Minasanews.Co.Barru— Pasca dua kerabat dekat eks Bupati Barru Suardi Saleh berstatus pejabat eselon II memilih pindah tugas. Maka saat ini dilingkup Pemkab Barru sudah ada 10 jabatan eselon dua dikendalikan bukan pejabat defenitif.
Posisi jabatan eselon II yang lowong yakni Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda,Kadis Kependudukan dan Capil, Kepala Bapenda, Kepala Kesbang, Kadisparpora, Kasat Pol PP, Asisten II, Asisten III, Staf Ahli.
Isu mutasi kian kencang dihembuskan banyak pihak pasca Bupati Barru memiliki pemimpin baru. Andi Ina Kartika Sari bersama Wabup Abustan bakal melakukan proses mutasi dalam waktu dekat.
Percepatan proses mutasi merupakan salah satu program 100 hari pasangan Bupati dan Wabup Barru, Andi Ina Kartika Sari-Abustan. Dibeberapa kesempatan Bupati Barru Andi Ina sudah memberi signal mutasi.
Saat Penyampaian Visi dan Misi Bupati Barru Andi Ina sudah menyentil isu mutasi. Semua akan berjalan sesuai dengan aturan yang ada. “Termasuk proses mutasi akan segera dilakukan dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja para pejabat,” ujarnya dihadapan para anggota DPRD Barru.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wabup Abustan bakal segera menggelar mutasi dilingkup kabinetnya. Terkhusus pada jabatan eselon II yang saat ini banyak dijabat Pelaksana harian hingga Pelaksana Tugas.
Pasca pilkada bakal menyertakan proses mutasi. Apalagi salah satu program 100 hari pasangan Bupati Andi Ina dan Wabup Abustan akan melakukan mutasi.( Udi)





















