instagram youtube

Puluhan Siswa Dua Sekolah di Labakkang Keracunan Usai Konsumsi MBG

Rusdi - Penulis Berita

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:30 WIB

Minasanews.Com.Pangkep–.Pasokan makan bergizi untuk siswa didua sekolah berbeda tingkatan di Kecamatan Labakkang kabupaten Pangkep. Kini menuai masalah lantaran puluhan siswa di SMP Negeri 5 Labakkang dan SMAN 13 Pangkep mengalami keracunan usai konsumsi makanan produk MBG yang dipasok pada kedua sekolah tersebut.

Akibatnya beberapa siswa terpaksa dilarikan ke Puskesmas Taraweang dan Puskesmas Bontoa.Labakkang.dan.Rumah Sakit Tonasa. Bahkan informasi terkini menyebutkan jika ada diantara siwa yang keracunan itu.dirujuk ke RSBS Pangkep di kota Pangkajene, Senin(8/12/2025) sekitar pukul 21.00 Wita.

Awalnya Petugas Polsek Labakkang sempat menerima informasi dari pihak sekolah SMAN 13 Pangkep bahwa ada beberapa siswa Boarding School mengalami muntah muntah, diare dan gangguan perut, dan sudah ada siswa yang dibawa ke Puskesmas terdekat.

Usai menerima laporan, selanjutnya personil Polsek Labakkang mengarah ke SMAN 13 Pangkep dipimpin Kapolsek Labakkang AKP Sofyanto S.H bersama Kasat Intelkam, Kasat Reskirim Polres Pangkep, Unit Indentifikasi Polres Pangke dan Personil Piket Fungsi Polres Pangkep serta Personil Polsek Labakkang mendatangi Puskemas dan Sekolah di Kecamatan Labakkang terkait adanya informasi dugaan keracunan.
Kapolsek Labakkang AKP.Sofyanto yang dikonfirmasi.Selasa(9/12/2025) membenarkan adanya kejadian ini

“Para siswa yang diduga keracunan itu diperkirakan setelah mengkonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG 005 Kecamatan Labakkang,” ujar Sofyanto.

Baca Juga :  Desa Lalabata Dikepung Banjir, BPBD Evakuasi Siswa SD

Setelah diidentifikasi asal usul.sekolah dari para siswi yang mengalami gejala keracunan, ternyata berasal dari SMA 13 Pangkep sebanyak : 18 Siswa terdiri dari Laki-laki 2 orang dan Perempuan 16 orang.
Kemudian darir SMP 5 Labakkang sebanyak : 52 Siswa terdiri dari Laki-laki 19 orang dan Perempuan 33 orang.

Adapun.kronologis kejadian keracunan makanan ini sekitar jam 10.30 wita, makanan MBG itu disuplay dari SPPG 005 Labakkang dan tiba sekitar pukul.11.30 Wita tiba di SMA 13 dan SMP 5 Labakkang.

“Usai mengkonsumsi makanan tersebut, beberapa siswa mengalami gejala kelainan mulai dirasakan pada pukul 17.00 Wita dimana sebagian siswa, ada yang merasakan sakit perut, mual, diare hingga muntah-muntah,” bebernya.

Dari kejadian inilah, kata.Sofyanto kemudian pihak sekolah dan keluarga siswa berinisiatif untuk membawa para siswa yang gejala keracunan ke beberapa Puskesmas di Wilayah Kecamatan Labakkang seperti Puskesmas Bontoa, Puskesmas Taraweang dan Ruamah Sakit PT. Semen Tonasa.

Baca Juga :  Duel Pria Saling Tebas di Pangkep, Satu Tewas Satu Luka

Menu MBG yang disajikan pihak SPPG 005 Labakkang saat itu terdiri dari Nasi, Ayam Masak Woku, Tahu Kecap, Tumis Sawi Wortel dan Pisang Mas

“Berdasarkan pengakuan dari beberapa siswa yang mengkonsumsi makanan MBG tersebut menyatakan bahwa menu yang disajikan terdapat kelainan pada jenis Ayam Masak Woku. Saat menu itu dicicipi, siswa merasakan adanya rasa yang berlebihan pada bumbu ayam tersebut,” jelasnya.

Pasca diberikan penanganan medis dibeberapa Puslesmas ,sebagain para siswa sudah mulai membaik. Meski masih ada juga sebagian masih dalam proses perawatan medis di Puskesmas Bontoa, Puskesmas Taraweang dan Rumah Sakit PT. Semen Tonasa.

“Selain para siswa.yang mengalami keracunan, ternyata ada juga seorang Guru SMA 13 Pangkep yang mengalami hal serupa karena yang bersangkutan juga sempat mengkonsumsi makanan MBG tersebut,” ucap Kapolsek Labakkang ini

Pihak Dinas Kesehatan Pangkep telah mengambil sample makanan yang dikomsumsi oleh para siswa untuk selanjutnya dibawah ke BPOM dilakukan uji lab untuk mencari penyebab dugaan terjadinya keracunan para siswa tersebut.( Udi)

Berita Terkait

Mobil Seruduk Rumah Warga, Sepasang Kekasih Terluka
Kabid Humas Polda Sulsel: Polisi Geledah Rumah Diduga Jasa Pembuatan Website Phising, Sudah Ada Surat Perintah
Dua Keluarga Pasien Luka Tertimpa Serpihan Cor di RSUD Lapatarai
87 Rumah Warga Dusun Lappadare Terancam Longsor
Miris, Kini Kondisi Patung Pendiri HMI di Pantai Losari, HMI Makassar : KAHMI dan Pemkot Meminta Segera Merestorasi Patung Lafran Pane
Pembunuh Sadis Belum Ditangkap, Kapolres Maros Janji Secepatnya Bekuk Pelaku
TRC Semen Tonasa Turut Terlibat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Pemkot Makassar Akhirnya Ambil Alih Pengelolaan Pasar Butung di Bantu Ratusan Personel Satpol PP dan Kepolisian

Berita Terkait

Rabu, 15 Januari 2025 - 21:22 WIB

KM Harapan Jaya Tenggelam Dihantam Ombak, Tiga ABK Selamat 3 Hilang

Kamis, 4 Mei 2023 - 10:41 WIB

Silaturahmi dengan Ketua MUI Sulsel, Kapolda: Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 22 November 2024 - 06:02 WIB

Empat Ranperda Inisiatif Dibahas DPRD Barru

Selasa, 24 Desember 2024 - 22:56 WIB

PT Semen Tonasa Turunkan Tim TRC dan Sortir Persediaan Dapur Umum Untuk Korban Banjir

Rabu, 9 April 2025 - 13:27 WIB

Warga Kaget Saat Buka Pintu Pagar, Ada Mayat Terapung di Saluran Air

Jumat, 22 November 2024 - 05:59 WIB

Ranperda DPRD Barru Bantu Berdayakan Nelayan Kecil dan Pembudidayaan Ikan

Selasa, 7 Februari 2023 - 11:28 WIB

Update Korban Gempa Turki-Suriah Bertambah Menjadi 3.800 Tewas, 14.500 Luka-Luka

Senin, 30 Januari 2023 - 09:57 WIB

H&M, IKEA, dan Brand Asal Swedia Terancam Diboikot Imbas Pembakaran Al- Quran

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Barru Sambangi PT Layar Perkasa Nusantara

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:32 WIB

Daerah

Jelang Pensiun, Abubakar Akhiri Jabatan Pj Sekda

Selasa, 14 Apr 2026 - 14:14 WIB

Dilarang Curi berita