Minasanews.Com.Pangkep— Saat ini proyek fisik yang digarap Pemkab Pangkep ada tiga yang mengalami keterlambatan(Molor). Ketiga proyek itu bernilai cukup besar karena secara total mencapai Rp 6,9 milyar.
Ketiga proyek fisik itu, Rehabilitasi Stadion Andi Mappe dengan nilai anggaran sebesar Rp 2,1 M. Pengerjaan Stadion ini diklaim pihak Dinas PUTR mencapai progres 94 persen.
Kemudian Pembangunan tugu jam kota senilai Rp 2,2 M saat ini sudah mencapai 95 Persen dan Proyek Pembangunan Pagar Kantor Bupati Rp 2,6 M juga dalam tahap 94 persen.
Kadis PUTR Pemkab Pangkep, Andi Irwan mengakui ada tiga proyek fisik tahun Anggaran 2024 yang mengalami keterlambatan. “Pihak rekanan ketiga proyek ini meminta adanya penambahan perpanjangan waktu,” ujarnya.
Untuk perampungan ketiga proyek telat ini, kata Kadis PUTR Andi Irwan kepada wartawan saat agenda Coffe morning di Cafe 86, Jum’at(10/1/2025) masih membutuhkan masa waktu perpanjangan selama 50 hari. Meski begitu ketiga proyek ini tetap menjalani denda.
Irwan beralasan keterlambatan ketiga proyek ini karena berbagai hal. Diantaranya proyek terlambat lelang karena tender numpuk di ULP. Apalagi keterlambatan ini ikut dihambat dengan adanya proyek DAK Diknas yang mencapai Rp 50 M.
Kadis PUTR juga menambahkan bahwa nilai anggaran PUTR 2024 Rp 80 M dengan penyelesaian beberapa proyek fisik. Kendati masih ada tiga proyek fisik yang mengalami keterlambatan. Beruntung ketiga proyek telat itu progresnya sudah mencapai kisaran diatas 90 persen. Untuk usulan anggaran PUTR tahun ini tetap sama besarannya usulan 2025.( Udi)





















