instagram youtube

Wabup Barru Usulkan Dua SK Tim Penanganan Stunting dan Kemiskinan Disatukan

Rusdi - Penulis Berita

Minggu, 13 Juli 2025 - 13:42 WIB

Minasanews.Com.Makassar – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Penanganan Stunting dan Kemiskinan Terpadu di Hotel Aryaduta, Sabtu (12/07/2025)

Rapat ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor dan basis data yang terintegrasi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menekankan pentingnya efisiensi dan sinergi dalam pelaksanaan program penanggulangan stunting dan kemiskinan.

Wabup mengusulkan penyatuan dua tim koordinasi yang selama ini terpisah, yakni Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah, karena keduanya diketuai oleh Wakil Bupati, dengan tujuan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam kebijakan dan pelaksanaan program.

” Daripada banyak SK tapi tidak ada yang dikerjakan, lebih baik satu SK tapi bisa dikerjakan banyak hal,”tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Abustan menyoroti akar masalah stunting yang umumnya berkaitan dengan kondisi kemiskinan, pola asuh yang keliru, serta rendahnya akses terhadap layanan dasar dan informasi. Ia menekankan bahwa stunting tidak hanya terjadi pada keluarga kurang mampu, tetapi juga bisa ditemukan pada keluarga mampu jika pola konsumsi dan pengasuhan tidak sehat.

Baca Juga :  Sambut Hari Infantri, Wabup Barru Lepas Pleton Beranting

Dalam diskusi tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan perlunya sistem data terpadu by name by address yang memuat informasi kondisi rumah tangga secara komprehensif. Hal ini dianggap penting agar intervensi dari pemerintah maupun mitra non-pemerintah lebih tepat sasaran.

” Kita pernah temukan, ada anak pejabat yang stunting karena setiap hari diberi makanan instan. Jadi ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal pola asuh,” ujarnya.

Mantan Sekda Barru ini juga mendorong optimalisasi peran desa, termasuk pemanfaatan dana desa sebesar minimal 10 persen untuk program penanganan stunting dan kemiskinan.

Namun ia menyesalkan bahwa pelaksanaan di lapangan belum maksimal. Salah satu desa bahkan mengalami peningkatan jumlah anak stunting setelah menerima alokasi dana, karena intervensi yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga :  IPH Barru Nilai Bagus, Potensi Cuaca Tanpa Peringatan Dini

Diingatkan, tak hanya pemerintah, sektor swasta dan komunitas juga diminta aktif melalui CSR dan filantropi. Pemerintah Kabupaten Barru akan mengundang 117 perusahaan lokal untuk dilibatkan dalam program percepatan penghapusan kemiskinan dan stunting.

Selain itu, media dan organisasi masyarakat sipil diminta berkontribusi melalui edukasi publik dan advokasi kebijakan berbasis data.

“ Banyak orang ingin membantu, tapi tidak tahu harus bantu ke mana. Maka program kita harus jelas dan terukur,”jelasnya.

Sebagai penutup, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya pengawasan dan kesinambungan program. Ia mencontohkan program One Day One Egg yang sempat berjalan baik, namun kemudian terhenti karena tidak adanya tindak lanjut yang terukur dan sistematis.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bappelitbangda, Dinas PMDPPKBPPA, perwakilan OPD, akademisi, dan lembaga non-pemerintah.

“Harapannya, hasil rumusan juknis ini dapat menjadi dasar kuat untuk percepatan penghapusan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Barru secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan,” pungkas Abustan (Humas IKP)

Berita Terkait

Paripurna Dewan Kritisi LKPJ, Gegara PAD OPD Tidak Maksimal
Gedung Layanan Haji Barru Rampung Usai Dikucur Dana SBSN Rp 2,3 Milyar
Suardi Harap Bantuan CSR BRI Barru Tepat Sasaran Demi Turunkan Angka Stunting
Bapemperda DPRD Barru Terima Tim Pansus II DPRD Soppeng
Empat Ranperda Inisiatif Dibahas DPRD Barru
Bupati Barru Tegas Kemiskinan dan Stunting Masih Jadi Tantangan Serius
DPRD Barru Terbitkan 4 Perda Inisiatif Selama 2023
PT Semen Tonasa Bangun Semangat Kolaborasi Lewat Program Building Bonds

Berita Terkait

Jumat, 28 Februari 2025 - 09:23 WIB

Plh Sekda Barru Sebut TMMD Beri Multiplayer Efek Berbagai Sektor

Sabtu, 11 Mei 2024 - 07:30 WIB

PT Semen Tonasa Memupuk Safety Priority Dalam Kegiatan Genba Safety Observation Tour

Kamis, 31 Juli 2025 - 10:13 WIB

Wabup Abustan Terpilih Aklamasi Pimpin Kwarcab Barru

Senin, 24 Juli 2023 - 14:05 WIB

Pemkab Pangkep-Lombok Timur Teken MoU Kesra dan Pelayanan Publik

Jumat, 17 Maret 2023 - 20:40 WIB

Kapolres Barru Ajak Warga Cilellang Jadi Polisi Bagi Diri Sendiri

Minggu, 3 Maret 2024 - 09:22 WIB

Bupati Barru Nilai Sejarah Napak Tilas Garongkong-Paccekke Cikal Bakal Pembentukan TNI

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:19 WIB

Pj Sekda Barru Support Peran Forum Perangkat Daerah Dalam Penyusunan RPJMD dan Renstra PD

Jumat, 15 Maret 2024 - 14:26 WIB

Pemkab Barru Gandeng USAID IWUASH Kaji Kualitas Air Baku Sungai Waesai

Berita Terbaru

Dilarang Curi berita