Minasanews.com, Bandung – Arus Bawah Indonesia kembi hadir turun menyapa warga Jawa Barat, tepatnya di jalan Citapen desa Ciraden Bandung Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).
Diawali dengan diskusi Rakyat Bicara mengangkat keinginan bekerja ke luar negeri, hingga pembahan mengenai kelangkaan pupuk dan sulitnya air untuk mengairi sawah para petani.
Dalam dikusi tersebut warga desa Ciraden sangat interaktif dalam diskusi bersama tim Arus Bawah Indonesia.
Salah seorang petani yang bernama Ujang yang ikuti merasakan kelangkaan pupuk dan sulitnya air untuk mengaliri sawahnya.
”Kami mengalami kesulitan pupuk dan kekurangan air saat kami menanam padi,” ujar Ujang.
Ketua Umum Arus Bawah Indonesia Irwan turut menanggapi keluhan para petani di desa tersebut.
“Kami akan teruskan pada pemerintahan Jokowi agar negara hadir intervensi penyediaan pupuk dan irigasi bisa lebih lancar,” kata Irwan.
Disisi lain salah seorang warga bernama Rohayati ingin anaknya setelah menamatkan sekolah bisa bekerja ke luar negeri.
“Kami ingin anak-anak kami setelah lulus sekolah bisa bekerja diluar negeri,” harap Rohayati.
Sementara Itu Dewan Pembina Herjuna mengatakan akan membantu menyalurkan ke lembaga terkait penempatan bekerja ke luar negeri.
”Kami akan fasilitasi rencana yang akan bekerja ke luar negeri dan setelah selesai bekerja kembali pulang ke tanah air bisa jadi pengusaha”, kata Juna.
Disela-sela penutupan diskusi santai warga sontak bergemuruh berteriak sambil mengacungkan 2 jari ke atas.
”Hidup Rakyat, Hidup Arus Bawah Indonesia, Hidup Prabowo-Gibran Indonesia Emas 2045,” sorak warga.
Warga desa Ciraden berharap besar di Pemilu 2024 bisa menghadirkan kemajuan sosial di desa Ciraden khususnya.





















