instagram youtube

Produksi Gabah Anjlok, Komisi II DPRD Barru Minta Penjelasan Distan

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 3 Mei 2023 - 13:42 WIB

Minasanews.Com.Barru— Pihak Komisi II menilai saat ini produksi gabah di kabupaten Barru turun drastis. Kekhawatiran akan nasib petani dengan anjloknya produksi gabah ikut menuai keprihatinan para anggota Komisi II sehingga mengagendakan rapat kerja bersama Dinas Pertanian.

Agenda raker ini sebelumnya sudah dijadwalkan melalui rapat Bamus yang digelar sehari sebelum Komisi II melakukan raker bersama Distan.

Raker tersebut dipimpin Sekretaris Komisi II Syamsu Rijal didampingi anggota Komisi II lainnya, H Muhammad Akil dan Fajar Fitrawan dan dihadiri Kadis Pertanian Ahmad bersama beberapa pejabat distan.

Sekretaris Komisi II Syamsu Rijal yang ditemui usai memimpin raker menyatakan pihak Distan terkesan memberikan alasan klasik terkait turunnya produksi gabah

Baca Juga :  Plt Ketua TP PKK Barru Urai Berbagai Tujuan Digelar Lomba Desa Kelurahan

“Anehnya Distan mengkambing hitamkan faktor cuaca ekstrim dan iklim yang memberikan pengaruh terhadap anjloknya produksi gabah secara drastis,” ujar Syamsu Rijal.

Meski begitu, Komisi II melalui Sekretarisnya menyatakan pihaknya tidak serta merta menerima alasan yang dikemukakan pihak Distan yang hanya menyalahkan faktor cuaca dan iklim.

Padahal kita perlu telusuri diluar faktor cuaca dan iklim. “Kami harus mengetahui apa upaya Distan diluar alasan cuaca yang menjadi penyebab menurunnya produksi gabah petani. Tentu harus diketahui jenis varietas, pemupukan, kondisi air dan kualitas tanah.

Baca Juga :  Gubernur ASS Dijadwalkan Nginap di Barru dan Malming Temu Kades

Pihak Distan juga agak diragukan pengakuan seperti yang dijelaskan Kadis Pertanian Ahmad bahwa jumlah produksi gabah dalam setiap satu hektar di Barru bisa mencapai antara 7 sampai 8 ton.

Pengakuan Ahmad tidak berbanding lurus dengan hasil penelusuran Komisi II yang memperoleh informasi dari lapangan bahwa paling banter produksi gabah dalam per hektar hanya berkisar 4 ton.

“Makanya hasil raker antara Komisi II dengan pihak Dinas Pertanian akan disingkronkan agar ada solusi yang bisa diketahui, apa yang menjadi penyebab turunnya produksi gabah secara drastis,” ujar Sekretaris Komisi II ini. ( Udi)

Berita Terkait

Semarak Dies Natalis ke 71, Fakultas Hukum Unhas Gelar Sosialisasi Hukum di Pangkep
Ketua DPRD Barru Harap Tradisi Pesta Panen Majjenne-Jenne Dilestarikan
Andi Ina-Abustan Sidak Pasar Mattirowalie
Harap-harap Cemas Pejabat Pemkab Barru Jelang Pelantikan
Wabup Barru Usulkan Dua SK Tim Penanganan Stunting dan Kemiskinan Disatukan
Rapat Dengar Pendapat PT Conch Berujung Ricuh di DPRD Barru
DPRD Barru Sahkan Ranperda APBD 2024 Jadi Perda
Legislator Barru RDP Pasar Pekkae, Syahrullah Minta Assosiasi Pasar Dilibatkan

Berita Terkait

Senin, 24 Juli 2023 - 13:57 WIB

Bupati MYL Kenalkan Potensi Pangkep ke Mahasiswa.Malaysia dan Perancis

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:36 WIB

Hadiri Yudisium Santri Pòndok Modern Kurir Langit, Suardi Wakafkan Satu Unit Sepeda Motor

Kamis, 17 Agustus 2023 - 06:40 WIB

Suardi Sebut Tidak Gampang Masuk Calon Paskibraka, Harus Lolos Enam Tahapan Seleksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Ipda Fauzi Nur Alifka Dua Kali Pimpin Upacara HUT RI Kabupaten Barru

Sabtu, 23 November 2024 - 09:01 WIB

Tiga Hari Wakil Rakyat Barru Konsultasi Luar Daerah Dalam Provinsi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 19:49 WIB

Sharing Tatib Bersama Legislator Barru di DPRD Makassar Bahas Tiga Agenda

Rabu, 27 Maret 2024 - 05:24 WIB

Bupati Barru Harap Musrenbang RKPD Harus Selaras Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:47 WIB

Kaji LKPJ 2023, Legislator Barru ke DPRD Makassar

Berita Terbaru

Daerah

Barru Susun RDTR Perkotaan Tanpa APBD

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB