instagram youtube

LPPM UCM Optimis Pengentasan Kemiskinan Ekstrim 2024 Pangkep 0 Persen

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 31 Agustus 2023 - 21:38 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) gelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemkab Pangkep di Kantor Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepuluan, Rabu (30/8/2023). Lembaga tersebut optimis kemiskinan ekstrim 2024 daerah ini bisa 0 persen.

FGD membahas pengentasan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua LPPM UCM Dr. Yusuf, menyampaikan, Pengentasan kemisikinan ekstream perlu dilakukan beberapa hal. Pertama, verifikasi dan validasi data. Kedua, intervensi kebijakan.

“Kalau ini dilakukan dan teralisasi dengan baik, kami sangat yakin Pangkep akan pasti akan keluar dari kemisikinan eksream 2024,”katanya.

Baca Juga :  Gerakan Pasar Murah Pemkab Barru Jelang Idhul Fitri Jaga SPHP

Berdasarkan data survey lanjutnya, dari 10 delapan sudah keluar dari kemiskinan.

“Nah kalau presentase 20persen yang ada sekarang, kemungkinan besar 2024 mencapai 0persen,”tambahnya.

Permasalahan saat ini lanjutnya terkait aksesibilitas, telah ditempuh dengan armada perhubungan laut. Kedua, sangat penting masyarakat miskin tepat sasaran. Ketiga, konvergensi berbagai pihak termasuk CSR.

“Kolaborasi yang sangat kita butuhkan, selain afirmatic action atau keberpihakan kepada masyarakat misikin,”tutupnya.

Kepala Bappelitbangda Pangkep, Iman Takbir menjelaskan ada tiga strategi kebijakan dilakukan untuk penanganan kemiskinan ekstream.

Pertama, menurunkan beban pengeluaran. Melakukan intervensi program pemberian perlindungan jaminan kesehatan dan jaminan sosial masyarakat, pemberian bantuan baju seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, bantuan SPP Gratis bagi masyarakat kurang mampu, bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Baca Juga :  Pasca Terima Penghargaan, Bupati Barru Target Bentuk Posbakum Hingga Desa Kelurahan

Kedua, Meningkatkan pendapatan masyarakat. Melakukan intervensi program bantuan peralatan dan permodalan bagi pelaku UMKM, hilirisasi produk-produk UMKM, bantuan pelatihan kerja bagi angkatan kerja produktif, khusus masyarakat pesisir pemberdayaan petambak garam melalui pembangunan rumah produksi garam

Ketiga, Mengurangi kantong-kantong kemiskinan. Melakukan intervensi program bantuan bedah rumah, peningkatan aksesibilitas transportasi dan komunikasi wilayah kepulauan, peningkatan jalan sentra produksi pertanian dan perikanan, penyediaan air layak minum wilayah kepulauan, peningkatan aksesibilitas jalan destinasi wisata.( Udi)

Berita Terkait

Bupati MYL Bagikan Ratusan Paket Sembako Ke Tenaga Lapangan DLH
Pelaku Usaha Peserta Sosialisasi Terima Logo Sertifikat Halal
Bupati Andi Ina Tantang Pemuda Gagas Kampung Inggris
Bupati Andi Ina Ganti Delapan Kepala Pasar
Mantan Koordinator Kajati DKI Pulang Kampung Pimpin Kajari Pangkep
Pj Sekda Tantang Pengurus IBI Turunkan Stunting dan Kematian Ibu
Kapolres Barru Melayat Ke Rumah Duka Korban KA
DPRD Barru Setujui Perubahan Kedua Perda Susunan Perangkat Daerah

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:28 WIB

Bosowa Peduli Berbagi 1.000 Paket Sembako Untuk 15 Desa

Rabu, 15 Januari 2025 - 22:07 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Konsultasi Pasca Bencana di BPBD dan Bina Marga Pemprov Sulsel

Senin, 27 Mei 2024 - 20:12 WIB

Gabungan Komisi DPRD Barru Sertakan Perseroda Buka Jaringan ke Balikpapan

Kamis, 16 Mei 2024 - 20:21 WIB

Hadiri Yudisium Santri Pondok Modern Kurir Langit, Suardi Wakafkan Satu Unit Sepeda Motor

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:47 WIB

Ketua DPRD Barru Pimpin Rapat Penyerahan Ranperda RPJMD

Minggu, 20 April 2025 - 08:38 WIB

Komisi I DPRD Barru Terbanyak Hadapi Instansi Raker LKPJ

Kamis, 6 Juli 2023 - 18:24 WIB

Semen Tonasa Selenggarakan Workshop Penyusunan Proper Tahun 2023

Senin, 31 Maret 2025 - 20:33 WIB

Bupati Andi Ina Ajak Masyarakat Barru Sucikan Hati, Harta dan Jiwa

Berita Terbaru

Edukasi

Empat Kepala SMA-SMK di Barru Mundur, Ada Apa?

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:42 WIB

Dilarang Curi berita