Minasanews.Com.Barru— Warga di dua dusun di desa Pujananting kecamatan Pujananting kabupaten Barru Jempulu melaporkan ke anggota dewan saluran air roboh dan irigasi yang rusak. Para anggota dewan dari dapil 4 (Kecamatan Tanete Riaja dan Pujananting) kemudian merespon laporan warga yang kemudian datang melakukan kunjungan kerja( kunker) ke lokasi di dusun Jempulu dan Punranga, Selasa(3/10/2023).
Kunker yang dipimpin Anggota DPRD Barru Hacing bersama Hj Hamsiati turun langsung ke lokasi mengechek saluran air yang roboh itu. Saluran air yang roboh itu diperkirakan sekitar 40 meter.
“Kami baru merespon setelah penetapan anggaran perubahan karena warga baru juga melaporkan ke dewan. Makanya kita usulkan untuk diagendakan dalam Bamus,” ujar Hacing diiyakan Hamsiati.
Pemerintah kabupaten harus segera turun tangan memperbaiki atau membangun kembali saluran air yang roboh di dusun Jempulu. Begitu pula dengan kerusakan dasar saluran air di dusun Punranga.
Apabila tidak secepatnya diperbaiki kedua sarana pertanian ini. Maka akan berdampak kepada tingkat produksi padi warga. Apalagi di kedua dusun itu memiliki ratusan hektar sawah yang mengandalkan saluran dan irigasi.
“Kami melakukan kunker, kata Hacing didampingi Hamsiati juga menyertakan pihak Instansi terkait seperti dari Dinas Pertanian dan PUPR,” imbuhnya.
Hacing juga menyayangkan keterlambatan warga melaporkan kondisi robohnya saluran air dan kerusakan irigasi kepada pihak dewan. “Meski begitu laporan warga tetap kita respon dengan mengagendakan di Bamus dan sekarang kami turun memantau bersama dinas terkait,” terangnya.( Udi)





















