Minasanews.com,Pangkep- Jajaran Manajemen PT Semen Tonasa memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim Tonasa Reaksi Cepat (TRC) atas keterlibatan aktif dan keberhasilannya dalam mendukung Tim Gabungan Search and Rescue (SAR) pada proses pencarian pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami insiden di kawasan Gunung Bulusaraung, beberapa waktu lalu.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, didampingi Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini dan Direktur Keuangan Sulaiha Muhyiddin, dalam kegiatan Rapat Board of Directors (BOD) dan Band 1 yang dihadiri jajaran Direksi Afiliasi. Kegiatan berlangsung di Lantai VI Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Selasa (27/1/2026).
Dalam forum tersebut, manajemen menyampaikan rasa bangga atas dedikasi, profesionalisme, serta semangat kemanusiaan yang ditunjukkan personel TRC selama menjalankan misi di medan yang ekstrem dan penuh tantangan. Keterlibatan TRC dinilai sebagai wujud kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung operasi kemanusiaan sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam Tim Gabungan SAR.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan bahwa partisipasi TRC tidak hanya membawa dampak positif bagi citra perusahaan, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen PT Semen Tonasa dalam menjunjung tinggi nilai keselamatan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kemanusiaan.
“Manajemen memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel TRC yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan di tengah kondisi lapangan yang berat dan berisiko,” ujar Anis.
Sebagai bentuk penghargaan atas kompetensi dan kontribusi di lapangan, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan Brevet Rescue SAR TRC ST kepada perwakilan personel Tim Tonasa Reaksi Cepat. Penyematan ini menjadi simbol kesiapan, keahlian, serta komitmen TRC dalam mendukung operasi penyelamatan dan berbagai misi kemanusiaan.
Tim Tonasa Reaksi Cepat (TRC) merupakan unit internal PT Semen Tonasa yang dibentuk untuk mendukung penanganan kondisi darurat, termasuk tanggap bencana dan operasi kemanusiaan. Dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500, TRC bergabung bersama Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta unsur terkait lainnya, dengan tetap menjunjung tinggi standar keselamatan kerja dan koordinasi lintas instansi.





















