instagram youtube

Jelang Ramadhan Telur dan Daging Ayam Mendadak Naik di Makassar

admin - Penulis Berita

Senin, 20 Maret 2023 - 09:45 WIB

Minasanews.com, Makassar – Harga telur ayam dan daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Makassar, Sulawesi Selatan, naik menjelang Ramadan. Kenaikan harga tersebut bervariasi mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000 per kg.

Tercatat, harga telur di Pasar Terong mengalami kenaikan rata-rata berkisar Rp3.000 yakni dari Rp45 ribu per rak, kini menjadi Rp48 ribu per rak.

“Harga telur baik semua ukuran besar, kecil dan sedang naik. Harganya kemarin itu Rp45 ribu per rak, kalau sekarang sudah Rp48 ribu,” kata pedagang telur, Arini, Sabtu (18/3).

Menurut Arini, kenaikan harga telur ayam ini disebabkan tingginya permintaan jelang bulan puasa. Kenaikan harga jual telur sendiri sudah terjadi sejak awal Maret.

Baca Juga :  Imbas Longsor, Ruas Jalan Poros Buludua-Pekkae Lumpuh Total

“Dari awal bulan sudah naik harga telur. Naiknya juga sekitar Rp3.000. Setiap bulan puasa tiba banyak permintaan pasokan telur, makanya naik harganya,” jelasnya.

Harga telur diperkirakan masih akan terus menanjak, terutama saat Ramadan yang disebabkan tinggi permintaan dari masyarakat dan pelaku usaha makanan.

Sementara itu, harga daging ayam potong juga naik menjelang Ramadan. Kenaikannya pun sebesar Rp5.000 per kg seperti yang terjadi di Pasar Daya, di mana harganya naik Rp65 ribu per kg.

Baca Juga :  Satlantas Barru Tegur Pemilik Bengkel dan Sopir Truk Parkir Dibadan Jalan

Menurut salah satu pedagang ayam potong, Wawan, penyebab kenaikan harga daging ayam potong lantaran penyaluran jumlah ayam potong dari peternak terbatas.

“Ayam yang beratnya 3,5 kg ke atas untuk sekarang sudah kurang didapat di pasaran. Hanya berat 2,5 kg yang ada dari peternak,” kata Wawan.

Terbatasnya penyaluran ayam potong tersebut, terang Wawan disebabkan harga pakan ayam naik. Imbasnya, pedagang pun terpaksa menaikkan harga ayam potongnya.

Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadan tahun ini sangat dirasakan masyarakat, salah satunya Puput yang berharap harga kembali normal.

 

 

 

Berita Terkait

Protes Mahasiswa Liukang Tangaya Saat Demo Bupati Pangkep, Sampai Kapan Warga Kepulauan Harus Selalu Dirujuk ke NTB
Ketua PMI Barru Terjun Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana
Keluarga Besar SMA, SMK dan SLB Barru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Dusun Ele
Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Pertama Ditemukan Masih Misteri
Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
RS Labuang Baji Bantah Dugaan Malapraktik Kematian Bayi
Usai Tabrak Motor, Mobil Merah Seruduk Dua Kendaraan Roda Empat
Pembunuh Sadis Belum Ditangkap, Kapolres Maros Janji Secepatnya Bekuk Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:14 WIB

Ini Alasan Warga Pangkep Hingga Nekad Tanam Pisang Diatas Rel KA

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:58 WIB

Bupati MYL Tak Kuasa Menahan Tangis Melepas Jenazah Camat Tupabbiring

Sabtu, 7 Desember 2024 - 06:06 WIB

Cuaca Buruk Paksa KM Sabuk Nusantara 52 Balik Haluan ke Pulau Dewakang

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:07 WIB

Alumni Akmil 2023 Asal Pangkep Tewas Saat Kontak Senjata Anggota KKB

Rabu, 1 Januari 2025 - 09:20 WIB

Poros Punranga-Bulo-bulo Nyaris Putus, Jalan Beton Hampir Habis Tergerus Longsor

Senin, 1 Mei 2023 - 07:41 WIB

2.150 Aparat Gabungan Amankan Hari Buruh Hari ini

Kamis, 9 Februari 2023 - 11:17 WIB

Hasil Labfor Kepolisian Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Makassar Bukan Karena Kesengajaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 18:59 WIB

PB SEMMI Desak Rektor Mundur Bila Terbukti Dugaan Pelecehan

Berita Terbaru