instagram youtube

Alasan Pemilik Lahan Demo BPN dan Notaris Di Barru

Rusdi - Penulis Berita

Sabtu, 11 Februari 2023 - 12:54 WIB

Minasanews.Com.Barru— Seorang warga Kampung Labuange desa Kupa kecamatan Mallusetasi sengaja memobilisasi massa untuk menggelar demo di kantor BPN Barru dan pihak Notaris di jalan Sultan Hasanuddin, Jum’at(10/2). Pengunjuk rasa itu diperkirakan berjumlah 30 an orang.

Warga itu bernama Basri, asal kampung Labuangnge, desa Kupa Kecamatan Mallusetasi membawa massa lantaran lahan yang diklaim sebagai miliknya telah diterbitkan Akta Jual Beli( AJB) nya oleh Notaris dan memperoleh persetujuan dari pihak BPN setempat.

Massa yang dibawah pemilik lahan ini melakukan orasi sembari membentangkan spanduk . Basri mengaku memprotes dokumen tanah miliknya karena dibuatkan AJB tanpa sepengetahuan dirinya sebagai pemilik tanah.

“Kami kesini melakukan aksi demo karena mencari keadilan atas perkara dokumen tanah milik saya yang justru diterbitkan AJB nya tanpa sepengetahuan kepada saya sebagai pemilik lahan,” ucap Basri dengan nada protes.

Pemilik tanah yang mengklaim sebagai lahan miliknya ini memprotes Akte Jual Beli (AJB) atas tanah itu. “Ada keanehan mengapa Notaris menerbitkan AJB itu. Ironisnya lagi malah disetujui oleh Kantor ATR/BPN Barru dan lagi tanpa saya ketahui,” bebernya.

Bahkan menurut Basri yang semakin mengherankan dirinya mengapa kepemilikan lahan ini sudah berubah menjadi milik orang lain.

“Sebagai pemilik lahan. Kami meminta pihak ATR/BPN Barru mengkaji ulang proses balik nama atas dugaan pemalsuan AJB dari Notaris senilai Rp 452 juta,” ujar Basri dengan suara lantang.

Baca Juga :  Pembina Ikawati Kementerian ATR/BPN Apresiasi UMKM Binaan Semen Tonasa

Ironis memang, kata Basri lagi. Kenapa lahan milik saya sekarang memiliki dua AJB. Salah satu dari AJB itu ada yang nilainya Rp 715 juta dan satunya lagi Rp 452 juta.

“Adanya dugaan AJB ganda, nanti kita diketahui pada tahun 2021 dan ketika memasuki awal 2023 justru kami disomasi dan diminta untuk mengosongkan rumah dan tanah yang kami tempati itu,” urai Basri.

“Ada dugaan AJB tersebut direkayasa kemudian dilakukan perubahan nama. Istri saya ini semestinya menjadi nama pemilik lahan. Tetapi kenapa justru yang tertera ada nama orang lain yang lagi-lagi tanpa sepenggetahuan saya,” imbuhnya.

Aksi demo tidak hanya dilakukan di halaman kantor ATR/BPN Barru tapi juga di depan kantor notaris sebagai pembuat dokumen AJB tersebut.

Demo didua kantor ini dikawal ketat pihak kepolisian dan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Barru, Kompol Muh. Ridwan.

Sementara itu Kepala Kantor ATR/BPN Barru, Daud Wijaya Sitorus menerima Basri dan beberapa perwakilan massa di ruang rapat kantornya. Daud menyatakan sebenarnya perkara ini sudah pernah dimediasi.

Baca Juga :  Gegara Alih Nama Sertifikat Tanah, LITCW Demo Kantor BPN dan Notaris

Apabila pemilik lahan merasa tidak puas atas masalah ini. Daud mempersilahkan Basri bila ingin menggugat perkara dengan menempuh jalur hukum.

“Jika pemilik lahan merasa tidak puas. Silahkan tempuh jalur hukum untuk menggugat perkara ini melalui prosedur yang berlaku,” ujar Daud.

Dalan penjelasan Kepala ATR/BPN ini menyatakan bahwa berkas permohonan balik nama dilakukan Notaris Tresita Wahida. Sehingga bila Basri ingin ke pihak berwajib maka silahkan laporkan pemohon.

“Dokumen AJB yang dimasukkan Tresita ke kami sudah legal. Begitu pula SHGB no.4 itu telah saya tanda tangani. Bahkan sudah dilakukan proses balik nama. Jadi kalau memang merasa keberatan, silahkan dilaporkan (pemohon notaris) kalau mau ke pihak berwajib,” terangnya

Notaris Tresita Wahida yang hadir di lokasi pertemuan, setelah difasilitasi oleh Kepala Kantor ATR/BPN Barru. Dalam pertemuan ini. Tresita sempat mendengar semua keberatan yang disampaikan oleh Basri bersama massa yang dibawah. Hanya saja notaris ini tidak diberikan kesempatan untuk berbicara dalam pertemuan ini.( Udi)

Berita Terkait

Parlemen Barru Rekomendasi 12 Catatan Strategis Untuk LKPJ Bupati 2023
Suardi Dorong KKDB Gelar Aksi Nyata Diseluruh Kecamatan
Perahu Nakes-TP PKK Terbalik Dihantam Ombak Saat Mau Bantu IRT Melahirkan
Sebulan Pasca Imunisasi Bayi Tiga Bulan Meninggal di Barru
Dinsos Barru Bagi-bagi BLT Untuk Warga Miskin Ekstrim Gegara Exclusion Eror
Bupati MYL Janji Hadiah Umrah Peserta Juara 1 MTQ Sulsel
Legislator Barru Konsultasi Urusan Jalan di BBPJN
DPRD Barru Sahkan Ranperda APBD 2024 Jadi Perda

Berita Terkait

Kamis, 23 Februari 2023 - 20:21 WIB

Bu dokter Berbagi Tips Cara Aman Pilih Obat dan Kosmetik

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 16:57 WIB

Bupati Barru Minta Kwartir Ranting Tanete Rilau Amalkan Tri Satya dan Dasa Darma

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:19 WIB

Dua Tim Inovasi Utusan PT Semen Tonasa Berhasil Sabet 4 Bintang Ajang Konvensi ICC-OSH

Jumat, 17 Maret 2023 - 16:29 WIB

Suardi Harap Tak Ada Lagi Warga Barru Tidak Berobat Karena Tidak Mampu

Jumat, 17 Januari 2025 - 21:10 WIB

Abaikan Penolakan, Group Alfamart Siap-siap Masuk Barru

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Andi Ina Bantah Tak Pernah Ada Pembahasan Nanas di DPRD Sulsel

Selasa, 22 Juli 2025 - 16:51 WIB

DPRD Pangkep Bedah Dua Ranperda Strategis

Kamis, 14 Maret 2024 - 09:46 WIB

Warga Bojo Keluhkan Pupuk ke Anggota DPRD Barru

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita