Minasanews.Com.Barru— Dunia politik memang medan baru secara pribadi bagi Teguh Iswara Suardi( TIS). Tetapi dalam keluarga TIS telah membuktikan jika darah politiknya mengalir energi positif dari keilmuan yang jauh dari roh politik, namun ternyata bisa disatukan dengan praktek politik.
Alasan latar belakang keilmuan yang bisa disatukan inilah kemudian mendorong Teguh Iswara Suardi( TIS) sebagai seorang Arsitek untuk terjun ke dunia politik. Apalagi TIS ini diketahui sebagai putra dari pasangan Bupati Barru Ir H Suardi Saleh, M.Si yang juga berlatar belakang sebagai Arsitek dengan drg Hj Hasnah Syam yang saat ini berkiprah sebagai Anggota DPR RI dari partai Nasdem dengan background ilmu kedokteran.

Saat bersilaturahmi dengan awak media disalah satu warung makan di kawasan Alun-alun di kota Barru, Rabu(22/11/2023). Teguh Iswara Suardi( TIS) mengakui jika latar belakang keilmuannya dibidang Arsitek tidak sulit menyatu dengan kerja-kerja politik.
“Ilmu Arsitek bisa chemistry dengan dunia politik. Apalagi dalam dasar ilmu arsitek ada yang namanya maping dan ternyata dirimba politik juga perlu adanya dukungan pemetaan secara geopolitik,” imbuh Teguh
“Titisan darah politik dari keluarga inilah yang kemudian menjadi motivasi bagi saya untuk berpetualang dijalur politik melalui calon legislatif DPR RI dan partai Nasdem sebagai kendaraan politik yang Insya Allah akan mengantar saya ke Senayan untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” terangnya.

Saat bersilaturahmi dengan para wartawan. TIS yang mengaku akan mengendarai partai Nasdem siap berjuang didapil 2 dengan harapan bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat didapil tersebut.
“Insya Allah mohon do’a restu ta semoga dengan latar belakang ilmu arsitek yang kami miliki bisa bersinergi dengan kerja-kerja politik dikursi parlemen,” ujarnya lagi.
Dari penilaian TIS jika ada pihak yang mentabukan suatu ilmu tidak bisa bersinergi dengan jalur politik. Hal itu harus diluruskan sembari TIS menunjuk sejumlah tokoh berlatarbelakang ilmu Arsitek kemudian membawa kesuksesan dijalur politik.

Kita bisa lihat sosok Presiden RI Ir Soekarno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga Dani Pomanto sang Walikota Makassar serta Ir H Suardi Saleh yang sekarang Bupati Barru. “Semua sosok yang saya sebut dengan keilmuan Arsitek yang dia miliki ini, ternyata sangat mumpuni dipanggung politik. Dari ketokohan mereka ini juga yang menginspirasi saya untuk maju berjuang dijalur politik,” ucapTIS yang dikenal sebagai pemilik taglin ‘Bersatu Kita Teguh’ ini.
Perjalanan TIS meraih keahlian dibidang Ilmu Arsitek tidak serta merta diraih begitu saja. “Semua berawal dari gen Bapak saya Pak Suardi sebagai Arsitek yang dimasa kecil saya sering mengajarkan bagaimana mencoret sesuatu dengan nuansa bergambar kemudian motivasi kuat dari Ibu saya yang berlatarbelakang ilmu kedokteran gigi terus memotivasi saya untuk meraih ilmu Arsitek ini,” urainya

Berkah dari Arsitek saya bisa menjadi dosen di UNHAS, meski kemudian harus dilepas demi pilihan dijalur politik. Perjuangan kami meraih ilmu Arsitek hingga harus melanglang ke Negeri Belgia untuk merengkuh keilmuan Arsitek melalui program S2.
Sebelum ke Belgia, TIS sempat berjuang dijurusan Arsitek Universitas Parahyangan Bandung, lalu kursus kebahasaan di Jakarta. “Petualangan di Arsitek ini hingga bisa membawa berkah karena berhasil mengantar saya meraih lomba Arsitek yang digelar Kementerian Pariwisata,” pungkasnya.( Udi)





















