Minasanews.Com.Barru— Penghuni kompleks Perumahan Guru di Jalan AM Yahya Blok B kelurahan Sumpang Binangae kecamatan Barru kabupaten Barru Minggu(2/11/2025) malam sontak dibuat heboh dengan penemuan ular piton panjang empat meter lebih yang tiba-tiba datang bertamu disalah satu rumah dinas kosong milik Pemkab Barru itu. Tak puas masuk di rumah yang sudah tak berpenghuni itu. Si Phiton itu langsung nyeberang ke tetangga rumah kosong tersebut.
Warga di kompleks yang dikenal kawasan Perumgu ini merasa was-was dengan adanya ular piton yang berani gentayangan. Apalagi si ular paling ditakuti itu datang malam-malam. Warga yang mengetahui keberadaan ular yang sangat panjang ini langsung menghubungi Petugas Damkar Pemkab Barru.
Tidak lama setelah menerima laporan warga. Beberapa petugas Damkar datang ditempat kejadian perkara langsung mendekati kemudian menangkap ular itu.
Salah seorang warga Kompleks Perumahan Guru di jalan AM Yahya, Muhammad Fadli yang dihubungi membenarkan adanya penemuan ular phiton berukuran sangat panjang. Ular itu pertama kali masuk disalah satu rumah kosong kemudian langsung menyeberang ke rumah lain.
“Ular Piton pertama kali masuk di rumah yang pernah dihuni Pak Mustamin pensiunan Tata Usaha SMPN 1 Barru. Tetapi rumah itu sudah kosong karena penghuninya sudah lama pindah ke Lembae,” ujar Fadli.
Kompleks Perumahan Guru saat ini sudah banyak yang tak berpenghuni. Fadli berharap rumah kosong ini dibersihkan karena rawan jadi sarang ular. “Terbukti dengan hadirnya binatang buas seperti ular yang bisa membahayakan warga,” harapnya.
Sekretaris Kasatpol PP dan Damkar Pemkab Barru, Adi Patria yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan ular piton dengan perkiraan panjang sekitar 4 meter lebih.
“Penangkapan ular piton sepanjang 2025 ini merupakan yang terpanjang karena ular serupa yang diamankan Tim Damkar di Rumah Kadis PMD beberapa bulan lalu memiliki panjang sekitar 3 meter,” ucap Adi Patria.
Ular Piton yang ditangkap tadi malam sudah kita amankan di Rescue Center. Kata Adi ular sebesar itu sudah bisa memangsa seekor sapi. “Begitu pula manusia juga bisa ditelan ular Phiton yang sudah seperti itu ukuran besarnya. Kita berharap warga lebih berhati-hati dan waspada dengan binatang buas seperti ular,” pungkasnya.( Udi)





















