instagram youtube

Ibu Hamil Asal Pulau Sailus Pangkep Meninggal di Kapal Saat Dievakuasi ke Pulau Lombok

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:33 WIB

Minasanews.Com.Pangkep— Peristiwa miris menimpa seorang ibu hamil, Nur Jannah(29) bersama bayi yang dikandungnya, dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi melalui kapal dari Pulau Sailus di Kepulauan Liukang Tangaya menuju salah satu Rumah Sakit di Pulau Lombok Provinsi NTB.

Kabar meninggalnya warga Pulau Sailus yang merupakan pulau terluar di kecamatan Liukang Tangaya kabupaten Pangkep ini, sangat ironis dengan keberadaan Rumah Sakit Pratama di Pulau itu yang dibangun dengan nilai lebih dari Rp 41 milyar , tetapi belum bisa memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

Terbukti sebelum ibu hamil ini dibawah ke Pulau Lombok, Minggu(25/3/2024), Almarhumah itu sempat dirawat di Puskesmas di Pulau Sailus, namun kondisinya yang semakin menurun sehingga berusaha dibawah ke RS di Pulau Lombok dengan menggunakan kapal laut.

Wahyudi salah seorang warga Pulau Sailus, Kecamatan Liukang Tangaya, mengungkapkan bahwa, Nur Jannah (29) yang merupakan warga Kampung Kappe, Pulau Sailus ini meninggal dunia di atas kapal yang ditumpanginya.

Baca Juga :  Suardi Jabarkan Empat Instruksi Gubernur Saat Apel Perdana ASN Pasca Cuti Lebaran

” Kondisi yang dialami Nur Jannah Ini sangat ironis, karena di pulau kami ada rumah sakit baru yang sudah diresmikan namun sayangnya tidak bisa digunakan. RS Pratama di pulau itu, justru tidak mampu melayani pasien. Keadaan Ini patut disesalkan, karena pasien semestinya harus dirawat di RS Sailus. Tetapi dengan sangat terpaksa dirawat di Puskesmas. Lalu akhirnya dievakuasi lagi ke Pulau Lombok,” ungkap Wahyudi.

Warga Sailus, Wahyudi sangat menyesalkan kehadiran rumah sakit yang telah menghabiskan anggaran hingga Rp 41 miliar, namun sama sekali tidak berfungsi untuk pelayanan kesehatan.

“Warga Sailus berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Harapan kami ke
pihak Pemkab Pangkep agar lebih intens memberikan perhatian untuk sektor kesehatan bagi warga Pulau. Di kepulauan Liukang Tangaya ini sudah sering ada warga tidak bisa ditolong nyawanya karena keterbatasan fasilitas kesehatan,” bebernya.

Pihak Dinas kesehatan, lanjut Wahyudi. Seharusnya bertindak cepat untuk memfungsikan RS Pratama yang dibangun dengan anggaran puluhan milyar, tetapi belum difungsikan dengan baik. Pemerintah kabupaten harus melengkapi peralatan dan tenaga kesehatan yang memadai agar pasien tidak lagi dirujuk keluar, Provinsi,” bebernya.

Baca Juga :  Travo PLN Meledak, Debat Paslon Bupati dan Cawabup Barru Terhenti Gegara Lampu Padam

Sementara itu Sekretaris Dinas Kesehatan Pangkep, Mansyur mengatakan bahwa pasien yang dirujuk ke RS di Lombok karena pulau itu lebih dekat jaraknya. Almarhumah saat dirujuk ke Lombok itu didampingi oleh petugas. Hanya saja terhambat dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrim untuk sampai lebih cepat ke Pulau Lombok.

“Saat pasien dirujuk ke pulau Lombok didampingi langsung petugas, hanya karena faktor cuaca buruk sehingga kapal yang ditumpangi tidak bisa sampai ke Lombok karena cuaca yang sangat ekstrem,” ucap Mansyur.

Selain itu Mansyur tak menampik jika RS Pulau Sailus belum berfungsi karena keterbatasan tenaga medis. “Kondisi ini merupakan salah satu hambatan untuk memberikan pelayanan kesehatan di pulau tersebut,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Maraknya Isu Penculikan Anak, Kapolrestabes Makassar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Massa Aksi Blokade DPRD Provinsi, Mendesak Reklamasi Lae-Lae Dihentikan
Kebakaran di Dusun Ele, Satu Tewas Terpanggang Api, Lima Luka Terbakar
Berlayar 11 Hari Dari Sailus Tujuan Bima, KM Danial Jaya Hilang Kontak
Hasil Labfor Kepolisian Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Makassar Bukan Karena Kesengajaan
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Dari Dalam Jurang 200 Meter
87 Rumah Warga Dusun Lappadare Terancam Longsor
Dinsos Upayakan Bantuan Dana Usaha, Prioritaskan buat Keluarga Anak Jalanan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Februari 2025 - 23:30 WIB

PT Semen Tonasa Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Pulau Sarappo

Minggu, 23 Maret 2025 - 20:43 WIB

Diduga Gantung Diri, IRT Asal Desa Cilellang Ditemukan Tewas

Sabtu, 30 November 2024 - 12:02 WIB

PT Semen Tonasa Bantu Korban Kebakaran di Kampung Mattoangin

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:17 WIB

Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Gunung Bulusaraung

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:51 WIB

Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Warung Kontrakan

Senin, 24 April 2023 - 19:01 WIB

Trans Studio Mall Makassar Kebakaran, Pengunjung Lari Menyelamatkan Diri

Jumat, 3 Februari 2023 - 12:55 WIB

Polda Sulsel : Percobaan Bunuh Diri Ternyata Ingin Uji Kekebalan

Senin, 23 Desember 2024 - 20:58 WIB

Polres Barru Bantu Bersih-bersih Sisa Lumpur Rumah Warga Pasca Banjir

Berita Terbaru

Daerah

Dandim 1405 Irup Hari Lahir Pancasila di Barru

Senin, 1 Jun 2026 - 16:43 WIB

Dilarang Curi berita