instagram youtube

23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor, Empat Ditemukan Tewas

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:54 WIB

Minasanews.Com.Cisarua— TNI Angkatan Laut saat ini sedang diselimuti duka mendalam, setelah 23 prajurit anggota Marinir yang sedang mengikuti Pra Latihan Perbatasan Indonesia-PNG, terjebak longsor di wilayah Cisarua, Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Empat diantaranya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kementerian Pertahanan bersama TNI AL melakukan konferensi pers yang dipimpin Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purn Syafri Syamsuddin didampingi Kasal Laksamana TNI AL Muhammad Ali. Dalam keterangan jenderal bintang empat Angkatan Laut. Pihak TNI terus melakukan upaya pencarian korban dan ditemukan 4 prajurit Marinir dalam kondisi meninggal dunia. “Para prajurit itu sedang mengikuti Pra latihan Persiapan Penjagaan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tetapi tiba-tiba terjadi longsor di lokasi pelatihan dan insiden bencana itu tak terhindarkan sehingga 23 pasukan Marinir TNI AL itu terjebak longsor,” ujar Laksamana Muhammad Ali.

Baca Juga :  Penghargaan KLA Pangkep Naik Tingkat Dari Kategori Pratama ke Madya

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan pihaknya menerjunkan personel Marinir, anjing pelacak, hingga drone untuk mencari 19 personel Marinir yang jadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.

Sebanyak 200 marinir diturunkan dalam pencarian hari ini.
“Kami menerjunkan sebanyak 200 personel Marinir, dengan menggunakan teknologi drone, termal, dan anjing pelacak,” kata Tunggul dilansir Antara yang dikutif dari detik.News, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan keterangan Kasal Laksamana TNI AL Muhanmad Ali kepada wartawan. Pasukan Marinir yang berjumlah 23 anggota itu mengikuti latihan persiapan untuk menjaga keamanan diperbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

Baca Juga :  DPP GMI: Dukung POLRI Operasi Berantas Jaya

Saat latihan diguyur hujan lebat selama dua hari sehingga mengakibatkan longsor disalah satu desa di Cisarua, Bandung Barat Provinsi Jabar. Kejadian tersebut secara tiba-tiba dan sulit lagi terhindar. “Untuk saat ini kita lakukan upaya pencarian dengan menurunkan 900 pasukan Marinir ke lokasi kejadian,” urai Kasal.

Selain prajurit diterjunkan untuk melakukan pencarian korban. Kata Kasal. “Pihak kita juga menurunkan sejumlah alat berar, drone hingga anjing pelacak dalam menyisir lokasi longsor,” pungkasnya.( Udi)

Berita Terkait

Menpan RB Resmikan MPP Pangkep, Bupati MYL Minta Pelayanan Dimanfaatkan Publik
Wabup Barru Jalani Retret Dua Hari di Magelang
Enam Dapur SPPG di Barru Ditutup Paksa
Wali Kota dan Wawali Makassar Hadiri Pelantikan Pengurus Pusat KKSS 2025–2030 di Jakarta
Barru Komitmen Perkuat Peran Petani dan Kelompok Usaha Demi Kesuksesan Hirilisasi
PT Semen Tonasa Borong Penghargaan Dari ESG 2024
Dukung Pengelolaan Zakat, Bupati Barru Diganjar Baznas Award
Semen Tonasa Terima Penghargaan National Lighthouse 4.0 dari Kementerian Perindustrian

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:06 WIB

Pangkep Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut

Senin, 5 Mei 2025 - 21:48 WIB

Pemkab Tanggung Tiket Jakarta Siswa SMAN 5 Barru Lolos Grand Final Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Kebijakan Nasional Jadi Acuan Penyusunan RTRW Barru 2026-2046

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:45 WIB

Wabup Barru Jalani Retret Dua Hari di Magelang

Kamis, 6 Juni 2024 - 21:29 WIB

Komisioner KPU dan Bawaslu Barru Dilapor ke DKPP

Jumat, 19 Desember 2025 - 18:12 WIB

Danpussenif TNI Puji Kehadiran Bupati Andi Ina di Hari Juang Infanteri

Rabu, 26 November 2025 - 05:15 WIB

PT Waskita FYP-KSO Pemenang Tender Proryek Sekolah Rakyat di Barru

Selasa, 11 November 2025 - 14:11 WIB

Fokus Riset dan Inovasi, BRIN Gandeng Kementerian,Pemda Hingga Danantara

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita