instagram youtube

Pemkab Barru Dorong Gerakan Tanam Cabai Hingga Pelosok Desa

Rusdi - Penulis Berita

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:11 WIB

Minasanews.Com.Barru— Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Barru yang dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru. Kegiatan launching tersebut berlangsung di Halaman Kantor Daerah Kabupaten Barru, Rabu (11/03/2026).

Gerakan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus upaya pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas cabai yang kerap menjadi penyumbang utama inflasi karena termasuk kelompok volatile food atau komoditas yang harganya sangat fluktuatif.

Pelaksanaan gerakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Barru Nomor 100.3.4.2/313/Bag. Perekonomian tentang Gerakan ASN Menanam Cabai di Kabupaten Barru.

Melalui program tersebut, Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Barru akan mendistribusikan bibit cabai kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ditanam di pekarangan kantor masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan bahwa komoditas cabai seringkali menjadi salah satu faktor utama penyebab inflasi daerah. Tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan, terlebih pada kondisi cuaca ekstrem, membuat harga cabai sering melonjak tajam.

“Gerakan tanam cabai ini adalah salah satu bentuk keseriusan kita dalam mengendalikan inflasi. Kita memiliki banyak lahan kosong di lingkungan perkantoran yang selama ini hanya ditumbuhi tanaman liar. Saya ingin lahan-lahan tersebut diubah menjadi lahan produktif yang mampu menghasilkan,” ujar Bupati Barru.

Baca Juga :  Ketua DPRD Barru Saksikan Pengukuhan Bunda PAUD

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan menanam cabai sebagai aktivitas yang produktif sekaligus menyenangkan.
“Kepada seluruh ASN saya berharap agar segera merealisasikan penanaman cabai di pekarangan kantor masing-masing. Jadikan ini bukan sebagai beban, tetapi sebagai hobi baru yang produktif dan bernilai ekonomis,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati Barru juga meminta para Kepala OPD dan Camat agar aktif memantau serta mengevaluasi pelaksanaan gerakan tersebut di unit kerja masing-masing.

Menurutnya, jika gerakan ini dilakukan secara serius dan berkelanjutan, maka dalam waktu sekitar tiga bulan cabai sudah dapat dipanen dan dimanfaatkan oleh ASN maupun masyarakat.
“Kalau kita menanam dalam jumlah banyak, kita tidak perlu lagi membeli cabai di pasar. Silakan nanti dipetik dan dibawa pulang untuk dinikmati bersama keluarga. Bahkan jika produksinya melimpah, bisa menjadi sumber tambahan pendapatan,”tambahnya.

Bupati Barru juga mendorong agar gerakan tanam cabai ini diperluas hingga ke tingkat kecamatan dan desa, termasuk memanfaatkan lahan tidur milik masyarakat agar lebih produktif.
Ia berharap gerakan ini dapat menjadi momentum kebangkitan kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Barru serta memperkuat semangat gotong royong dalam mengendalikan inflasi daerah.

Baca Juga :  Nakhoda Baru Siap Benahi PDAM Tirta Waesai Barru

“Mari kita jadikan gerakan ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Dengan semangat kebersamaan dan keteladanan dari seluruh ASN, saya yakin kita mampu mengendalikan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Barru menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung gerakan tersebut dengan menyediakan bibit cabai serta pendampingan teknis bagi OPD yang akan melakukan penanaman.

Berdasarkan data yang ada, saat ini pengembangan tanaman cabai di Kabupaten Barru telah mencapai sekitar 131 ribu populasi tanaman yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di berbagai wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, para Asisten Setda Barru, Staf Ahli, para Kepala OPD, Camat Barru, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Barru serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah.( Udi)

Berita Terkait

Even Bhayangkara Off Road Dongkrak Ekonomi dan Wisata Daerah Barru
Napak Tilas Garongkong-Paccekke Tahun Pertama Masa Kepemimpinan Andi Ina-Abustan
Enam Wakil Fraksi DPRD Barru Bedah Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah
Suardi Sebut Pramuka Solusi Pembangunan Karakter
Legislator Barru RDP Pasar Pekkae, Syahrullah Minta Assosiasi Pasar Dilibatkan
Diskominfo Barru Perkuat Tata Kelola PPID Sesuai Standar Nasional
Pasca Tertunda, DPRD Barru Jadwalkan Kamis Penyerahan KUA-PPAS APBD 2024
Dewan Bersama Bawaslu Audience Bahas Pemilu 2024

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:15 WIB

Dikucur Anggaran Inpres Jalan Daerah, Bupati MYL Ucap Terima Kasih ke Jokowi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:19 WIB

Kades Barru Ikut Retret Pembangunan Desa

Sabtu, 1 Juli 2023 - 19:03 WIB

Suardi Nilai Polres Ciptakan Kondisi Barru Aman Kondusif

Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:39 WIB

Tugu Jam Mahal Pakai APBD Rp 2,2 Milyar Dikritik Warga

Jumat, 22 November 2024 - 09:00 WIB

Lima Tugas Bamus DPRD Barru Dipimpin Syamsuddin Muhiddin

Senin, 17 Juni 2024 - 11:17 WIB

Dua Pansus Ranperda Inisiatif DPRD Barru Kunker ke Sulbar

Selasa, 22 April 2025 - 07:31 WIB

Wakil Rakyat Barru Kunker di Makassar Sasar Dua Lembaga

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:00 WIB

Sukses Layani KB, Barru Raih Dua Penghargaan Terbaik di Wajo

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita