Minasanews.Com.Jakarta— Bupati Barru Suardi Saleh sukses memajukan sektor kesehatan di Kabupaten Barru. Atas prestasi itu, daerah ini sudah empat tahun berturut-turut menerima penghargaan bergengsi nasional sebagai Kabupaten Kota Sehat (KKS) dari Kementerian Kesehatan.

Kali ini, Penghargaan KKS 2023 yang diterima yakni kategori Swasti Saba dan diserahkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Penghargaan ini diterima oleh Sekretaris Daerah Barru, DR. Ir. Abustan AB, M.Si di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Sekda Abustan menerima langsung penghargaan tersebut mewakili Bupati Barru yang saat ini tengah melaksanakan ibadah umrah.
“Alhamdulillah, terima kasih untuk semua penghargaan yang diberikan kepada masyarakat kami, telah memberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa kesehatan masyarakat menjadi lebih baik dan prioritas dalam mensejahterakan rakyat,” kata Abustan.

Selain menyampaikan ungkapan rasa syukur atas penghargaan yang telah di berikan kepada Kabupaten Barru, dirinya juga menganggap penghargaan yang diterima adalah prestasi bersama masyarakat Barru secara kolektif.
“Tanpa kolaborasi dan kesadaran publik, penghargaan ini tidak akan ada di Barru, kesehatan bukan lagi harapan personal, namun upaya bersama untuk hidup lebih baik dan sejahtera,” ungkapnya.
Mantan Kepala Bappeda Barru ini menyampaikan rasa terima kasih Pemda Barru, kepada segenap stakeholder kesehatan terkhusus pada pembinaan dan pondasi kuat dari Bupati Barru dan terkhusus Ketua KKS Kabupaten Barru yang juga menjabat Anggota DPR RI Komisi IX, drg. Hj. Hasnah Syam MARS.
Demikian pula pada Forum Kabupaten/Kota Sehat serta pendampingan semua elemen dalam 8 tatanan yakni kehidupan masyarakat sehat mandiri,pemukiman dan fasilitas umum,satuan pendidikan, pasar, pariwisata,transportasi dan tertib beralu lintas jalan,perkantoran dan perindustrian,perlindungan sosial,pencegahan dan penanganan bencana dalam menjalankan gerakan masyarakat yang melibatkan gabungan beberapa OPD termasuk USAID IUWASH Plus.
Sekda Barru berharap penghargaan ini semakin menyemangati pembangunan berkelanjutan dan bergerak bersamaan dengan indikator kesejahteraan dan layanan dasar lainnya, seperti pendidikan.( Udi)





















