instagram youtube

Mahasiswa IPPM Pangkep Desak Kejari Usut Kades Balo-baloang

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 7 Februari 2023 - 12:14 WIB

Minasanews.Com.Pangkep–Mahasiswa IPPM Pangkep UMI berunjukrasa diperempatan jalan poros trans Sulawesi Senin (6/2) menyoroti pengelolaan Anggaran Dana Desa( ADD) dan Dana Desa( DD) Desa Balo-baloang kecamatan Liukang Tangaya kabupaten Pangkep.

Setelah melakukan aksi demo diperempatan jalan Sultan Hasanuddin dengan jalan HM Arsyad. Orasi dilanjutkan ke kantor Kejaksaan Negeri Pangkep.

Dihalaman kantor Kejaksaan. Pendemo IPPM ditemui langsung Kasintel Kajari Pangkep,Andi Trismanto, SH. Dihadapan Kasintel, para mahasiswa mendesak pihak Kejaksaan Negeri Pangkep untuk segera memproses oknum kepala desa Balo-baloang yang diduga terindikasi melakukan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pembangunan gedung olahraga.

Para mahasiswa dari IPPM UMI, menuntut oknum Kepala Desa Balo-baloang Kecamatan Liukang Tangaya untuk bertanggungjawab atas pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi Dana Desa (ADD).

Baca Juga :  IPPM Pangkep Koordinator UNISMUH Advokasi Mahasiswa di Sekolah Demonstran

Kelompok mahasiswa ini menilai selama ini oknum kepala desa Balo-baloang terkesan tidak transparan dalam pemanfaatan dana desa maupun alokasi dana desa (ADD) yang tersalurkan di Desa Balo-baloang Kecamatan Liukang Tangaya.

Pengunjuk rasa menyatakan dana desa atau ADD yang dikucurkan di Desa Balo-baloang tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. Akibatnya tidak ada yang bisa dijadikan alasan yang dapat ditunjukkan bahwa inilah hasil penggunaan anggaran untuk membangun fasilitas desa.

“Kami mahasiswa IPPM Pangkep UMI mendesak Kejaksaan Negeri Pangkep untuk memproses oknum kepala desa Balo-baloang,” teriak para mahasiswa IPPM Pangkep.

Baca Juga :  Bupati MYL Bagikan Ratusan Paket Sembako Ke Tenaga Lapangan DLH

Sementara itu Kasi Intel Kejari Pangkep Andi Trismanto, SH yang dihubungi secara terpisah Selasa(7/2) menyatakan pihak Kejaksaan sudah menerima pengunjuk rasa dan pengaduan yang disampaikan akan dipelajari. Apakah ada unsur melawan hukum atau tidak.

Laporan pengunjuk rasa. “Sementara kami dalami dulu laporan karena ada kesepakatan bersama antara Kejaksaan, Kapolri, KPK dan Mendagri terkait penyalahgunaan ADD/DD agar dimasukkan ke APIP,” kata Trismanto

“Dari adanya laporan tersebut untuk sementara kami dalami dulu. Perkembangannya nanti kami infokan. Apakah ada perbuatan melawan hukum atau tidak,” pungkasnya ( Udi)

Berita Terkait

Wakapolres Barru Tampung Nenek Terlantar Asal Bangka Belitung
RDP Jembatan Pesse Berawal Dari Ruang Sidang, Berakhir di Kantor Desa
DPRD Barru Sahkan Ranperda RTRW 2023-2042 Jadi Perda
Pansel Tetapkan Muhaemi Direksi PDAM Tirta Waesai Barru
Sehari DPRD Barru Gelar Dua Agenda Rapat Paripurna
Ketua DPRD Pimpin Sidang Paripurna Hari Jadi Barru
Proyek Ruas Jalan Tonasa 1 di Pangkep, Soreang-Senggerang Dikucur Rp 17 Milyar
Ratusan ASN Pangkep Terima Penghargaan Presiden RI

Berita Terkait

Minggu, 21 Mei 2023 - 12:26 WIB

Ribuan Masyarakat Hadiri Jalan Santai IKA Unhas Luwu Timur

Kamis, 12 Oktober 2023 - 15:50 WIB

Tim SDGs Award Verfal Program Sijagai Pangkep

Sabtu, 13 Januari 2024 - 13:20 WIB

Berkontribusi Besar Untuk Syiar Islam, Suardi Diganjar Penghargaan DDI

Rabu, 2 Agustus 2023 - 12:29 WIB

Tiga Komisi DPRD Barru Bedah Capaian Realisasi APBD 2023

Senin, 15 Mei 2023 - 14:17 WIB

Belum Ada Progres Proyek Fisik, DPRD Barru Tagih OPD

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:47 WIB

Prestasi Pengumpulan Zakat Barru Terbesar di Sulsel

Jumat, 12 Mei 2023 - 07:07 WIB

Rutan Kelas II B Barru Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 18 Juli 2023 - 21:40 WIB

PT Semen Tonasa Berhasil Lalui semester Pertama Tahun 2023 dengan Kinerja Sangat Baik

Berita Terbaru

Daerah

Bupati MYL Minta PPPK Jalankan Tugas Sepenuh Hati

Jumat, 1 Mar 2024 - 06:19 WIB