instagram youtube

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Barru Gagas Inovasi Farming System

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 20 Juli 2026 - 12:37 WIB

Minasanews.Com.Barru – Mewakili Bupati Barru, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Ekonomi Berkecukupan di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Barru, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, para kepala perangkat daerah terkait, Ketua Baznas Kabupaten Barru, para camat, lurah, kepala desa, penyuluh, serta pendamping program. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan sebelum program dijalankan.

Dalam arahannya, Abustan mengapresiasi proses verifikasi data calon penerima manfaat yang telah dilakukan hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, akurasi data menjadi syarat utama agar program benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Yang ingin kita ciptakan adalah sumber penghasilan yang berkelanjutan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan,” kata Abustan.

Ia menjelaskan, konsep Ekonomi Berkecukupan merupakan hasil pembahasan lintas perangkat daerah yang mengadopsi berbagai praktik pemberdayaan ekonomi dari sejumlah daerah. Program tersebut dikembangkan melalui pendekatan Integrated Farming System, yang mengintegrasikan usaha peternakan dan pertanian dalam satu paket usaha produktif bagi keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Ketua Golkar Barru Undang Klarifikasi, Pimcam Tak Hadir

Dalam skema tersebut, setiap keluarga akan memperoleh bantuan berupa ayam kampung atau itik yang dipadukan dengan polybag berisi bibit tanaman produktif, seperti cabai, tomat, terong, kangkung, dan berbagai jenis sayuran lainnya. Pola ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menghasilkan tambahan pendapatan dari penjualan telur, ternak, maupun hasil pertanian.

Menurut Abustan, berbagai bantuan sosial yang selama ini diberikan pemerintah telah membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, seperti melalui BPJS Kesehatan, bantuan pangan, dan bantuan tunai. Namun, ia menilai upaya pengentasan kemiskinan perlu diperkuat dengan program yang mampu menciptakan pendapatan secara berkelanjutan.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah berperan aktif mengawal pelaksanaan program, mulai dari penyediaan bibit, pendampingan teknis, hingga pemasaran hasil produksi dan evaluasi berkala.

Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, DPMPTSP, Baznas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para penyuluh diharapkan bekerja secara terpadu agar seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Buka Pelatihan RPJMDesa, Wabup Abustan: Dokumen Ini Kompas Pembangunan 5 Tahun ke Depan

“Jadikan program ini sebagai pertaruhan kita bersama. Jangan hanya diluncurkan, tetapi harus benar-benar berhasil dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Kalau berhasil, ini bisa menjadi inovasi yang membanggakan Kabupaten Barru bahkan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, Abustan menekankan pentingnya dokumentasi, pengukuran capaian, dan evaluasi berkelanjutan agar dampak program dapat diukur secara objektif, mulai dari peningkatan pendapatan keluarga, penurunan angka kemiskinan ekstrem, hingga kontribusinya terhadap percepatan penurunan stunting.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah bekerja dengan komitmen yang sama dalam melayani masyarakat.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari kemampuan masyarakat untuk mandiri dan sejahtera melalui usaha produktif yang berkelanjutan,” pungkasnya

Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan Program Ekonomi Berkecukupan diluncurkan pada awal Agustus 2026 setelah seluruh persiapan teknis dan verifikasi penerima manfaat dinyatakan rampung. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu inovasi daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.( Udi)

Berita Terkait

Semen Tonasa Ulurkan Tangan Bantu Korban Kebakaran di Segeri
Muh Ikhwan Aqhar Optimis Raih Dukungan Millenial Luwu Raya
PT Semen Capai Indonesia Trusted Companies di ajang Good Corporate Governance (GCG) Award 2024
Viral Dua Video Oknum Pejabat ASN Pangkep Dukung Bacabup, Bawaslu Kirim Laporan ke KASN
Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX bersama Sanggar PAJJAGAart adakan Workshop Tari & Musik tradisi
Penerus Negeri Sulsel Sambut Kedatangan Cawapres Gibran dan Korpus Penerus Negeri di Makassar
Ketua Umum HMI Cabang Makassar Dilengserkan,Utusan Delegasi Komisariat Tunjuk PJ Ketua Umum
Perayaan Puncak Hari Ulang Tahun KIKST Semen Tonasa Berlangsung Meriah

Berita Terkait

Rabu, 16 Agustus 2023 - 17:42 WIB

Muh Ikhwan Aqhar Optimis Raih Dukungan Millenial Luwu Raya

Rabu, 27 Desember 2023 - 09:49 WIB

Kasatpol PP Makassar Ikhsan NS Tugaskan Personel 24 Jam Jaga di Pasar Butung, Pastikan Keamanan Pedagang

Selasa, 10 Oktober 2023 - 09:25 WIB

Lagi, Semen Tonasa Tunjukkan Kepedulian Terhadap Masyarakat Melalui Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Sabtu, 9 September 2023 - 18:12 WIB

HMJ Peternakan Polbangtan Gowa bersama Disnakeswan Bone Gelar Vaksinasi PMK di Kabupaten Bone

Sabtu, 16 November 2024 - 10:04 WIB

PT Semen Tonasa Terima Sertifikasi Formal ISO dari Sucofindo

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Rumah Makan Rakyat Kota Makassar berbagi keceriaan Di bulan Ramadhan

Minggu, 29 Januari 2023 - 12:26 WIB

Prediksi Cuaca BMKG, Minggu 29 Januari : Makassar, Gowa, Maros Hujan

Rabu, 12 Juli 2023 - 17:21 WIB

Aliansi Mahasiswa Islam Indonesia Gelar Unjuk Rasa di DPRD Jateng Tuntut Beberapa Kasus Mafia Tanah di Indonesia

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita