instagram youtube

Jubir INIMI: Kami Optimis Lanjut ke Tahap Pembuktian di MK

admin - Penulis Berita

Jumat, 31 Januari 2025 - 22:58 WIB

Minasanews.com,Makassar- Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan dismissal terkait sengketa Pilkada Makassar 2024 pada 4–5 Februari 2025. Keputusan ini akan menentukan apakah gugatan pasangan Indira Jusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi Amir Uskara (INIMI) akan berlanjut ke tahap pembuktian atau tidak.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara INIMI, Husnul Mubarak, menyatakan keyakinannya bahwa gugatan mereka akan diterima.

“Kami memiliki bukti kuat, termasuk dugaan pemalsuan tanda tangan dan pemilih yang tidak bisa menggunakan hak suaranya. Kami optimis gugatan ini akan masuk ke tahap pembuktian di MK,” ujarnya, Jumat (31/1/2025) malam.

Lebih lanjut, Husnul mengkritik tim hukum pasangan Appi-Aliyah (MULIA), yang menurutnya tidak memahami materi gugatan dengan baik.

“Pengacara MULIA gagal paham total. Mereka menanggapi materi yang berbeda dari yang ada dalam petitum gugatan kami. Ini sangat lucu,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tim INIMI telah menyertakan bukti jelas mengenai dugaan pemalsuan tanda tangan di 1.877 TPS di Makassar, yang menurut mereka merupakan bagian dari pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Baca Juga :  Simak Profil Jubir Aktivis Pemuda Mulia di Pilwalkot Makassar !

“Kami menyampaikan bukti dugaan pemalsuan tanda tangan di 308 TPS, tetapi mereka malah menanggapi seolah hanya terjadi di 39 TPS. Ini menunjukkan mereka tidak memahami data dengan benar,” tambahnya.

Selain itu, Husnul menyoroti strategi tim hukum MULIA yang lebih banyak menyerang secara personal daripada membahas substansi gugatan.

“Kami menyayangkan bahwa mereka lebih fokus pada aspek verbal terkait hubungan kekeluargaan Wali Kota daripada membahas pokok masalah dalam gugatan,” tegasnya.

Berdasarkan perhitungan tim INIMI, tanpa dugaan kecurangan tanda tangan palsu, hasil Pilkada Makassar seharusnya menunjukkan kemenangan bagi pasangan mereka dengan perolehan suara 42,46%, diikuti oleh SEHATI (31,01%), MULIA (23,03%), dan AMAN (3,50%).

Dengan keyakinan atas bukti yang mereka ajukan, tim INIMI berharap MK menerima gugatan mereka dan menetapkan pemungutan suara ulang (PSU). Keputusan MK dalam putusan dismissal akan menjadi langkah awal yang menentukan apakah dugaan pelanggaran tersebut akan diuji lebih lanjut.

A. Dugaan Temuan Tanda Tangan Palsu

  1. Temuan Dugaan Tanda Tangan Palsu Terkecil: 60 TTD
  2. Temuan Dugaan Tanda Tangan Palsu Terbesar: 310 TTD
  3. Temuan Dugaan Tanda Tangan Palsu dengan Frekuensi Tertinggi: 60 hingga 142 TTD per TPS
  4. Rata-Rata Dugaan Tanda Tangan Palsu Per TPS:
    • (60 + 142) / 2 = 101 TTD per TPS
  5. Total Dugaan Tanda Tangan Palsu di Pilkada Kota Makassar:
    • 101 x 1.877 = 189.577 TTD Palsu
  6. Jumlah Total Pemilih dalam C-Rekap: 599.092 Pemilih
  7. Persentase Dugaan Tanda Tangan Palsu:
    • 189.577 / 599.092 = 31,64%
Baca Juga :  Ketua DPD Nasdem Barru Beri Spirit Kemenangan Untuk Ulfah-MHG

B. Temuan Presentase Dugaan Kesengajaan Tidak Diedarkannya Undangan Pemilih (Saksi)

  1. Pemilih Mulia = 0%
  2. Pemilih Sehati = 10%
  3. Pemilih INIMI = 90%
  4. Pemilih Aman = 0%

C. Komposisi Pemenang yang Seharusnya Jika Tidak Ada Kecurangan TSM

  1. Mulia:
    • 54,72% → 54,72% – 31,64% = 23,03%
  2. Sehati:
    • 27,85% + (10% × 31,64%) = 31,01%
  3. INIMI:
    • 13,98% + (90% × 31,64%) = 42,46%
  4. Aman:
    • 3,50% (tidak berubah)

D. Urutan Pemenang Tanpa Kecurangan Tanda Tangan Palsu

  1. INIMI = 42,46%
  2. Sehati = 31,01%
  3. Mulia = 23,03%
  4. Aman = 3,50%

E. Perbandingan Dengan Survey Minggu Terakhir Jelang Pencoblosan

  1. INIMI = 40,35%
  2. Sehati = 30,15%
  3. Mulia = 22,10%
  4. Aman = 4,40%
  5. SV = 3,00%

Berita Terkait

Komisi II DPRD Barru Audience Kelompok Tani Lampoko
Jelang Pilgub Aliansi Masyarakat Sulsel untuk Pilkada Damai, Sikapi Penolakan Bacagub
Ganjar di Elu-elukan Presiden saat Hadiri Peringatan OTDA di Makassar
Hak Angket Tidak Efektif, Literatur Institut: Banyak yang Lebih Prioritas
Warga Desa Gattareng Nilai Kampanye dokter Ulfah-MHG Paling Ramai Dibanding Paslon Lain
Kohati Cabang Makassar Deklarasikan Riska Kandidat Ketua Kohati Terkuat PB HMI
Pemilu 2024 Rawan e-Money Politic, PR Berat Komisioner Baru Bawaslu Sulsel
Debat Kedua Pilkada Barru Digeser Dari Gedung ke Hotel Bintang 4
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 27 September 2024 - 16:45 WIB

Dilatih Narasumber Profesional, Tim Relawan Gen Z U-22 dokter Ulfah-MHG Gelar Make Up Class

Rabu, 9 Oktober 2024 - 18:59 WIB

Ribuan Anggota Satgas STB Community Siap All Out Menangkan dokter Ulfah-MHG

Minggu, 12 Maret 2023 - 09:46 WIB

Sah! Firdaus Terpilih Aklamasi Pimpin IAP Provinsi Sulawesi Selatan

Minggu, 8 Desember 2024 - 18:05 WIB

Raih 121.892 Suara, Chaidir Syam-Muetazim Mansyur Terpilih Bupati dan Wabup Maros

Minggu, 17 November 2024 - 14:19 WIB

Dua Eks Calon Bupati Barru Ajak Warga Pujananting Pilih dokter Ulfah-MHG

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:46 WIB

Pendaftar Ke Empat Diparpol Ini, Andi Ina Kartika Harap Dukungan PKS

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:01 WIB

Guru Mengaji, Imam Masjid dan Pegawai Syara Pilih Tetap Setia Dukung Ulfah-MHG

Selasa, 26 November 2024 - 05:12 WIB

KPU Barru Pilih Tiga Kecamatan Terjauh Distribusi Logistik Tahap Pertama

Berita Terbaru

Peristiwa

Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Sumpang Binangae

Senin, 8 Jun 2026 - 22:13 WIB

Dilarang Curi berita