Minasanews.Com.Barru– Program pengembangan tanaman lombok yang diprogramkan piha Pemprov Sulsel akan ditindaklanjuti Pemkab Barru melalui program setiap ASN tanam 10 pohon lombok.
Pengembangan pola tanam cabe oleh Pemkab Barru diakui Kadis Pertanian, Ahmad saat dihubungi Selasa(12/12/2023). Menurutnya program tanam cabe ini merupakan program pemerintah Provinsi Sulsel yang ditindaklanjuti Pemkab Barru dalam rangka mengendalikan laju inflasi akibat tingginya harga cabe dipasaran.
“Dengan kenaikan harga cabe menyebabkan masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut sehingga Pemkab mengajak para ASN untuk ikut mensukseskan penanaman cabe sebanyak 10 pohon setiap ASN,” kata Ahmad.
Ahmad berharap program ASN tanam 10 pohon cabe akan menjadi solusi terbaik dalam mengatasi laju inflasi. “Bahkan dengan keikutsertaan para ASN dengan menanam cabe akan ikut mengendalikan kenaikan harga cabe dipasaran,” ujarnya.
Jika program Pemkab Barru dengan menanam cabe setiap ASN sebanyak 10 pohon cabe dan apabila dari jumlah 3.000 an hingga 4.000 an ASN yang dibawahi Pemkab Barru dan semua menanam masing-masing 10 pohon. “Berarti jumlah yang ditanam sudah bisa ikut mengendalikan harga cabe di pasar,” tandasnya.( Udi)





















