Minasanews.Com.Pangkep— Dari 74 siswa tiga sekolah yang mengalami keracunan makanan dari SPPG 02 Labakkang. Ternyata masih ada 17 siswa yang menjalani proses perawatan ditiga fasilitas kesehatan di kabupaten Pangkep. Korban keracunan itu diantaranya dirawat di Puskesmas Taraweang, Labakkang, Medical Center PT Semen Tonasa dan RSBS.
Penyebab keracunan para siswa diduga dari menu ayam masakan woku yang didistribusi pihak SPPG 02 Labakkang untuk siswa di SMAN 13 Pangkep, SMP 5 Labakkang dan SDN 13 Kassiloe. Tim Dinkes Pangkep sudah membentuk Satgas dan menurunkan tim untuk melakukan surveillance ke lokasi kejadian. Termasuk memantau SPPG 02, Sajumlah sekolah yang siswanya menjadi korban keracunan.
Tim Satgas Dinkes sudah mengambil sampel dari menu ayam masakan woku yang diduga sementara sebagai penyebab keracunan. Tetapi kata Sekretaris Dinkes Pangkep, Mansyur, Rabu(10/12/2025),” hal itu masih sebatas dugaan karena kita masih menunggu hasil pemeriksaan lab dari sampel lauk ayam masakan woku itu,” ujar Mansyur dalam wawancara dengan sejumlah media.
Diakui Sekretaris Dinkes, jika pemeriksaan sampel dari menu makanan itu paling cepat 24 jam baru bisa diketahui hasilnya. “Uji sampel ini yang kita tunggu untuk mengungkap menu makanan apa yang menjadi penyebab keracunan tersebut,” terangnya.
Sementara itu kondisi 17 siswa korban keracunan yang masih dirawat dibeberapa fasilitas kesehatan seperti di Puskesmas Taraweang, Puskesmas Labakkang, Medical Center Tonasa sudah semakin membaik. “Meski sebelumnya ada siswa yang muntah, mual hingga sakit perut dan mengalami diare. Saat ini kondisinya berangsur baik dan harapan kita mudah-mudahan cepat pulih dan bisa dipulangkan ke rumah masing-masing,” pungkasnya.( Udi)





















