Minasanews.Com.Pangkep— Keluarga besar SMA Negeri 1 Pangkep tahun ini boleh berbagga karena kembali menunjukkan prestasi melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Barru( SNPMB) tahun 2024 dan berhasil meloloskan 49 siswanya dijalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi( SNBP) diberbagai Perguruan Tinggi Negeri di Makassar dan Jakarta
Bahkan lebih membanggakan lagi salah seorang siswa dari SMA tertua di Kabupaten Pangkep ini berhasil menembus Univesitas Indonesia. Siswa tersebut bernama Zahna Joenia Sriputri. Menariknya lagi jurusan yang dilulusi Zahna bukan program studi sembarangan.

Anak seorang Wartawan ini dinyatakan diterima sebagai mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Indonesia. Ayah Zahna bernama Hamsa Sampo yang berprofesi sebagai jurnalis di kabupaten Pangkep juga dikenal sebagai seorang Udztas karena kerap diundang menyampaikan dakwah dari Masjid ke Masjid.
Salah seorang Guru Bimbingan Konseling SMAN 1 Pangkajene kabupaten Pangkep, Nurdewi Anwar yang dihubungi Sabtu(29/3/2024) membenarkan adanya salah seorang siswanya yang diterima di jurusan Arsitek Universitas Indonesia melalui jalur SNBP.
“Siswa kami yang lolos SNBP di Universitas Indonesia bernama Zahna Joenia Sriputri berasal dari Kelurahan Minasa Te’ne( Misten). Selain Zahna ada juga tiga siswa yang lolos ke jurusan Kedokteran di Unhas. Satu siswa jurusan Pendidikan Kedokteran, satu Kedokteran Gigi dan satu siswa lainnya lolos di Kedokteran Hewan UNHAS,” kata Dewi.

Nurdewi juga menambahkan jika tahun ini ada 49 siswa SMA Negeri 1 Pangkajene yang dinyatakan diterima melalui jalur SNPMB. “Tahun lalu jumlah yang diterima dari SNBP sebanyak 50 siswa. Tetapi tidak ada yang tembus di Universitas Indonesia dan Pendidikan Kedokteran UNHAS. Alhamdulillah tahun ini ada siswa yang lulus di Universitas bergengsi di Indonesia,” terangnya.
Secara terpisah Hamza Sampo, orang tua Sahna yang dihubungi mengakui jika anak ketiganya yang duduk di Kelas XII MIPA 4 berhasil diterima di Jurusan Arsitek Fakultas Teknik Universitas Indonesia.
“Zahna ini Anak ke 3 dari 4 bersaudara tertanggal lahir 27 Juni 2006 dan saat sekolah di SMANSA memiliki
Prestasi juara 1 lomba P 5 se kabupaten Pangkep, nilai tertinggi di kelas hingga sekarang, pernah wakili sekolah dalam lomba Olimpiade Matematika se Kabupaten Pangkep dan beberapa lomba lainnya.
Jurusan yang dilulusi memang cita-citanya sendiri,” kata Hamza.( Udi)





















