instagram youtube

Program Anti Mager Gubernur ASS Inspirasi Dokter Singapura

Rusdi - Penulis Berita

Senin, 27 Februari 2023 - 09:10 WIB

Minasanews.Com.Barru— Ada hikmah dibalik konsultasi yang dilakukan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman( ASS)di negara Singapura beberapa waktu lalu. Saat berhadapan dengan seorang dokter, ASS disuruh memilih mau konsumsi obat atau dengar saran dokter.

Gubernur Sulsel ASS mengaku tidak suka konsumsi obat dan cenderung memilih mendengar saran dokter yang meminta untuk rajin bergerak atau anti malas bergerak( Mager) bukan sebaliknya.

“Dari sinilah saya terinspirasi dari saran dokter yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya program Anti Malas Bergerak( Mager),” ujar ASS.

Gubernur Andalan menyebutkan hal ini disela-sela sambutannya diperingatan hari jadi ke 63 kabupaten Barru, Minggu(26/2) di lantai 6 MPP.

Menurut adik kandung mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman ini, dokter Singapura ini mengklaim bahwa orang Indonesia itu termasuk bangsa paling malas bergerak.

Klaim dokter ini membuat ASS trenyuh seolah sulit membantah klaim dokter yang mengajarkan pola hidup sehat. “Demi kesehatan dan kebaikan sedikit pun saya tidak tersinggung dikatakan bangsa paling malas bergerak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Awasi Proyek APBD Pemprov Sulsel, Ketua DPRD Sulsel Sasar Dua SMA Negeri di Barru

Justru pernyataan dokter Singapura itu menjadi inspirasi dan motivasi untuk selalu bergerak dalam setiap saat. Ada benarnya wejangan dokter itu untuk kita selalu bergerak karena ada kesan bangsa Indonesia paling suka naik kendaraan dan malas berjalan( Bergerak).

Kemana-mana naik motor hingga naik roda empat. Mau pergi beli sesuatu di toko harus pakai motor, katanya jalan-jalan ke Mall, tetapi ternyata mengendarai motor dan mobil.

Bahkan kendaraan ditunggangi hingga ke dekat tangga rumahnya. Dikhawatirkan ada yang sampai naik motor sampai ke tempat tidurnya. Padahal sejatinya kalau mau hidup sehat, maka setiap hari orang disarankan oleh dokter ini untuk jalan kaki minimal 5 kilometer sehari.

Baca Juga :  Buka Jambore Kader, Bupati MYL Ikut Senam Sehat

Selain rajin bergerak, kata ASS menambahkan, pola makan juga sangat penting diperhatikan. “Penyakit banyak timbul karena pola makan yang salah. Kurangi makanan bersantan hingga berupa gorengan agar kita semua terhindar dari kolesterol jahat( LDL) dan selalu hidup sehat,” tambahnya.

Bukan hanya terinspirasi dengan Mager. Gubernur termuda di Indonesia ini juga membeberkan salah satu program kesehatan yang siap dibangun di Makassar untuk menambah jumlah rumah sakit rujukan.

“Pemprov Sulsel akan membangun Rumah Sakit Otak, Jantung dan Kanker( OJK). Alasan mau mewujudkan Rumah Sakit OJK karena ketiga penyakit ini merupakan pembunuh manusia paling tinggi di Indonesia,” pungkasnya. ( Udi)

Berita Terkait

Fakultas Kedokteran UNHAS Chek Up Kesehatan Dasar Warga
Lima Ambulance Laut Puskesmas Pulau Pakai DAK
Hasnah Syam Ajak Warga Kiru-kiru Hidup Sehat
Miliki Golongan Darah Langka, Andi Ina Tetap Semangat Ikut Donor
Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker
Suardi Tunaikan Janji Politik Siapkan Rumah Tunggu Pasien di Tallasa City
Bupati MYL Resmikan RS Pratama, Warga Pulau Terluar Pangkep Miliki Rumah Sakit
Seluruh Kelas di BPJS Kesehatan Akan di Hapus Januari 2025

Berita Terkait

Minggu, 18 Agustus 2024 - 12:58 WIB

Pemkab Pangkep Diganjar UHC Award Madya

Jumat, 22 November 2024 - 05:52 WIB

DPRD Barru Bahas Ranperda Inisiatif Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren

Sabtu, 18 November 2023 - 21:12 WIB

Bupati MYL Siap Bantu Sekretariat Ikatan Apoteker

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:12 WIB

Wabup Abustan Akui Angka Stuntimg di Barru Naik Hampir 10 Persen

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:18 WIB

Wabup Cerita Kasus Ibu Mengeluh Bayinya Tak Mau Menyusu Gegara Ayah Perokok Berat

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:42 WIB

Program Unggulan MBG Uji Coba di Pangkep

Selasa, 11 April 2023 - 21:39 WIB

Legislator DPR RI Hasnah Syam Edukasi Tenaga Honorer Kesehatan dan Bapenda

Selasa, 8 Oktober 2024 - 12:39 WIB

FPR Sulsel Minta Polda Sulsel dan DLH Periksa Perijinan PT. Arah Enviromental Indonesia

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita