instagram youtube

Penyandang Disabilitas Korban Tewas Pertama Uji Coba Kereta Api Di Barru

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 1 Februari 2023 - 12:14 WIB

Minasanews.Com.Barru– Kejadian naas menimpa Lasuddin(52) seorang penyandang disabilitas Warga kampung Ammaro kelurahan Coppo kecamatan Barru sekitar 10.40 wita Rabu(1/2) ditemukan tewas mengenaskan disambar kereta api saat berusaha menyeberangkan sepeda yang ditunggangi dari rumahnya.

Korban yang mengidap tuna wicara dan tuna rungu ini disambar pada saat sedang melintas gerbong kereta api dari arah stasiun Garongkong tujuan stasiun Maros.

Lasuddin merupakan warga pertama yang menjadi korban tewas dalam uji coba jalur kereta api Barru-Maros.

Kepala Stasiun KA Garongkong-Barru, Aldi yang ditemui dilokasi kecelakaan dekat terowongan Padangloang menyatakan gerbong Kereta api yang melintas dan menyambar korban hingga tewas star sekitar pukul 10.35 dari stasiun Garongkong tujuan stasiun Maros.

Baca Juga :  Bupati Barru Bersama Ketua DPRD Tanda Tangani Nota Kesepakatan Ranwal RPJPD 2025-2045

“Kami dari Perkeretapian stasiun Garongkong masih berkoordinasi dengan pihak kantor KA di Maros. Tetapi untuk sementara akan membantu melakukan proses evakuasi jenazah hingga ke rumah korban sambil menunggu hasil keputusan pihak Perkeretaapian yang berkantor di Maros untuk melakukan upaya selanjutnya,” ucap Aldi.

Korban tewas menderita luka serius pada bagian kepala. Darah segar memenuhi wajah dan kepala Lasuddin.

Jenazah Lasuddin yang masih tergeletak di TKP terus ditangisi saudara kembarnya La Juddin(52) yang juga penyandang disabilitas( Tuna rungu dan tuna wicara) bersama kakaknya Hj Sade tak kuasa menahan kesedihan menyaksikan adik bungsunya tergeletak tak bernyawa setelah disambar kereta api.

Baca Juga :  Pergi Cari Kerang di Sungai Sikapa, Perempuan Ini Ditemukan Tewas Tenggelam

Pihak Polsek Barru yang dipimpin Kapolsek Barru Kompol Abdul Razak bersama Kasat Lantas AKP Abdul Malik terus berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi jenazah dan beberapa petugas lantas lainnya tampak melakukan olah TKP dilokasi kejadian diatas rel KA.

Menurut Hj Sade menyatakan selama ini kedua adik kembarnya ikut dan tinggal bersama dirinya karena kedua orang tuanya sudah lama meninggal dunia.

“Adik saya kasian bisu dan tidak bisa mendengar dan kemungkinan saat menyeberangkan sepedanya. Tiba-tiba muncul kereta api sehingga tidak bisa lagi menghindarinya,” tutur Hj Sade dengan nada sedih.( Udi)

Berita Terkait

Budaya To Berru dan Lontara Diwadahi Dalam Satu Festival
NH Umrahkan Empat Hafidz dan Hafidzah Usai UAS Tablik Akbar
Sambut Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Barru Ikuti Market Day
Ketua Komisi III DPRD Barru Ungkap Keluhan Warga Perbaikan Jalan Longsor
Suardi Harap Visi RPJPD Bisa Bawa Ekonomi Barru Masuk 10 Besar di Sulsel
DPRD Barru Agendakan 6 Hari Kunker Sebelum Bahas KUPA-PPAS 2023 dan KUA-PPAS 2024
Kapolres Barru Bantu Dusun Tak Terjangkau Listrik
Social Fest PT Semen Tonasa, dibuka Dirut PT Semen Tonasa dan PLT Bupati Pangkep

Berita Terkait

Jumat, 31 Maret 2023 - 20:04 WIB

IKA SMP Negeri Mangkoso Gelar Reuni Akbar Pasca Idul Fitri

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:17 WIB

Sukses Terapkan Perda Pengolahan Sampah, Jadi Daya Tarik Gabungan Komisi DPRD Barru Kunker ke Parlemen Bandung

Senin, 14 Agustus 2023 - 20:55 WIB

Bupati MYL Bagi-bagi 7000 Ekor Ikan Bandeng di Festival Ikan Bolu

Selasa, 15 April 2025 - 21:05 WIB

Bupati Andi Ina Minta Komisi A DPRD Sulsel Bersinergi Pemkab Barru

Rabu, 9 Oktober 2024 - 17:05 WIB

PT Semen Tonasa Selenggarakan Pertandingan Badminton, di Ikuti 204 Karyawan

Jumat, 28 November 2025 - 07:11 WIB

Pj Sekda Barru Saksikan Latihan Menembak Yon Arhanud 16/SBC/3

Sabtu, 31 Mei 2025 - 08:02 WIB

Bamus DPRD Sulsel Sharing Informasi Bersama Legislator Barru

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:25 WIB

Pasca Pengesahan APBD 2026, Komisi II DPRD Pangkep Fokus Prioritas Tiga Sektor

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita