Minasanews.Com.Pangkep— Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, digelar DPRD Pangkep di ruang Sidang Paripurna dewan, Senin (10/11/2025).
Sidang paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Pangkep Andi Ilham Zainuddin, dan dihadiri Wakil Bupati Abd Rahman Assegaf, para anggota DPRD, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Dalam sidang paripurna ini sebanyak tujuh fraksi di DPRD Pangkep menyampaikan pandangan umumnya terhadap Ranperda APBD 2026, mulai Fraksi NasDem, Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, Amanat Bangsa, hingga Fraksi Perjuangan Rakyat.
Seluruh fraksi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan warning kepada pihak eksekutif untuk lebih intens menggali potensi daerah secara optimal.
Dalam pandangan Fraksi secara umum meminta seluruh pihak melakukan efisiensi dan efektivitas disemua sektor dalam penggunaan anggaran. Hal ini urgen dilakukan demi mendukung pembangunan berkelanjutan.
berdasarkan pandangan dari Fraksi NasDem yang disampaikan juru bicara Fraksi ini, Mantiri Mashud Hadade menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah mesti dilakukan secara tertib, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil.
Mantiri juga memberi motivasi kepada Pemkab agar lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan baru.
Pandangan yang sama ikut disuarakan pihak Fraksi Golkar. Seperti diungkapkan juru bicara Fraksi Golkar Budi Amin, memberikan tanggapan dan penilaian terhadap Ranperda APBD 2026. Ranperda ini harus mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat dan diharapkan lebih fokus untuk prioritas pembangunan daerah.
Sementara itu Juru bicara Fraksi Gerindra, yang disampaikan Rahmat. Selain mengapresiasi penyusunan Ranperda APBD 2026. Fraksi ini juga meminta untuk lebih transparan dan akuntabel. Sedangkan perwakilan Fraksi PPP melalui Syamsinar menggaris bawahi urgensi untuk memberikan perhatian kepada aspirasi masyarakat dari setiap program pembangunan yang diinginkan masyarakat. Selain itu Syamsinar juga memberi support agar peningkatan PAD terus digenjot.
Tak ketinggalan tiga fraksi lainnya, yakni Demokrat, Amanat Bangsa, dan Perjuangan Rakyat, ikut mendukung agar pembahasan Ranperda APBD 2026 dilanjutkan ke tahap selanjutnya
Sebelum penetapan APBD 2026. Pandangan seluruh Fraksi mrrupaka. Hal penting sebagai masukan demi memaksimalkan dukungan terhadap APBD 2026. ( Udi)





















