instagram youtube

Ayam Masakan Woku Diduga Jadi Biang Keracunan Puluhan Siswa

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:28 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Dari 74 siswa tiga sekolah yang mengalami keracunan makanan dari SPPG 02 Labakkang. Ternyata masih ada 17 siswa yang menjalani proses perawatan ditiga fasilitas kesehatan di kabupaten Pangkep. Korban keracunan itu diantaranya dirawat di Puskesmas Taraweang, Labakkang, Medical Center PT Semen Tonasa dan RSBS.

Penyebab keracunan para siswa diduga dari menu ayam masakan woku yang didistribusi pihak SPPG 02 Labakkang untuk siswa di SMAN 13 Pangkep, SMP 5 Labakkang dan SDN 13 Kassiloe. Tim Dinkes Pangkep sudah membentuk Satgas dan menurunkan tim untuk melakukan surveillance ke lokasi kejadian. Termasuk memantau SPPG 02, Sajumlah sekolah yang siswanya menjadi korban keracunan.

Baca Juga :  Jalan Berlubang Masyarakat Antang menuntut Pemerintah

Tim Satgas Dinkes sudah mengambil sampel dari menu ayam masakan woku yang diduga sementara sebagai penyebab keracunan. Tetapi kata Sekretaris Dinkes Pangkep, Mansyur, Rabu(10/12/2025),” hal itu masih sebatas dugaan karena kita masih menunggu hasil pemeriksaan lab dari sampel lauk ayam masakan woku itu,” ujar Mansyur dalam wawancara dengan sejumlah media.

Diakui Sekretaris Dinkes, jika pemeriksaan sampel dari menu makanan itu paling cepat 24 jam baru bisa diketahui hasilnya. “Uji sampel ini yang kita tunggu untuk mengungkap menu makanan apa yang menjadi penyebab keracunan tersebut,” terangnya.

Baca Juga :  PDAM Makassar Lakukan Perbaikan Pipa Bocor, Sejumlah Wilayah Terdampak

Sementara itu kondisi 17 siswa korban keracunan yang masih dirawat dibeberapa fasilitas kesehatan seperti di Puskesmas Taraweang, Puskesmas Labakkang, Medical Center Tonasa sudah semakin membaik. “Meski sebelumnya ada siswa yang muntah, mual hingga sakit perut dan mengalami diare. Saat ini kondisinya berangsur baik dan harapan kita mudah-mudahan cepat pulih dan bisa dipulangkan ke rumah masing-masing,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Pria Diduga Kader PBB, Ditemukan Tewas di Rumahnya
Sinergi Satpol PP Bersama Bapenda Makassar Tertibkan Baliho yang Melanggar
2.150 Aparat Gabungan Amankan Hari Buruh Hari ini
Barru Terendam Banjir, Dua Jalan Poros Tak Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat
Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Diduga Gantung Diri, IRT Asal Desa Cilellang Ditemukan Tewas
Dua Keluarga Pasien Luka Tertimpa Serpihan Cor di RSUD Lapatarai
Pabentor Diduga Pengubur Orok Bayi Sempat Pinjam Linggis, Alasan Mau Kubur Kucing

Berita Terkait

Senin, 12 Agustus 2024 - 08:55 WIB

Mayat Wanita Asal Jeneponto Tersimpan Dalam Koper di Rumah Kost

Senin, 30 Januari 2023 - 09:57 WIB

H&M, IKEA, dan Brand Asal Swedia Terancam Diboikot Imbas Pembakaran Al- Quran

Kamis, 9 April 2026 - 20:45 WIB

Dua Rumah Panggung Warga Lampoko Hangus Dilalap Api

Jumat, 22 September 2023 - 15:14 WIB

SMABAR Peduli Sumbang Korban Kebakaran Warga Dusun Ele

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:06 WIB

Imbas Jalan Trans Sulawesi Ketiban Banjir, Kapolres Barru Turun Atasi Titik Macet

Rabu, 19 Maret 2025 - 12:03 WIB

Imbas Jalan Putus di Pujananting, Jenazah Anak Dibonceng Motor ke Rumah Duka

Senin, 27 Februari 2023 - 14:41 WIB

Sri Mulyani Minta Klub Moge Pegawai Pajak Dibubarkan Buntut Kasus Mario

Jumat, 20 Januari 2023 - 06:18 WIB

Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini 20 Januari 2023

Berita Terbaru

Edukasi

Empat Kepala SMA-SMK di Barru Mundur, Ada Apa?

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:42 WIB

Dilarang Curi berita