Kunjungan ini bukan tanpa alasan. Munafri, yang akrab disapa Appi, memanfaatkan momentum ini sebagai bentuk silaturahmi balasan setelah Christopher Green lebih dulu datang ke Makassar bulan lalu. Selain mempererat hubungan, agenda utama pertemuan ini adalah membuka peluang kerja sama strategis, khususnya di bidang pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, serta investasi bisnis.
“Kami ingin memperkuat hubungan yang sudah terjalin, sekaligus menggali potensi kerja sama baru, termasuk program beasiswa dan peluang investasi di Makassar,” ujar Munafri usai pertemuan.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari agenda Munafri dalam rangkaian keikutsertaannya di Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII di Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat penting seperti Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Helmy Budiman, Kepala Bappeda, Andi Zulkifli Nanda, serta tim ahli dari Pemkot Makassar.
Sebelumnya, hubungan antara Makassar dan perwakilan Amerika Serikat telah diperkuat lewat peresmian American Corner di Nipah Mall pada Februari lalu. Fasilitas ini menjadi yang pertama di kawasan Indonesia Timur yang ditempatkan di pusat perbelanjaan umum, sebagai upaya untuk mendekatkan budaya dan inovasi Amerika kepada masyarakat luas.
Menurut Munafri, Makassar memiliki potensi besar dalam sektor bisnis, pariwisata, dan pendidikan. Ia berharap, dengan semakin banyaknya perhatian dari pihak luar negeri, kota ini bisa menjadi magnet investasi sekaligus pusat pertukaran pengetahuan yang dinamis.
“Kita harus mampu menyinkronkan berbagai peluang dari luar agar bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Makassar,” tegasnya.





















