instagram youtube

Polsek Bontoala Dikecam, Diduga Tetap Lanjutkan Penyidikan Meski Polda Sulsel Rekomendasikan Penghentian

admin - Penulis Berita

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:10 WIB

Minasanews.com,Makassar- Polemik hukum mencuat setelah sebuah perkara dugaan penggelapan yang ditangani  Polsek Bontoala tetap berjalan, meski Polda Sulawesi Selatan melalui gelar perkara khusus telah mengeluarkan rekomendasi penghentian penyidikan. Keputusan Polsek ini menuai sorotan dan kecaman karena dianggap bertentangan dengan arahan institusi di tingkat provinsi.

Terlapor dalam kasus ini mengaku sudah menyerahkan bukti mutasi rekening yang membantah tuduhan, bahkan menyebut telah menjalani penahanan selama kurang lebih 30 hari di Polsek Bontoala. Ia menilai langkah penyidikan yang tetap berlanjut meski ada rekomendasi penghentian sebagai bentuk ketidakadilan.

“Saya punya surat rekomendasi dari Polda Sulsel agar penyidikan dihentikan, tapi sampai sekarang kasus ini masih berjalan. Saya merasa ada upaya kriminalisasi terhadap saya sebagai rakyat biasa,” ujarnya.

Kuasa hukum dari Ad Meliora Law Office, Haikal Hamzah, S.H., juga menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya tidak berdasar. Menurutnya, bukti mutasi rekening pembayaran sudah dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan di Polsek Bontoala.

Baca Juga :  Sekertaris Camat Mariso : Kita Wajib Sukseskan Setiap Program Pemkot

“Kami sudah menyampaikan bukti-bukti pembayaran ke penyidik. Kami juga telah membuat laporan ke Polda Sulsel, yang kemudian menghasilkan gelar perkara khusus. Hasilnya jelas: penyidikan seharusnya dihentikan,” tegasnya.

Namun, ia menambahkan bahwa Polsek Bontoala justru tidak mengirimkan berkas lengkap ke kejaksaan, sehingga menimbulkan kerugian hukum bagi kliennya.

“Kami menduga ada upaya kriminalisasi karena berkas yang dikirim ke kejaksaan tidak lengkap. Ini menimbulkan ketidakpastian hukum,” tambahnya.

Minasanews juga mengonfirmasi penyidik polsek Bontoala yang menangani kasus tersebut melalui sambungan whatsapp

“Mengenai masalah itu, silahkan mki langsung konfirmasi ke pak kapolsek,”ucap penyidik yang menangani kasus tersebut.

Di sisi lain juga kapolsek Bontoala saat dimintai konfirmasi pada (14/8/2025) mengatakan belum tahu menahu menyoal kasus tersebut.

“Saya belum tahu menahu soal kasus ini, saya akan kroscek lebih lanjut,”ucap Kapolsek Bontoala.

Baca Juga :  Kapolres Barru Akui Penyidikan Dugaan Korupsi Jembatan Walemping Bernilai Besar

Kondisi ini semakin menambah spekulasi bahwa ada ketidakselarasan antara hasil gelar perkara di tingkat Polda dengan langkah hukum yang diambil di tingkat Polsek.

Kasus ini bukan sekadar soal dugaan penggelapan, melainkan sudah berkembang menjadi isu akuntabilitas aparat penegak hukum. Jika hasil gelar perkara khusus Polda Sulsel diabaikan, hal itu berpotensi menjadi preseden buruk yang bisa merusak kepercayaan publik terhadap integritas dan profesionalisme kepolisian.

Lebih jauh, tudingan adanya dugaan kriminalisasi terhadap warga sipil membuat perkara ini menjadi ujian serius bagi institusi Polri. Tanpa transparansi dan penjelasan yang terang, dugaan penyalahgunaan kewenangan akan terus membayangi proses hukum di tingkat bawah.

Kini, semua mata tertuju pada Polsek Bontoala. Publik menunggu apakah akan ada klarifikasi resmi yang menjelaskan alasan hukum di balik keputusan mereka, atau justru membiarkan dugaan kriminalisasi ini menjadi catatan kelam dalam penegakan hukum di Makassar.

 

Berita Terkait

Kepala Kesbangpol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK
Makassar Pilih Cara Humanis, Pemkot Tata Lapak Lewat Edukasi dan Relokasi
Kota Makassar Siap jadi Tuan Rumah IGA Award 2023
Kasatpol PP Makassar Hadiri HUT RI ke 78 di Anjungan Pantai Losari
Baim Pata panaskan Mesin Bertarung di Musda HIPMI Sulsel
Satpol PP Kota Makassar Kawal Penindakan Wajib Pajak Bapenda di Beberapa Titik Tempat Usaha
Camat Mariso Dampingi Danny Pomanto Pantau Progres Multilateral Naval Exercise Komodo 2023
Kasatpol PP Makassar Hadiri Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa ke-77

Berita Terkait

Sabtu, 28 Juni 2025 - 21:36 WIB

Enam Titik Sambungan Air Gratis Terpasang di Wilayah VI, PDAM Makassar Lanjutkan Program Prioritas MULIA

Sabtu, 10 Juni 2023 - 08:34 WIB

Amran Sulaiman Hadiri Jambore HIPMI PT Sulsel Sebagai Narasumber

Rabu, 27 Desember 2023 - 11:21 WIB

Satpol PP Turut Andil Dalam Penanaman Pohon Bersama TNI di Kecamatan Biringkanaya

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:46 WIB

Wali Kota Makassar: Program Harus Berdampak, Bukan Sekedar Pencitraan

Rabu, 17 Mei 2023 - 12:31 WIB

Dinas PU Kebut Rehabilitasi Balai Kota Makassar

Kamis, 15 Juni 2023 - 21:12 WIB

Bapenda Makassar dan LP3D Bahas Pelayanan Berbasis Teknologi di Diklat

Jumat, 27 Juni 2025 - 21:30 WIB

Lauching Program Air Bersih Gratis, Warga: Terima Kasih PDAM dan Wali Kota

Senin, 29 Mei 2023 - 09:33 WIB

25 Tahun Peringatan Reformasi, Danny Pomanto Ucapkan Terima Kasih ke Tokoh Reformasi 98

Berita Terbaru

Daerah

Wabup Barru Soroti Sikap Tegang Peserta MTQ

Sabtu, 11 Apr 2026 - 21:01 WIB

Dilarang Curi berita