instagram youtube

Wabup Barru Optimis Tiga Program Latih Kemandirian Masyarakat Miskin

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 23 September 2025 - 21:13 WIB

Minasanews.Com.Barru – Pemerintah Kabupaten Barru menerima kunjungan audiensi dari Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan bersama Japan International Cooperation Agency (JICA), di Ruang Rapat Wakil Bupati Barru, Selasa (23/9/2025). Pertemuan ini menjadi ajang diskusi strategi inovatif dalam menekan angka kemiskinan dan menuntaskan masalah stunting.

Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menyambut langsung rombongan yang dipimpin pejabat Bappelitbangda Sulsel bersama tim JICA. Turut hadir mendampingi Pj. Sekretaris Daerah Barru, Plt. Kepala Bappelitbangda Barru, Kadis Perikanan, Kadis Sosial, Sekretaris Dinas Pertanian, Sekretaris Diskumdag, serta sejumlah jajaran perwakilan terkait.

Dalam paparannya, Wabup Abustan mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Barru masih berada pada kisaran 8,31 persen, mayoritas di wilayah pedesaan. Untuk itu, Pemkab Barru menginisiasi tiga program utama, yakni Ekonomi Berkecukupan, PIK PAKET (Partisipatif, Inklusif, Kreatif, Penanggulangan Kemiskinan Terpadu), dan Koko Bestimi (Kolaborasi Konvergensi Penurunan Stunting dan Kemiskinan).

Wabup menjelaskan, Program Ekonomi Berkecukupan mengintegrasikan peternakan unggas dan budidaya tanaman pangan skala rumah tangga agar keluarga miskin bisa menekan pengeluaran sekaligus menambah pendapatan, Pendampingan teknis akan dilakukan penyuluh pertanian dan peternakan dengan dukungan Baznas Barru.

Baca Juga :  Ratusan ASN Pangkep Terima Penghargaan Presiden RI

Sementara itu, PIK PAKET menekankan pendekatan partisipatif dan inklusif. Tim pendamping teknis diturunkan ke desa untuk memetakan potensi, menyusun rencana aksi, sekaligus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan rill keluarga miskin dengan cara yang kreatif dan terpadu.

Sedangkan Koko Bestimi menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor dalam penanganan stunting, yang menyatu dengan program pengentasan kemiskinan, mulai dari gizi, sanitasi, hingga rumah layak huni.

“Selama ini bantuan sosial sering menimbulkan ketergantungan, Melalui tiga program ini kami ingin masyarakat yang miskin agar mampu mandiri, produktif, dan bisa keluar dari lingkaran kemiskinan turun-temurun,” tegas Wabup Abustan.

Dari pihak Provinsi, Kabid Perekonomian dan SDA Bappelitbangda Sulsel, Inyo, ST., M.Eng., menekankan pentingnya sinkronisasi data. Menurutnya, Barru punya tantangan besar dalam hal data. Karena itu, sinergi antara provinsi, kabupaten, dan desa menjadi kunci agar kebijakan berbasis data berjalan efektif.

Fungsional Bappelitbangda Sulsel, Setiawan Aswad, menambahkan bahwa JICA bersama Pemprov Sulsel sedang menyiapkan model kolaborasi penanggulangan kemiskinan berbasis empat pilar yaitu tata kelola, kesamaan data, intervensi terpadu, dan regulasi.

“Kita ingin membangun sistem kolaborasi yang memastikan intervensi tidak berjalan sendiri-sendiri. Semua pihak, mulai dari desa, kabupaten, provinsi, hingga pusat, harus bergerak bersama dengan data yang sama dan regulasi yang selaras,” paparnya.

Baca Juga :  Tim 1 DPRD Barru Sosialisasi Ranperda Inisiatif di Kecamatan Tanete Riaja

Selain menyampaikan catatan teknis, Ia memberikan apresiasi atas langkah nyata yang telah ditempuh Pemkab Barru. Menurutnya, Barru termasuk kabupaten yang cukup progresif dalam menyiapkan model penanggulangan kemiskinan terpadu yang dapat dikolaborasikan.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Abustan menyatakan kesiapan Barru untuk menjadi laboratorium program pengentasan kemiskinan. Bahkan, ia membuka peluang adanya MoU dengan JICA dan Pemprov Sulsel sebagai payung hukum kolaborasi.

Ia menegaskan, Pemkab Barru telah mewajibkan desa mengalokasikan minimal 5 persen dari ADD untuk program kemiskinan dan stunting, serta mendorong tiap desa mengembangkan minimal dua program Ekonomi Berkecukupan.

“Harapan kami, program ini bisa menjawab pertanyaan besar, apakah ikhtiar yang kita lakukan melalui program ini kemiskinan bisa diturunkan secara permanen, dan Insya Allah dengan kolaborasi yang tulus dan sistematis, Barru bisa menjadi contoh,” pungkas Wabup.

Turut hadir, Fungsional Perencana Madya Bappelitbangda Prov Sulsel Anna Buana, Staff ahli JICA Prof. Darmawan dan Manarangga Amir, Staf JICA Ida Gosal dan Fatma.( Udi)

Berita Terkait

Ketua DPRD Barru Harap Tradisi Pesta Panen Majjenne-Jenne Dilestarikan
Muh Ikhwan Aqhar : Pemuda Harus Memiliki Gagasan untuk Daerah, itu yang Dimiliki Pemuda di Tanah Luwu
Pemkab Barru Dukung Penurunan Stunting Demi Capai Target Provinsi Hingga Nasional
Mundur Sebelum Jadi Plt Kades, Jabatan Ketua BPD Binuang Kosong
TP PKK Buton Selatan Kaji Banding ke Pangkep
Bahas Regulasi Beasiswa, Pemkab Barru Buka Ruang Dialog Untuk Mahasiswa
dokter Ulfah Apresiasi Desa Binuang Totalitas Ikut Lomba Desa
Gelar Gotong Royong di TPI dan Pantai Ujung Batu, Pemkab Barru Dorong Kesadaran Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:47 WIB

Tiga Cabor dan Dua Lomba Seni Ramaikan Porseni PKK Barru

Jumat, 5 Juli 2024 - 12:00 WIB

Lagi, PT Semen Tonasa Distribusi 200 Kantong Darah ke PMI dan Rumah Sakit Melalui Program Donor Darah

Minggu, 19 Januari 2025 - 20:38 WIB

Ketua Bapemperda Pimpin Konsultasi HUT Barru di Biro Hukum Pemprov Sulsel

Rabu, 26 Juli 2023 - 19:41 WIB

Sambut Muharram 1445 H, Semen Tonasa Adakan Bazar Hingga Lomba Islamic Talent Bagi Santri

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:36 WIB

IPH Barru Nilai Bagus, Potensi Cuaca Tanpa Peringatan Dini

Jumat, 7 Juli 2023 - 13:53 WIB

Wakil Pangkep Juara Dua Lomba Desa se Sulsel

Senin, 19 Juni 2023 - 19:42 WIB

Pejabat Pemkab Pangkep Ikuti Pencerahan Qalbu di Pesantren Darul Muhlisin

Senin, 10 Juni 2024 - 09:05 WIB

Rapat Bamus DPRD Barru Awal Juni 2024 Jadwalkan Beragam Agenda

Berita Terbaru

Nasional

Wawali Makassar Hadiri Urban Climate Forum 2026 di Jakarta

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:54 WIB

Metro

Pemkot-DPRD Makassar Sepakati KUPA-PPAS Perubahan 2026

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:02 WIB

Dilarang Curi berita