instagram youtube

PMI Barru Salurkan Bantuan 130 Liter Air Bersih dan Alat Sanitasi

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Minasanews.Com.Barru — Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten Barru bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru terus memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Ketua PMI Kabupaten Barru Muhammad Yulianto Badwi turun langsung dalam kegiatan Distribusi Air Bersih dan Promosi Kebersihan: Bijak Menggunakan Air, bagian dari Operasi Kemanusiaan Kekeringan 2026, di Lingkungan Padongko, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Selasa sore (18/8/2026).

Bukan sekadar menyerahkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mendengar kondisi masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai penggunaan air secara bijak, kebersihan air, dan pentingnya menjaga kesehatan selama musim kemarau.

Bupati Andi Ina Kartika Sari hadir menyapa warga dan memastikan distribusi bantuan berlangsung tertib serta merata. Bersama Ketua PMI Kabupaten Barru dan pengurus, Sekda Barru, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Barru, Ketua PMI Kecamatan Barru, Bupati turut mengikuti sosialisasi mengenai pemanfaatan air bersih dan promosi kebersihan.

Dalam sosialisasi tersebut, Ketua PMI Kabupaten Barru Muhammad Yulianto Badwi mengatakan masyarakat perlu tetap siaga karena kemarau diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. PMI berharap hujan mulai turun pada Oktober atau awal November sehingga tekanan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat dapat berkurang.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Barru Gandeng Politeknik STIA LAN Makassar

“Bapak, Ibu, harus ki semua siaga dalam menghadapi kemarau yang panjang,” ujar Yulianto.

Menurutnya, Padongko menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena pada musim kemarau masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih.

Melalui program PMI Provinsi, Kabupaten Barru menjadi salah satu dari enam kabupaten yang mendapatkan dukungan distribusi air bersih. Program tersebut telah berjalan sekitar dua pekan dan menjangkau tiga kecamatan dengan tujuh titik layanan.

Hingga kegiatan berlangsung, PMI Kabupaten Barru telah mendistribusikan sekitar 130.000 liter air bersih, dengan rata-rata penyaluran mencapai 10.000 hingga 15.000 liter per hari.

Yulianto menegaskan, bantuan air bersih perlu diikuti perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan air.

“Bijak ki menggunakan air. Jangan sampai air minumta kurang,” pesannya.

Ia mengajak masyarakat memprioritaskan air untuk kebutuhan minum. Sementara kebutuhan mandi, mencuci, dan aktivitas rumah tangga lainnya dilakukan secara efisien.

“Intinya mandi itu bukan banyak air, intinya mandi itu bagaimana badan bersih dan sehat,” jelasnya.

Menurut Yulianto, kondisi cuaca yang panas juga perlu diikuti dengan perhatian terhadap kecukupan cairan tubuh. Masyarakat diingatkan agar tidak sampai kekurangan air karena kondisi tersebut dapat menyebabkan dehidrasi.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi panas dan kurangnya asupan air perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada kesehatan. Dalam sosialisasinya, Yulianto turut mengingatkan masyarakat mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebagai salah satu gangguan kesehatan yang perlu diperhatikan dalam kondisi tersebut.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Suardi Semangati Korban Kebakaran

Edukasi juga diarahkan pada kebersihan tempat penyimpanan air. Tandon, ember, dan bak air harus dibersihkan dan dijaga agar tidak menjadi sumber pencemaran.

Khusus air untuk konsumsi, wadah harus dipastikan bersih, tertutup, dan jauh dari tempat sampah maupun bahan yang berpotensi mencemari air.

“Wadah untuk yang diminum jangan sampai terkontaminasi,” kata Yulianto.

Masyarakat juga diingatkan memastikan keran tertutup dengan baik agar tidak ada air yang terbuang percuma.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Barru turut membagikan ember kepada masyarakat untuk mendukung pemanfaatan dan penyimpanan air bersih.

Bupati Andi Ina Kartika Sari mengapresiasi langkah PMI yang menghadirkan bantuan sekaligus edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, menghadapi kemarau membutuhkan kerja bersama, bukan hanya antara pemerintah dan PMI, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan menggunakan air secara bertanggung jawab.

Operasi Kemanusiaan Kekeringan 2026 menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih sekaligus semakin sadar bahwa setiap tetes air perlu digunakan secara bijak, terutama selama musim kemarau.( Udi)

Berita Terkait

Pemkab Gelar Dzikir dan Do’a Bersama, Suardi Harap Pemilu Damai
Siasati Perubahan Iklim, Pemkab Barru Geser Jadwal Tanam Padi Modern ke Oktober
TMMD Solusi Inovatif dan Efektif Maksimalkan Sumber Daya
Peringati Hari Bumi, Bupati Barru Tanam dan Sedekah 32.995 Pohon
Jelang Pensiun, Abubakar Akhiri Jabatan Pj Sekda
Ketua DPRD Sulsel Awasi Pelaksanaan APBD dan Jaring Aspirasi Warga Barru
Sekda Barru Nilai Pengarusutamaan Gender Kurang Dalam Akselerasi Pembangunan
Bupati MYL Minta Penerima Bantuan Tidak Jual Bak Air

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Sukses Kibarkan Merah Putih, Ini Sosok Petugas Paskibraka HUT ke 81 RI di Barru

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:13 WIB

Bupati Andi Ina Siap Jadi Narasumber Talkshow DPC PIM Makassar

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:24 WIB

Bupati Andi Ina Soroti Minat Baca Al Qur’an Masih Rendah

Minggu, 10 Desember 2023 - 06:11 WIB

DPRD Barru Kirim Dua Tim Kunker Ranperda RTRW

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:12 WIB

Bupati Andi Ina Beri Tugas Khusus Kadis Kominfo Demi Sukseskan Layanan Call Center 112

Selasa, 18 November 2025 - 12:11 WIB

Ini Tujuh Pelanggaran Paling Diincar Operasi Zebra Pallawa 2025

Sabtu, 27 April 2024 - 20:11 WIB

Paripurna Dewan Kritisi LKPJ, Gegara PAD OPD Tidak Maksimal

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:07 WIB

Dipimpin Ketua DPRD Barru, Rapat Bamus Awal Mei Jadwalkan Sejumlah Agenda

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita