Minasanews.com, Makassar – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani kembali membuahkan hasil. Dinas Penanaman Moda dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, kepada Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, pada ajang SAKIP dan Zona Integritas Award 2025 yang berlangsung di Aula Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Capaian ini menandai tonggak penting bagi DPM-PTSP Kota Makassar, karena untuk pertama kalinya instansi pelayanan publik tersebut berhasil meraih predikat WBK. Prestasi ini sekaligus menunjukkan keberhasilan penerapan reformasi birokrasi yang berorientasi pada integritas, transparansi, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Menteri PANRB Rini Widyantini dalam sambutannya menegaskan bahwa penilaian SAKIP dan Zona Integritas merupakan instrumen strategis untuk memastikan birokrasi bekerja secara efektif, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi publik. Ia berharap capaian WBK dapat menjadi pemicu bagi instansi lain untuk terus berbenah.
Sementara itu, Kepala DPM-PTSP Kota Makassar, Mario Said, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran serta dukungan penuh Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.
“Predikat WBK ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Ini bukan tujuan akhir, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, mudah, dan berintegritas,” ujar Mario.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari penguatan sistem pengawasan internal, pembenahan prosedur perizinan, serta komitmen seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan yang bebas dari praktik korupsi.
Dalam kegiatan tersebut, Mario Said turut didampingi oleh Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Firman Wahab dan Fungsional Penata Perizinan Aan Koneri. Proses pencapaian WBK juga mendapat pendampingan dari Inspektorat, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), serta OPD teknis terkait.
Dengan diraihnya predikat WBK, DPM-PTSP Kota Makassar diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan menjadi role model pelayanan perizinan yang profesional dan berintegritas di tingkat nasional.





















