sensus Ekonomi
Bupati Barru Minta Himbauan Tidak Bukber Jangan Jadi Polemik
Tradisi Mappadendang Warga Manuba Butuh Pengakuan Kemendikbud
Ketua TP PKK Barru Tampil Anggun Pakai Busana Wastrak Cora Berru
DPRD Barru Bersama Pemkab Teken MoU Persetujuan APBD 2025
Dewan Minta PUTR Barru Rehabilitasi Jalan Rusak Doi-doi-Gattareng
Kerja Sama PT Hanwha Mining Service Indonesia dan HMTI FTI-UMI, Gelar Seminar K3

Berita Terkait

Kamis, 26 Juni 2025 - 20:22 WIB

Wakil Ketua II DPRD Barru Nilai DPD FSKN Sulsel Pionir Pelestarian Budaya

Rabu, 17 April 2024 - 18:16 WIB

DPRD Barru Gelar Rapat Bamus Pertengahan April

Rabu, 4 September 2024 - 11:40 WIB

HUT KIKST ke 24 Tahun Terus Kuatkan Komitmen Lewat Penyaluran Bantuan ke Pensiunan Karyawan PT Semen Tonasa

Senin, 13 Maret 2023 - 12:57 WIB

Bu dokter Ajak Guru TK PAUD di Barru Terapkan Pola Hidup Sehat

Minggu, 25 Februari 2024 - 19:22 WIB

TP PKK Barru Berbagi Empati ke Warga PPKS

Kamis, 31 Oktober 2024 - 22:10 WIB

Koalisi PKB-PPP Bentuk Fraksi Kebangkitan Persatuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Barru Unjuk Gigi Masuk 5 Besar Proyek Investasi Terbaik Sulsel

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:21 WIB

Bupati Andi Ina Inspeksi Mendadak Pasar Mattirowalie

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB