instagram youtube

Pertanian Pendukung Utama Pertumbuhan Ekonomi Barru Lampaui Rata-rata Nasional

Rusdi - Penulis Berita

Kamis, 30 April 2026 - 18:18 WIB

Minasanews.Com.Barru– – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan kembali ditegaskan melalui kegiatan percepatan tanam program optimasi lahan (Opla) yang digelar di Kelurahan Sepe’e, Kecamatan Barru, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tanam serentak nasional yang dipusatkan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, akademisi, hingga petani.

Percepatan ini ditandai dengan penanamam padi bersama dilokasi lahan Kelompok Tani Sepee 1 oleh Bupati Barru bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Unsur Forkopimda dan perwakilan, Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Camat Barru.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian adalah “jantung” perekonomian daerah, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di sektor tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan pertanian oleh sumber daya yang kompeten dan berintegritas.

“Pertanian adalah jantungnya Kabupaten Barru. Saya tidak ingin salah memilih, sektor ini harus ditangani oleh orang-orang yang tepat,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi kontribusi berbagai pihak, mulai dari akademisi, Polbangtan Gowa, Forkopimda, Badan Pusat Statistik, perbankan, Bulog, hingga para penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. Peran Bulog secara khusus disorot dalam menjaga stabilitas harga gabah petani yang saat ini berada di kisaran Rp. 6.500 hingga Rp. 7.200 per kilogram.

Menurutnya, kinerja sektor pertanian turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data BPS pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru meningkat dari 4,93 persen pada 2024 menjadi 5,16 persen dalam satu tahun terakhir, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,12 persen.

“Ini bukan kata Bupati, tapi data BPS. Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Barru 5,16 persen, di atas rata-rata nasional 5,12 persen. Artinya sektor pertanian kita benar-benar memberi kontribusi nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak terlepas dari program Luas Tambah Tanam (LTT) yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dengan luas baku sawah sekitar 15.000 hektare, Barru mampu meningkatkan luas tanam hingga lebih dari 30.000 hektare, bahkan mendekati 36.000 hektare melalui peningkatan indeks pertanaman.

Baca Juga :  Dilepas Bupati MYL, Ribuan Santri di Pangkep Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1445 H

“Yang tadinya satu kali panen bisa dua kali, bahkan tiga kali. Itulah kekuatan LTT,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas berbagai program dan perhatian yang diberikan kepada daerah, termasuk Kabupaten Barru. Ia menilai berbagai kebijakan yang ada telah memberikan solusi nyata dalam meningkatkan hasil pertanian.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan reflektif tentang pentingnya menempatkan sesuatu pada ahlinya sebagai kunci keberhasilan pembangunan.

“Kalau kita berikan kepada ahlinya, Insyaallah dari hulu sampai hilir akan terselesaikan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Percepatan Program Strategis, Abdul Haris Bahrun, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menyebut Bupati Barru sebagai salah satu kepala daerah yang aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian.

“Ibu Bupati ini salah satu yang paling rajin ke Kementerian Pertanian. Wajar kalau Barru banyak mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan tanam serentak nasional dalam program optimasi lahan seluas 50.000 hektare. Di Barru, progres tanam terus menunjukkan peningkatan signifikan dengan target capaian 80 hingga 90 persen.

Menurutnya, Barru selama ini dikenal sebagai daerah dengan produktivitas padi tinggi di Sulawesi Selatan, bahkan mencapai 6 hingga 7 ton per hektare. Hal tersebut tidak terlepas dari kolaborasi multipihak, mulai dari petani, penyuluh, TNI-Polri, hingga dukungan pemerintah pusat.

“Barru selalu menorehkan prestasi. Produktivitasnya tinggi, bahkan bisa mencapai 7 ton per hektare,” ungkapnya.

Data produksi menunjukkan tren peningkatan dari sekitar 129 ribu ton menjadi sekitar 139 ribu ton. Kontribusi ini turut mendukung capaian swasembada pangan nasional, dengan stok beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 5 juta ton.

Baca Juga :  Kapolres Barru Ajak Warga Cilellang Jadi Polisi Bagi Diri Sendiri

Dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya potensi El Niño, pemerintah mendorong langkah strategis seperti penggunaan benih unggul berumur genjah, optimalisasi pompanisasi, serta penguatan sistem irigasi perpompaan. Selain itu, program benih mandiri juga terus diperkuat guna meningkatkan efisiensi dan adaptasi terhadap kondisi lokal.

“Kalau satu kali tanam harus jadi dua kali, kalau dua kali harus jadi tiga kali. Itu kunci peningkatan produksi,” jelasnya.

Sementara dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Holtilkutura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Ahmad, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Barru mendapatkan alokasi program optimasi lahan seluas 1.943 hektare. Program ini terbukti mampu meningkatkan produksi dan produktivitas hingga 21,83 persen berdasarkan data BPS.

Pada kegiatan hari ini, dilakukan penanaman di hamparan seluas 50 hektare menggunakan varietas unggul padi Inpari. Sementara untuk musim tanam berikutnya (MT3), direncanakan penggunaan varietas super genjah Cakra Buana dengan umur panen sekitar 75 hari.

Ia juga menargetkan realisasi tanam optimasi lahan mencapai 600 hektare hingga akhir April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tengah potensi ancaman perubahan iklim.

“Ini merupakan langkah strategis kita agar produksi tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim,” ujarnya.

Turut hadir, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.( Udi)

Berita Terkait

Bupati Pangkep Harap STQH Perkuat Nilai Religius Masyarakat
TP PKK Barru Bertekad Cegah Stunting dan Lestarikan Lingkungan
Suardi Ajak Warga Dusun Pising Makmurkan Masjid
PDAM Tirta Waesai Cari Calon Dewas Baru, Ini Syaratnya
Bupati Barru Proyeksi Turunkan Belanja Operasi dan Naikkan Belanja Modal 2024
Ukir Sejarah Agung Ismunandar Meraih Mendali Perak Di Ajang Angkat Besi RPE VOL 1 PABERSI Sul-Sel
Bupati Barru Dorong IADI Berkomitmen Besarkan dan Majukan DDI Mangkoso
Bapperida Pangkep Gelar FGD Bahas Strategi Penarik Investor

Berita Terkait

Minggu, 7 Juli 2024 - 20:24 WIB

Memparekraf Sebut Desa Wisata Ballenanging Indah dan Menawan

Senin, 23 Maret 2026 - 20:57 WIB

Andi Ina Halal Bi Halal di Kediaman Wapres RI ke 10

Minggu, 4 Agustus 2024 - 07:46 WIB

Ragam Potensi Tampil di Karnaval Budaya

Senin, 3 Juni 2024 - 11:15 WIB

PT Semen Tonasa Terima Kunjungan DPRD Provinsi, Ketua Komisi D Sebut Terus Mendorong Kemajuan PT Semen Tonasa

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 18:41 WIB

Bamus DPRD Barru Pertengahan Agustus Agendakan Sejumlah Kegiatan Dewan

Jumat, 22 November 2024 - 09:49 WIB

Tupoksi Bapemperda Dibawah Kepemimpinan H Muhammad Akil

Kamis, 12 Desember 2024 - 07:03 WIB

Sasaran Kunker Anggota Parlemen Barru Dua Kantor Dewan di Sulbar

Kamis, 13 Maret 2025 - 22:48 WIB

Kasat Lantas Polres Barru Prihatin Nyawa Pengendara Terancam Gegara Jalan Berlubang

Berita Terbaru

Daerah

IAI DDI Mangkoso Asesmen Akreditasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:22 WIB

Dilarang Curi berita