Minasanews.com,Pangkep- Kerukunan Istri Karyawan Semen Tonasa (KIKST) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dipadukan dengan peringatan Hari Kartini pada Rabu (15/4). Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus membangkitkan semangat perempuan untuk terus berkembang di era modern.
Mengangkat tema “Pancarkan Pesona Kartini Masa Kini: Mengenal Personal Color & Gaya yang Pas untuk Anda”, acara ini dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin, jajaran manajemen, para pembina KIKST Darwati Anis dan Octiana Rosmala Dewi Alfin Zaini, Ketua KIKST Aprilaily Ari Nugraha, serta seluruh anggota.
Untuk menambah wawasan peserta, KIKST menghadirkan Andi Tahira Ashar sebagai keynote speaker. Ia membagikan pengetahuan mengenai pentingnya memahami warna dan gaya personal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan diri perempuan masa kini.
Dalam sambutannya, Direktur Keuangan PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak seharusnya dimaknai secara seremonial semata. Ia mengajak peserta untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang berani menembus batasan.
“Hari ini bukan sekadar tentang mengenakan kebaya, tetapi bagaimana kita memaknai sosok R.A. Kartini sebagai pejuang perempuan yang berani keluar dari tradisi yang membatasi. Kartini menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk bermimpi, berkembang, dan berkontribusi,” ujarnya.
Sulaiha juga menyoroti peran strategis perempuan dalam keluarga sebagai pondasi utama dalam menciptakan generasi unggul.
“Sejalan dengan semangat Mars KIKST, perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina KIKST Octiana Rosmala Dewi Alfin Zaini menyampaikan bahwa nilai-nilai Kartini masih relevan dan terus hidup dalam diri setiap perempuan hingga saat ini.
“Kartini adalah simbol cahaya dan semangat yang terus memancar. Dalam diri setiap perempuan terdapat cahaya yang membangkitkan jiwa, yang membuat kita mampu mencintai, menyayangi, dan menghargai sesama,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai tersebut tidak terlepas dari dimensi spiritual yang menghadirkan harmoni dalam kehidupan.
“Cahaya itu adalah cinta Ilahi yang hidup dalam diri kita. Dari sanalah terpancar warna-warni kehidupan yang indah. Ketika disatukan, akan menjadi harmoni layaknya pelangi. Semua bergantung pada bagaimana kita menjalani kehidupan, apakah dengan warna yang cerah atau redup,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, KIKST berharap kebersamaan antaranggota semakin erat serta mampu mendorong perempuan untuk lebih percaya diri dan terus mengembangkan potensi diri, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat.





















