instagram youtube

Aliansi Kerakyatan Indonesia Minta Kapolrestabes Mundur, Buntut Pengeroyokan Kader HMI

admin - Penulis Berita

Kamis, 27 Juli 2023 - 21:23 WIB

Minasanews.com,Makassar – Aksi pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi kerakyatan Indonesia menggelar unjuk rasa di depan Polrestabes Makassar dan Jln. Sultan Alauddin Makassar. Kamis (27/7/2023).

Organisasi yang tergabung dalam aliansi tersebut antara lain KOMRAD, PPM, KPPM, GRD, GPAM, SPMP, CLAT, KPK, FKMI, FRI, GPMK, KAMI, GMB DAN GARIS INDONESIA.

Dihadapan Mapolrestabes Makassar, mujahidin yang bertindak sebagai jenderal menyampaikan tuntutannya melalui pengeras suara.

“Aksi yang kami lakukan merupakan bentuk ekspresi kekecewaan kami atas pengeroyokan yang mengakibatkan beberapa pengunjuk rasa luka parah di Depan PT. MANDALA. FINANCE tbk,” ungkap jenderal lapangan

Baca Juga :  87 Rumah Warga Dusun Lappadare Terancam Longsor

Chaerul selaku koordinator podium juga menyampaikan beberapa hal terkait tuntutan Aliansinya.

“Kapolrestabes Makassar harus meminta maaf secara terbuka karena lalai dalam kepemimpinannya.” Dia menyimpulkan

Setelah beberapa jam menyampaikan permintaannya, Kapolres Makassar tidak menemui pengunjuk rasa.

Mujahidin menambahkan, menurutnya Kapolrestabes Makassar sangat tidak humanis terhadap massa aksi.

Selang beberapa jam, massa aksi berpindah ke Jalan Sultan Alauddin Makassar depan kampus 1 Uin Alauddin Makassar untuk melanjutkan aksi unjuk rasa yang direncanakan.

Baca Juga :  Ketujuh Korbàn Tewas KM Reski Kalangan Perempuan

Terlihat jalan Sultan Alauddin macet total akibat blokade yang dilakukan oleh pengunjuk rasa yang memblokir jalan.

Kormim mengatakan pemblokiran jalan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dengan kinerja Polrestabes Makassar dalam penanganan Unras.

Ia menambahkan, pihaknya menyerukan pengusutan tuntas dalang pengoroyokan dan meminta Kapolri mengevaluasi kinerja Polda Sulsel dan jajarannya.

Setelah beberapa jam berpidato, mereka bubar dan mengatakan akan tampil unras lagi dengan massa yang lebih banyak. Tutup mujahidin

Salah satu redaktur Minasa news meminta tanggapan Kapolrestabes via  WhatsApp namun tak ada jawaban.

Berita Terkait

Tragis, IRT Diduga Tewas Bunuh Diri Usai Gantung Putranya Dibawah Pohon
Lima Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado
PDAM Makassar Lakukan Pengurasan IPA 3 Antang, Warga Manggala Diimbau Menampung Air
Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Warung Kontrakan
PT Semen Tonasa Turunkan Tim TRC dan Sortir Persediaan Dapur Umum Untuk Korban Banjir
Ritual Situs Pettabulue Berujung Maut, 9 Tewas dan 8 Luka Tertimpa Pohon Tumbang
Heboh Orok Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap Dibuang di Pallateang
Pergi Cari Kerang di Sungai Sikapa, Perempuan Ini Ditemukan Tewas Tenggelam

Berita Terkait

Minggu, 9 Februari 2025 - 16:35 WIB

Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi di Barru, Jalur Pekkae-Buludua Air Setinggi Lutut

Jumat, 22 November 2024 - 04:45 WIB

Gabungan Tiga Komisi DPRD Barru Bahas Renja 2025

Senin, 13 Mei 2024 - 19:55 WIB

Berlayar 11 Hari Dari Sailus Tujuan Bima, KM Danial Jaya Hilang Kontak

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:22 WIB

Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:33 WIB

Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok

Minggu, 22 Januari 2023 - 12:11 WIB

Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Sabtu, 11 Februari 2023 - 10:01 WIB

Angin Kencang Melanda Dusun Carangki Maros, Beberapa Rumah Warga Rusak

Jumat, 19 Mei 2023 - 15:04 WIB

Satpol PP BKO Mariso Mediasi Pedagang Kaki Lima yang Gunakan Fasum

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita